Program TEFA Culinary di SMKN 3 Sukabumi Dukung Pengembangan Keterampilan Siswa
Bogasari, melalui Divisi Indofood Sukses Makmur Tbk, terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan keterampilan pelajar SMK. Salah satu contohnya adalah SMK Negeri 3 Sukabumi yang fokus pada pariwisata dan industri kreatif. Program ini dilaksanakan melalui inisiatif Teaching Factory (TEFA) Culinary yang telah menjalin kerja sama dengan Bogasari.
Pada bulan Ramadan dan Lebaran 2026, Bogasari bersama SMKN 3 Sukabumi berhasil memproduksi sebanyak 3.124 toples aneka kue kering. Ini merupakan produksi ke-5 sejak pendampingan industri dari Bogasari secara resmi dimulai pada tahun 2022 lalu. Proses produksi melibatkan 10 guru, 3 asisten, serta 140 siswa. Selain itu, 8 siswa dari SLB Handayani juga diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan ini.
Tujuan Melibatkan Siswa SLB
Tujuan utama dari melibatkan siswa dari SLB Handayani adalah untuk memberikan mereka kesempatan mengembangkan kemampuan berwirausaha mandiri. Anwar Agus, Vice President Human Resources Bogasari, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah agar para siswa memiliki keterampilan yang bisa digunakan di masa depan.
Selain itu, SMKN 3 Sukabumi dipilih sebagai contoh inovasi pembelajaran di bidang cookies oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah ini menjadi salah satu model yang diakui dalam pengembangan kurikulum kuliner.
Produksi Kue Lebaran dengan Bahan Baku Berkualitas
Untuk kebutuhan produksi kue Lebaran ini, Bogasari memberikan dukungan penuh dari sisi bahan baku. Mereka menyediakan 10 sak terigu Kunci Biru dan 5 sak Segitiga Biru yang sudah terfortifikasi. Dengan bahan baku ini, produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga kaya akan vitamin dan nutrisi.
Wakil Kepala Humas SMKN 3 Sukabumi, Ira Yulia, menjelaskan bahwa produksi TEFA Culinary kali ini merupakan yang ke-6 sejak tahun 2021. Namun, berkat pendampingan khusus dari Bogasari, kualitas dan kuantitas produksi kue kering para guru dan siswa berkembang pesat.
Pelatihan Keahlian dan Budaya Kerja
Program TEFA Culinary bertujuan untuk melatih keahlian peserta didik agar memiliki kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya TEFA, peserta didik belajar tentang standar prosedur operasional (SOP) dari perusahaan serta penggunaan alat yang sama dengan yang ada di industri.
Selain hardskill, peserta didik juga diajarkan karakter budaya kerja industri mulai dari kedisiplinan, kemampuan bekerja dalam tim, kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi antar anggota tim pada divisi yang telah dibagi. Dengan demikian, peserta didik dilatih memiliki kesiapan mental untuk siap bekerja di dunia industri setelah lulus.
Manfaat bagi Siswa dan Sekolah
Melalui program ini, siswa SMKN 3 Sukabumi tidak hanya didukung secara keilmuan dari sisi teori, tetapi juga keahlian dari sisi praktik. Hal ini membantu meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan mempersiapkan siswa untuk masuk ke dunia kerja dengan lebih siap.







