Prakiraan Cuaca Surabaya: Dari Pagi Hingga Malam
Cuaca di Kota Surabaya pada Jumat, 20 Maret 2026, diprediksi relatif stabil. Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, berbagai kondisi cuaca terus dipantau untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Cuaca Pagi: Berawan dengan Suhu Hangat
Sejak dini hari hingga siang hari, langit Surabaya didominasi oleh awan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius. Kecepatan angin sekitar 10 km per jam bertiup dari arah barat laut. Meski tidak ada indikasi hujan, masyarakat disarankan untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan saja. Selain itu, suhu yang hangat juga mengingatkan warga untuk menjaga asupan cairan tubuh agar tetap sehat.
Cuaca Siang: Tetap Berawan, Hujan Petir Mengintai
Pada siang hari, cuaca masih berawan. Namun, menjelang sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB, BMKG memprediksi adanya hujan yang disertai petir. Kondisi ini berpotensi menyebabkan genangan air di beberapa titik serta gangguan aktivitas luar ruangan. Untuk itu, masyarakat disarankan membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan jika beraktivitas di luar rumah.
Cuaca Malam: Kembali Berawan dan Stabil
Setelah hujan petir diperkirakan terjadi pada sore hari, kondisi cuaca di Surabaya akan kembali berawan pada malam hari, yakni sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Cuaca relatif lebih stabil tanpa indikasi hujan lanjutan. Suhu udara pun lebih sejuk dibandingkan siang hari, sehingga mendukung aktivitas malam yang lebih nyaman.
Tips Menghadapi Cuaca Hari Ini
Agar tetap nyaman dan aman dalam beraktivitas, masyarakat Surabaya disarankan:
- Membawa payung atau jas hujan sebagai antisipasi hujan petir di sore hari
- Menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum bepergian
- Menjaga kesehatan dengan cukup minum dan istirahat
Dengan memahami prakiraan cuaca ini, diharapkan masyarakat dapat merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mungkin terjadi.
Sejumlah Daerah Diguyur Hujan
Sebelumnya, pada Rabu (18/3/2026), Surabaya sempat diguyur hujan di sejumlah wilayah. Informasi tersebut tersebar melalui unggahan akun Instagram Command Center 112 Kota Surabaya. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau terjadi di berbagai titik kota. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca, seperti jalan licin dan risiko saat berteduh.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan berlangsung. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Pihak Command Center juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi pengguna jalan.
Informasi ini menjadi peringatan dini bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas. Terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat diharapkan tetap menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Berdasarkan informasi yang dibagikan, hujan ringan terpantau mengguyur sejumlah wilayah, di antaranya Mulyorejo, Kenjeran, Bulak, Semampir, Pabean Cantian, Sawahan, Dukuh Pakis, Gayungan, Wonocolo, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, Karang Pilang, Wiyung, Lakarsantri, dan Krembangan. Kondisi ini menunjukkan persebaran hujan yang cukup merata di berbagai kawasan Surabaya.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang terjadi di wilayah Bubutan, Genteng, Tegalsari, Wonokromo, dan Sukolilo. Intensitas hujan yang lebih tinggi di wilayah ini berpotensi menyebabkan genangan air serta meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Dalam unggahan tersebut, masyarakat diimbau untuk membawa jas hujan atau payung saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, warga juga diminta tidak berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan. Jika menemukan atau mengalami kejadian darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Command Center 112 Kota Surabaya atau melalui WhatsApp di nomor 081-113-112-112.
Pihak terkait mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan saling menjaga di tengah kondisi cuaca yang dinamis. Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan risiko akibat cuaca buruk dapat diminimalkan, serta aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar.






