Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cara kreatif tingkatkan kepercayaan diri, siswa jadi pemimpin dalam konferensi siswa

    3 Mei 2026

    Harga BBM naik, daftar harga terbaru Selasa 28 April 2026 mencapai Rp 9.400

    3 Mei 2026

    Hasil Arema FC vs Persebaya Surabaya, Singo Edan Unggulkan Derby Jatim

    3 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 3 Mei 2026
    Trending
    • Cara kreatif tingkatkan kepercayaan diri, siswa jadi pemimpin dalam konferensi siswa
    • Harga BBM naik, daftar harga terbaru Selasa 28 April 2026 mencapai Rp 9.400
    • Hasil Arema FC vs Persebaya Surabaya, Singo Edan Unggulkan Derby Jatim
    • 5 Kesalahan Keuangan yang Perlu Dihindari Saat Pensiun
    • Evakuasi 3 korban terjepit dalam kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
    • Target RTH 30 Persen Belum Terpenuhi, DPRD Kota Malang Minta Inovasi Taman Vertikal dan Asuransi Pohon
    • Kader Aisyiyah Pelajari Hukum Aset Kripto dan Zakat Mal dalam Islam
    • Misteri sindrom arm pump, mengancam pembalap di sirkuit
    • 7 makanan berbahaya jika dikonsumsi bersama
    • Eks Istri Andre Diduga aniaya ART, Erin Dilaporkan Usai Disebut Mencekik dan Tahan Gaji
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Evakuasi 3 korban terjepit dalam kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

    Evakuasi 3 korban terjepit dalam kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

    adm_imradm_imr3 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 7 Orang Tewas dan 81 Luka-Luka

    Kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Argo Bromo Anggrek di wilayah Bekasi Timur menjadi perhatian luas setelah menewaskan tujuh orang dan melukai delapan puluh satu korban. Dalam kejadian tersebut, tiga korban yang sempat terjepit berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup.

    Proses evakuasi berlangsung cukup rumit dan memakan waktu hingga delapan jam karena korban terjepit dalam logam tebal. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan teknik ekstrikasi khusus dan melibatkan sekitar 30 personel dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

    Proses Evakuasi yang Memakan Waktu

    Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii, tiga korban yang terjepit berhasil dievakuasi. Namun, masih ada beberapa korban yang belum bisa dievakuasi karena kondisi mereka yang terjepit.

    “Masih ada beberapa korban yang masih dinyatakan hidup, namun kondisinya masih terjepit. Sehingga kita akan berupaya untuk secepat mungkin memisahkan korban,” ujar Syafii dalam keterangan persnya.

    Selain itu, korban yang terjepit dalam rangkaian kereta tetap diberikan penanganan medis. Jika korban merasa sakit yang berlebihan, petugas medis akan segera memberikan pertolongan.

    Korban Terjepit Semua Perempuan

    Dari data yang didapat, seluruh korban yang terjepit dalam gerbong KRL adalah perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut menimpa kelompok rentan.

    Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebutkan bahwa jumlah korban yang masih terjepit adalah tiga orang. Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup lama karena diperlukan tingkat kehati-hatian yang tinggi.

    “Evakuasi ini cukup lama selama 8 jam, kita lakukan hati-hati sekali,” tambahnya.

    Kendala Saat Proses Evakuasi

    Salah satu kendala utama dalam proses evakuasi adalah ketebalan logam otomotif yang menyebabkan kesulitan dalam pemisahan korban. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan alat khusus dan teknik ekstrikasi khusus.

    “Mohon doanya, mudah-mudahan tim SAR dengan peralatan yang ada dalam space terbatas kita berupaya memaksimalkan (proses evakuasi), karena kejadian ini memerlukan penanganan khusus,” ujar Syafii.

    Personel SAR yang Dikerahkan

    Dalam operasi SAR ini, sebanyak kurang lebih 30 personel dikerahkan untuk melaksanakan proses evakuasi. Personel berasal dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, dan Basarnas Special Group.

    Upaya dilakukan dengan cepat dan hati-hati demi keselamatan korban dan petugas. Petugas medis dan sejumlah ambulans tetap bersiaga di Stasiun Bekasi Timur untuk membawa korban ke rumah sakit.

    Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

    Hingga saat ini, penyebab kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek masih dalam penyelidikan. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah proses penyelamatan dan penanganan korban.

    “Yang utama adalah kita melakukan pertolongan dan penanganan kepada para korban. Itu yang menjadi prioritas,” ujar Asep.

    Proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan unsur SAR lainnya.

    Informasi Tambahan

    Kecelakaan kereta terjadi di perlintasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam. Kecelakaan ini melibatkan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 wilayah Stasiun Bekasi Timur.

    Peristiwa bermula ketika commuter line yang tertemper taksi listrik, kemudian ditabrak oleh rangkaian kereta jarak jauh di gerbong paling akhir.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kronologi Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi: Lampu Mati Mendadak dan Hantaman Keras

    By adm_imr3 Mei 20261 Views

    Menteri PPPA Minta Sistem Pengawasan Daycare Diperkuat, Kepercayaan Terancam

    By adm_imr2 Mei 20263 Views

    Sultan Banyumas Akhirnya Berbicara, Jawab Isu Penipuan dan Larang Makanan Haram

    By adm_imr2 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cara kreatif tingkatkan kepercayaan diri, siswa jadi pemimpin dalam konferensi siswa

    3 Mei 2026

    Harga BBM naik, daftar harga terbaru Selasa 28 April 2026 mencapai Rp 9.400

    3 Mei 2026

    Hasil Arema FC vs Persebaya Surabaya, Singo Edan Unggulkan Derby Jatim

    3 Mei 2026

    5 Kesalahan Keuangan yang Perlu Dihindari Saat Pensiun

    3 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?