Harga Bahan Pokok di Bulukumba Masih Tinggi
Beberapa harga bahan pokok di Bulukumba, Sulawesi Selatan masih tergolong tinggi dibandingkan biasanya. Hal ini terjadi pada hari Jumat (10/4/2026), yang menunjukkan adanya kenaikan beberapa komoditas penting dalam kebutuhan sehari-hari.
Kenaikan Harga yang Signifikan
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah ikan asin katamba, dengan kenaikan sebesar Rp10.000 atau sekitar 13 persen. Ketan putih juga mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 atau 10 persen. Sementara itu, tepung terigu Kompas naik sebesar Rp1.000 atau 9 persen.
Di sektor sayur mayur, harga tomat baik tomat sayur maupun tomat buah meningkat sebesar Rp5.000 atau 25 persen. Cabai keriting juga mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 atau 20 persen.
Penurunan Harga Beberapa Komoditas
Sebaliknya, harga cabai kecil turun sebesar Rp10.000 atau sekitar 14 persen. Untuk lauk pauk, harga daging ayam naik sebesar Rp3.000 atau 10 persen. Namun, harga telur ayam ras turun sebesar Rp100 atau sekitar 5 persen.
Harga daging sapi, telur ayam kampung, dan telur itik terpantau stabil. Sebagian besar kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan gas elpiji masih stabil dengan ketersediaan cukup. Namun, minyak tanah kosong di pasaran.
Harapan dari Ibu Rumah Tangga
Seorang ibu rumah tangga di Bulukumba, Meylani, berharap harga bahan pokok tetap terjangkau. “Kita ibu rumah tangga ini hanya bisa berharap bahan pokok bisa terjangkau harganya dan tidak melebihi batas harga yang wajar,” katanya.
Daftar Harga Dalam Sepekan
Beras
– IR 36 / Bromo: Rp13.000 per liter
– Ciherang: Rp12.000 per liter
– Ketan putih: Rp20.000 menjadi Rp22.000 per liter
– Ketan hitam: Rp25.000 per liter
Gula Pasir
– Dalam Negeri: Rp16.000
– Ex Impor: Rp16.000 per liter
Minyak Goreng
– Minyakita: Rp15.700 per liter
– Bimoli 1 L: Rp21.000 per liter
– Bimoli 2 L: Rp42.000
– Bimoli 5 L: Rp110.000
Gas Elpiji
– 12 Kg: Rp205.000 per tabung
– 3 Kg: Rp22.000
Tepung Terigu
– Kompas: Rp12.000 per kilo (sebelumnya Rp11.000)
– Gatot Kaca: Rp10.000
Sayur Mayur
– Kentang: Rp20.000 per kilogram
– Kol: Rp10.000 per kilogram
– Wortel: Rp10.000 per kilogram
– Bawang putih: Rp35.000 per kilogram
– Bawang merah: Rp35.000 per kilogram
– Tomat sayur: Rp20.000 menjadi Rp25.000 per kilogram (+25 persen)
– Tomat buah: Rp20.000 menjadi Rp25.000 per kilogram
Cabai
– Cabai besar: Rp25.000 per kilogram
– Cabai keriting: Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram
– Cabai kecil: Rp70.000 menjadi Rp60.000 per kilogram






