Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Setelah Pergub Dicabut, Apa yang Harus Diselesaikan?

    24 Juni 2026

    Profil Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ketua DPRD Malang yang Menolak MBG Saat Demo Mahasiswa, Mantan Guru SD

    24 Juni 2026

    Mempertahankan Pers di Tengah Derasnya Media Sosial, Kreativitas Jadi Solusi

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • Setelah Pergub Dicabut, Apa yang Harus Diselesaikan?
    • Profil Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ketua DPRD Malang yang Menolak MBG Saat Demo Mahasiswa, Mantan Guru SD
    • Mempertahankan Pers di Tengah Derasnya Media Sosial, Kreativitas Jadi Solusi
    • Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda, DPRKP2 Libatkan BPKP Audit Aset
    • 5 cara menjaga kesehatan mental di kantor yang jarang dibicarakan, nomor 2 tingkatkan produktivitas
    • Mengadopsi secara resmi, membuka masa depan anak melalui jalur hukum
    • Doa Taubat Nabi Nuh: Pelajaran Ridha pada Ketetapan Allah SWT
    • CFD Rasuna Said Tekan Emisi, DLH Catat Penurunan Partikel Halus
    • Anak sulit gemuk meski makan banyak? Waspada malabsorpsi!
    • Dispora Sumbar Jamin Kelistrikan Aman untuk Pedagang Kolam Teratai
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»14 Poin Proposal Iran ke AS Akhiri Perang dan Atur Selat Hormuz

    14 Poin Proposal Iran ke AS Akhiri Perang dan Atur Selat Hormuz

    adm_imradm_imr7 Mei 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Mengajukan 14 Poin Proposal untuk Penghentian Perang

    Iran telah menyampaikan respons berisi 14 poin terhadap proposal Amerika Serikat (AS) terkait konflik yang sedang berlangsung. Dokumen ini disampaikan melalui mediasi Pakistan dan menekankan pentingnya penyelesaian perang secara permanen, bukan sekadar memperpanjang gencatan senjata. Gencatan senjata biasanya merupakan penghentian sementara pertempuran yang dilakukan untuk membuka ruang negosiasi.

    Menurut laporan dari kantor berita Tasnim, media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), proposal awal dari AS terdiri dari sembilan poin, termasuk tawaran gencatan senjata selama dua bulan. Namun, Iran menilai pendekatan tersebut tidak menyentuh akar konflik. Sebagai gantinya, Iran mengusulkan agar seluruh persoalan diselesaikan dalam waktu 30 hari dengan fokus pada penghentian perang secara menyeluruh.

    “Iran percaya bahwa isu-isu yang ada harus diselesaikan dalam 30 hari dan negosiasi harus difokuskan pada penghentian perang, bukan sekadar memperpanjang gencatan senjata,” tulis Tasnim.

    Isi 14 Poin Proposal Iran

    Dalam responsnya, Iran memasukkan sejumlah tuntutan kunci yang dianggap sebagai syarat untuk mengakhiri konflik secara permanen. Beberapa poin utama tersebut meliputi:

    • Jaminan tidak adanya agresi militer di masa depan
    • Penarikan pasukan militer AS dari kawasan sekitar Iran
    • Penghentian blokade laut terhadap Iran
    • Pembebasan aset Iran yang dibekukan
    • Pencabulan sanksi ekonomi
    • Pembayaran kompensasi
    • Pengakhiran perang di semua front, termasuk Lebanon
    • Pembentukan mekanisme baru untuk pengelolaan Selat Hormuz

    Tasnim juga melaporkan bahwa proposal ini dirancang sebagai langkah menuju “akhir permanen” dari konflik yang berlangsung. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menegaskan inisiatif tersebut merupakan upaya serius untuk membuka jalan diplomasi.

    “Sekarang bola ada di tangan Amerika Serikat untuk memilih antara jalur diplomasi atau melanjutkan pendekatan konfrontatif,” ujar Gharibabadi, seperti dikutip penyiar negara Iran, IRIB.

    Respons Awal AS

    Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya akan segera meninjau proposal tersebut. Namun, ia mengisyaratkan keraguan terhadap kemungkinan penerimaan usulan Iran.

    “Saya akan melihatnya, tetapi saya tidak bisa membayangkan itu akan bisa diterima,” kata Trump kepada wartawan, dikutip CNN.

    Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pemerintah Iran terkait rincian lengkap proposal tersebut di ruang publik.

    Proposal 14 poin ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi antara kedua negara, meski sebelumnya sempat ada upaya gencatan senjata setelah konflik yang memicu gangguan besar terhadap pasokan energi global. Kini, kelanjutan proses diplomasi sangat bergantung pada respons AS terhadap tawaran terbaru dari Iran.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Lewat Perayaan Lokal, Tribun Network Bawa Semangat Piala Dunia 2026

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Rayakan Piala Dunia 2026 dengan Euforia Lokal di Seluruh Indonesia

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Setelah Sepakat Damai dengan AS, Iran Dikabarkan Bangkit Lebih Kuat

    By adm_imr24 Juni 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Setelah Pergub Dicabut, Apa yang Harus Diselesaikan?

    24 Juni 2026

    Profil Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ketua DPRD Malang yang Menolak MBG Saat Demo Mahasiswa, Mantan Guru SD

    24 Juni 2026

    Mempertahankan Pers di Tengah Derasnya Media Sosial, Kreativitas Jadi Solusi

    24 Juni 2026

    Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda, DPRKP2 Libatkan BPKP Audit Aset

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?