Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    27 April 2026

    Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam

    27 April 2026

    Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan
    • Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam
    • Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS
    • Gempa 2,3 SR Guncang Jember, Cek Informasi BMKG
    • Di tengah tekanan saham perbankan, BI diprediksi tetap tahan suku bunga, apa dampaknya?
    • Pengusaha kehilangan Rp7,2 juta setelah 250 kg telur raib oleh TNI palsu, alasan bazar sembako
    • Anak Batuk Pilek Setiap Bulan, Wajar atau Tidak? Ini Penjelasan Dokter
    • 5 Ayam Goreng Lezat di Semarang yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner
    • DPRD Badung Kritik Rendahnya Serapan dan Promosi Wisata
    • Gubernur Sulut YSK Tonton Film Songko Bersama Masyarakat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Cara cepat memulihkan perineum robek setelah melahirkan

    Cara cepat memulihkan perineum robek setelah melahirkan

    adm_imradm_imr24 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Momen Melahirkan yang Penuh Emosi

    Melahirkan adalah momen yang tak terlupakan bagi setiap perempuan. Di dalamnya, campur aduk perasaan seperti cemas, bahagia, kagum, dan tentu saja rasa sakit mengiringi proses melahirkan bayi mungil ini yang menyambut dunia.

    Ketika bayi dilahirkan melalui vagina, seringkali terjadi robekan atau “terpaksa” dirobek agar tubuh bayi bisa keluar sempurna dari rahim. Robekan ini dikenal sebagai robekan perineum atau episiotomi. Lalu, bagaimana cara merawat perineum yang robek agar cepat pulih?

    Berikut penjelasan lengkap tentang perawatan dan penanganan robekan perineum:

    Apa Itu Robekan Perineum?



    Saat bayi dilahirkan, ia membutuhkan jalan lahir yang leluasa. Ketika tubuh bayi mendorong keluar dan dengan dukungan ibu yang mengejan, sebagian besar ibu mengalami robekan perineum karena hal tersebut. Robekan ini melibatkan kulit dan otot perineum yang merupakan area antara vagina dan anus. Bahkan, robekan ini juga dapat terjadi pada bagian dalam vagina dan labia atau bibir vagina.

    Mengenal Episiotomi



    Episiotomi adalah sayatan yang dibuat melalui dinding vagina dan perineum. Tujuan episiotomi adalah memberikan lebih banyak ruang agar proses melahirkan bayi bisa lebih mudah. Faktanya, 9 dari 10 ibu melahirkan mengalami robekan perineum secara alami atau pun lewat prosedur episiotomi sehingga hal ini adalah hal yang bisa dibilang normal terjadi.

    Jenis-Jenis Robekan Perineum



    Setelah proses melahirkan selesai, dokter atau bidan akan mengecek untuk melihat jika adanya robekan. Dari robekan perineum, dokter atau bidan akan menentukan jenis-jenisnya sehingga dapat ditentukan seperti apa langkah penanganan dan perawatannya. Secara umum, terdapat lima jenis robekan perineum, yaitu:

    • Tingkat pertama: Robekan superfisial, hanya pada jaringan vagina dan atau kulit perineum
    • Tingkat kedua: Melibatkan jaringan vagina, kulit perineum, dan otot perineum
    • Tingkat ketiga: Robekan pada jaringan vagina, kulit perineum, dan otot perineum yang meluas ke sfingter anal (otot yang mengelilingi anus)
    • Tingkat keempat: Robekan melewati sfingter anus dan jaringan di bawahnya (anus atau rektum – bagian paling bawah dari usus)
    • Robekan labial: Robekan pada bibir vagina

    Penanganan terhadap Robekan Perineum



    Episiotomi membutuhkan penjahitan atau yang dikenal dengan sebutan stitching. Jika pasien mengalami robekan tingkat pertama, mungkin memerlukan penjahitan atau dibiarkan sembuh secara alami. Untuk pasien dengan robekan labia biasanya memerlukan penjahitan di bawah pengaruh anestesi lokal. Robekan tingkat kedua membutuhkan penjahitan otot dan kulit dengan anestesi lokal. Sedangkan, robekan tingkat ketiga dan keempat biasanya ditangani di ruang operasi dengan anestesi yang lebih efektif, seperti anestesi spinal, epidural, atau umum untuk mencegah perdarahan dan membantu pasien sembuh total. Semua proses episiotomi di atas dilakukan menggunakan benang jahitan larut sehingga tidak perlu dilepas. Benang jahitan ini akan mulai larut dalam 10 -14 hari karena perineum seharusnya sudah mengalami kesembuhan pada saat ini. Beberapa jahitan bisa memakan waktu hingga 6 -12 minggu untuk benar-benar larut.

    Perawatan terhadap Robekan Perineum



    Dokter atau bidan akan memeriksa robekan perineum atau tindakan episiotomi yang dilakukan saat di rumah sakit. Biasanya dokter atau bidan menyarankan pemeriksaan berkala untuk memantau perkembangan luka. Sembari penyembuhan dilakukan di rumah, Mama bisa melakukan atau menghindari hal-hal berikut ini:

    • Hindari berdiri atau duduk dalam waktu lama
    • Kenakan bahan pakaian yang ringan, seperti katun dan celana dalam sekali pakai, dan hindari pakaian ketat
    • Mulailah melakukan latihan dasar panggul sesegera mungkin setelah melahirkan. Aktivitas ini akan meningkatkan suplai darah dan membantu mempercepat penyembuhan
    • Perbanyak minum air putih minimal delapan gelas sehari, untuk mengencerkan air seni
    • Pastikan merasa nyaman saat duduk untuk menyusui bayi mama
    • Mama dapat menggunakan kompres dingin atau es. Tetapi jangan mengaplikasikannya langsung ke kulit, melainkan selalu bungkus dengan kain atau flanel dan kompres selama 30 menit selama beberapa hari pertama.
    • Minum obat pereda nyeri secara teratur selama dua hingga tiga hari pertama jika diperlukan. Parasetamol dan ibuprofen termasuk aman untuk ibu menyusui, tetapi pastikan Mama berkonsultasi dengan dokter sebelum minum obat apapun
    • Mama mungkin akan merasa lebih nyaman saat cebok menggunakan air hangat untuk membantu mengurangi rasa perih, atau gunakan pancuran atau bidet air hangat.

    Itulah cara merawat perineum robek setelah melahirkan. Apabila Mama merasakan tidak enak badan, demam, keluar cairan bernanah dan berbau, jahitan lepas, atau tidak dapat mengontrol buang air kecil, segera periksakan ke dokter agar mendapat penanganan lanjutan yang tepat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pramono Umbara Akan Keluarkan Aturan Pajak Kendaraan Listrik, Kapan Berlaku?

    By adm_imr26 April 20261 Views

    12 Tips Menabung Cepat untuk Berangkat Haji

    By adm_imr26 April 20261 Views

    4 tips merawat pakaian batik katun agar tahan lama!

    By adm_imr26 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    27 April 2026

    Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam

    27 April 2026

    Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS

    27 April 2026

    Gempa 2,3 SR Guncang Jember, Cek Informasi BMKG

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?