Kenaikan Harga BBM Non Subsidi di SPBU Pertamina Tidak Menimbulkan Antrean
Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap harga yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski terjadi kenaikan harga, situasi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina tidak menunjukkan adanya antrean panjang dari konsumen.
Kondisi di Berbagai SPBU Pertamina
Pada akhir pekan lalu, Infomalangraya.com mengunjungi beberapa SPBU Pertamina untuk melihat langsung kondisi pasca-pengumuman kenaikan harga BBM nonsubsidi. Hasilnya, tidak ada antrian yang signifikan terlihat di berbagai lokasi.
Di SPBU COCO Pertamina Jalan Jemursari, kenaikan harga ketiga jenis BBM nonsubsidi ini tidak memengaruhi antrean. Arif, pengawas SPBU tersebut, mengatakan bahwa jumlah pengguna BBM di akhir pekan lebih sedikit dibanding hari biasa. “Tidak ada pengaruh karena memang sedikit yang beli,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa mayoritas konsumen masih memilih Pertamax, Pertamax Green, dan Bio Solar.
Di SPBU Pertamina Gayungan di Jalan A Yani Surabaya, suasana juga tetap tenang. Petugas yang bertugas mengatakan bahwa pelayanan berjalan seperti biasa. “Hari Minggu memang sedikit sepi, jadi tidak ada masalah dengan kenaikan harga BBM nonsubsidi,” tambahnya.
Sementara itu, di SPBU COCO Pertamina Jalan Dr Soetomo, antrean terlihat pada konsumen yang membeli Pertamax. Namun, hal ini dianggap wajar karena SPBU tersebut sering ramai karena lokasinya yang dekat dengan area lalu lintas tinggi. “Dibanding hari biasa lebih sepi, tapi ini ramai karena dekat dengan gereja-gereja di sekitaran sini yang biasanya setelah ibadah rame beli BBM,” kata petugas SPBU tersebut.
Namun, meskipun antrean terlihat, tidak ada konsumen yang membeli Pertamax Turbo, Dexlite, atau Pertamina Dex. Mayoritas pembelian tetap pada Pertamax dan Bio Solar.
Rincian Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi
Kenaikan harga BBM nonsubsidi berlaku mulai 18 April 2026. Berikut rinciannya:
- Pertamax Turbo (RON 98): Naik menjadi Rp19.400 per liter (sebelumnya Rp13.100)
- Dexlite (CN 51): Naik menjadi Rp23.600 per liter (sebelumnya Rp14.200)
- Pertamina Dex (CN 53): Naik menjadi Rp23.900 per liter (sebelumnya Rp14.500)
Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap tidak mengalami perubahan dalam penyesuaian ini.
Penjelasan dari Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus
Dikonfirmasi terpisah, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi dilakukan sebagai bagian dari kebijakan penyesuaian terhadap harga yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM. Hal ini dilakukan agar harga BBM dapat lebih sesuai dengan perkembangan pasar dan biaya produksi.
Kesimpulan
Meski terjadi kenaikan harga BBM nonsubsidi, masyarakat tampaknya belum merespons secara signifikan. Antrean di SPBU tidak terlihat, dan kebanyakan konsumen tetap memilih BBM yang harganya tidak berubah. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih fleksibel dalam memilih jenis BBM yang akan digunakan.






