Ringkasan Berita
Tarif listrik yang berlaku pada periode 8–14 Juni 2026 telah ditetapkan sesuai keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Tarif ini berlaku untuk seluruh golongan pelanggan PLN, baik prabayar maupun pascabayar. Pelanggan prabayar dapat membeli token listrik untuk mengakses daya listrik, sementara pelanggan pascabayar membayar tagihan setelah masa pemakaian.
Perbedaan Antara Pelanggan Prabayar dan Pascabayar
Pelanggan prabayar harus membeli token listrik terlebih dahulu, kemudian memasukkan token tersebut ke dalam meteran untuk mendapatkan daya listrik. Sedangkan pelanggan pascabayar cukup membayar tagihan setelah masa pemakaian berakhir.
Rincian Tarif Listrik Juni 2026
Berikut adalah rincian besaran tarif listrik yang berlaku untuk seluruh golongan pelanggan:
Tarif Listrik Pelanggan Rumah Tangga
- Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
- Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh
Tarif Listrik Pelanggan Bisnis
- Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
Tarif Listrik Pelanggan Industri
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh
Tarif Listrik Keperluan Fasilitas Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh
Tarif Listrik Keperluan Pelayanan Sosial
- Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
- Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh
Tarif Listrik Subsidi Pelanggan Rumah Tangga
- Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh
Penghitungan Besaran kWh Saat Membeli Token Listrik
Pembelian token listrik akan disesuaikan dengan tarif dasar listrik terkini yang berlaku. Selain itu, token juga dikenakan pajak penerangan jalan (PPJ) daerah yang berbeda-beda sesuai wilayah.
Misalnya, PPJ Jakarta yang dikenakan terhadap pelanggan PLN sebagai berikut:
– Sampai 2.200 VA: 2,4 persen
– 3.500-5.500 VA: 3 persen
– 6.600 VA ke atas: 4 persen
Rumus penghitungan kWh yang didapatkan adalah:
(Nominal token – PPJ daerah) : tarif dasar listrik = kWh yang didapatkan.
Contoh Penghitungan untuk Token Rp 50.000 di Jakarta
- Rumah tangga daya 900 VA: (Rp 50.000 – 2,4%) : Rp 1.352 = 36,09 kWh
- Rumah tangga daya 1.300-2.200 VA: (Rp 50.000 – 2,4%) : Rp 1.444,70 = 33,78 kWh
- Rumah tangga daya 3.500-5.500 VA: (Rp 50.000 – 3%) : Rp 1.699,53 = 28,54 kWh
- Rumah tangga daya 6.600 VA lebih: (Rp 50.000 – 4%) : Rp 1.699,53 = 28,24 kWh







