Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bawa urine dalam botol, pilot Malaysia coba tipu petugas narkoba internasional

    6 Agustus 2026

    Pemerintah Resmi Terapkan PPN untuk Transaksi Digital Luar Negeri, Ini Aturannya

    6 Agustus 2026

    Prediksi Skor Persebaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Tampil Gemilang!

    6 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 6 Agustus 2026
    Trending
    • Bawa urine dalam botol, pilot Malaysia coba tipu petugas narkoba internasional
    • Pemerintah Resmi Terapkan PPN untuk Transaksi Digital Luar Negeri, Ini Aturannya
    • Prediksi Skor Persebaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Tampil Gemilang!
    • Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3
    • Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk
    • Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga
    • Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ini Prediksi Harganya
    • Pialang Asuransi Ilegal Terus Muncul, Dewan Asuransi: Perlu Perhatian Serius
    • Niat dan Tata Cara Sholat Dzuhur Qobliyah 4 Rakaat dengan 2 Salam
    • 7 tanda kanker darah yang perlu diketahui
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Dapur MBG Libur, Orang Tua Malang Tak Kekuatan: Tutup Saja Jika Korupsi, Ganti Bantuan Tunai

    Dapur MBG Libur, Orang Tua Malang Tak Kekuatan: Tutup Saja Jika Korupsi, Ganti Bantuan Tunai

    adm_imradm_imr25 Juni 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penutupan Sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak usia dini, kini mengalami penutupan sementara selama masa libur sekolah. Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut dari arahan Badan Gizi Nasional (BGN) yang sedang melakukan audit terhadap pelaksanaan program tersebut.

    Tanggapan Orang Tua Terhadap Penghentian MBG

    Beberapa orang tua siswa di Kota Malang tidak mempermasalahkan penghentian sementara program ini. Namun, sebagian lainnya justru menilai bahwa kebijakan ini bisa menjadi momentum untuk mengevaluasi kualitas dan efektivitas pelaksanaan MBG.

    Mohammad Sholeh, salah satu warga Kota Malang yang anaknya menerima manfaat dari program MBG, menyatakan bahwa meskipun program ini memiliki tujuan yang baik, ia khawatir tentang penyimpangan yang terjadi. Ia menilai bahwa beberapa kasus dugaan korupsi yang muncul membuat program ini lebih baik ditutup dan dialihkan menjadi bantuan uang tunai.

    “MBG itu bagus untuk perbaikan gizi anak. Tapi kalau akhirnya dikorupsi, ya lebih baik ditutup saja,” katanya.

    Sholeh juga mengeluhkan porsi makanan yang dinilai terlalu besar untuk anak usia dini. Menurutnya, banyak makanan yang tidak habis dan sering dibuang, sehingga merasa tidak efisien.

    Kritik terhadap Porsi dan Efektivitas MBG

    Selain masalah porsi, Sholeh juga menyebutkan bahwa belum ada perubahan signifikan terhadap kondisi anaknya sejak menerima MBG. Bahkan, kebiasaan sarapan pagi anaknya mulai berubah karena ia lebih memilih menunggu makan bersama di sekolah.

    “Menunya seperti telur dan ayam. Itu juga biasanya sudah dibuatkan ibunya di rumah. Ya sekarang malah tidak pernah sarapan di rumah,” ujarnya.

    Dari sisi ekonomi keluarga, Sholeh menilai program MBG belum memberikan penghematan berarti. Sebab, kebutuhan konsumsi tetap harus dipenuhi setiap hari. Karena itu, ia mengusulkan agar anggaran program tersebut dapat diberikan langsung kepada keluarga dalam bentuk bantuan tunai yang dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing anak.

    Khawatir atas Dugaan Korupsi di BGN

    M Rahmawan, orang tua lainnya, juga menyampaikan kekhawatiran terhadap manajemen program MBG. Menurutnya, penghentian sementara pemberian makan bergizi gratis dapat menjadi momentum evaluasi kualitas makanan yang diterima anak-anak.

    “Sebagai orang tua khawatir, jika manajemennya korupsi, akan berdampak pada produk yang dikonsumsi oleh anak-anak,” katanya.

    Ia berharap, perbaikan manajemen program MBG di Kota Malang dapat membawa program tersebut tepat sasaran. Tidak ada lagi kasus makanan tidak layak konsumsi atau hal lainnya.

    Persiapan Audit oleh BGN

    Selama masa penghentian operasional, sebagian besar relawan dan mitra SPPG akan diliburkan. Aktivitas dapur MBG juga tidak berjalan sebagaimana biasanya. Namun, terdapat tiga personel yang tetap menjalankan tugas selama SPPG tidak beroperasi, yakni Kepala SPPG, tenaga akuntan, dan ahli gizi. Ketiga petugas tersebut berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan bertugas mendukung proses audit yang dilakukan BGN.

    BGN juga menegaskan bahwa pengembangan program MBG ke depan akan lebih mengutamakan kualitas layanan dibandingkan sekadar mengejar jumlah dapur atau penerima manfaat. Karena itu, audit selama masa libur sekolah diharapkan dapat memastikan seluruh SPPG memenuhi standar tata kelola, keamanan pangan, dan kualitas pelayanan yang telah ditetapkan.

    Evaluasi Insentif dan Kebijakan Baru

    Selain mempersiapkan proses audit, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan yayasan atau mitra yang menjadi pelaksana program MBG di lapangan agar seluruh ketentuan terbaru dari BGN dapat dipenuhi. BGN juga mengumumkan evaluasi terhadap insentif operasional yang selama ini diberikan kepada SPPG. Besaran insentif tersebut mencapai Rp 6 juta per hari untuk operasional dapur.

    Namun demikian, Wisam Anugerah, Koordinator SPPG Kecamatan Klojen, mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima keputusan final mengenai keberlanjutan skema insentif tersebut. Ia menjelaskan bahwa relawan SPPG selama ini menerima insentif Rp100 ribu per hari, sementara untuk posisi kepala dapur memperoleh insentif sekitar Rp200 ribu per hari.

    BGN juga mengeluarkan kebijakan yang melarang pegawai BGN memiliki atau mengelola SPPG guna menghindari potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan program MBG.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: Bayi Dibuang di Sekitar Terminal Pekalongan

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views

    Habib Aboe Puji Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi dan Internasional

    By adm_imr4 Agustus 20263 Views

    Harga Bawang dan Cabai Turun, Jatim Alami Deflasi 0,26 Persen Juli 2026

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bawa urine dalam botol, pilot Malaysia coba tipu petugas narkoba internasional

    6 Agustus 2026

    Pemerintah Resmi Terapkan PPN untuk Transaksi Digital Luar Negeri, Ini Aturannya

    6 Agustus 2026

    Prediksi Skor Persebaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Tampil Gemilang!

    6 Agustus 2026

    Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3

    5 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?