Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Membaca Ulang Dasar Buku Ajar Keperawatan Anak

    2 Mei 2026

    5 tips jual emas untuk untung besar

    2 Mei 2026

    Temuan Baru Komnas HAM: 3 Orang Terkait Penyerangan Andrie Aktivis KontraS Diungkap

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 2 Mei 2026
    Trending
    • Membaca Ulang Dasar Buku Ajar Keperawatan Anak
    • 5 tips jual emas untuk untung besar
    • Temuan Baru Komnas HAM: 3 Orang Terkait Penyerangan Andrie Aktivis KontraS Diungkap
    • Truk dan Pikap Koperasi Merah Putih Tak Terpakai, Pemerintah Desa Tuban Bingung
    • Sejarah Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL
    • Sultan Banyumas Akhirnya Berbicara, Jawab Isu Penipuan dan Larang Makanan Haram
    • 40 Pantun Haji Penuh Makna, Ucapan Selamat untuk Calon Jemaah
    • Lebih dari 11 ribu PKH Dicoret, Cek Status via HP!
    • 5 Film dan Serial Netflix Tentang Dunia Masak
    • 30 Patung Menari di Art Jakarta Gardens 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Sultan Banyumas Akhirnya Berbicara, Jawab Isu Penipuan dan Larang Makanan Haram

    Sultan Banyumas Akhirnya Berbicara, Jawab Isu Penipuan dan Larang Makanan Haram

    adm_imradm_imr2 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Klarifikasi Sultan Nusantara di Banyumas Terkait Dugaan Penipuan

    Di tengah perhatian publik terhadap dugaan penipuan yang diduga berkedok agama, Wiemppie atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sultan Nusantara akhirnya memberikan pernyataan resmi. Ia mengakui adanya laporan yang telah diajukan, namun memilih untuk tidak membantah secara langsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

    “Saya menerima saja karena sudah dilaporkan. Apa yang harus saya lakukan? Tidak ada,” ujarnya pada Senin (27/4/2026) malam. Ia menegaskan bahwa dirinya siap mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berlangsung tanpa mencoba menghindar.

    Pernyataan Terkait Ajaran yang Dianggap Menyimpang

    Terkait tudingan adanya ajaran yang dinilai menyimpang, seperti larangan mengonsumsi ikan patin maupun obat kimia, Wiemppie memberikan klarifikasi. Menurutnya, hal tersebut bukanlah larangan mutlak, melainkan bagian dari anjuran dalam terapi bekam yang ia lakukan.

    “Saya tidak melarang, tapi saya menganjurkan. Bekam itu sunnah Rasul mengeluarkan darah yang mengandung toxic,” jelasnya. Ia juga menjelaskan bahwa jika ada orang yang datang meminta bantuan, ia akan menjelaskan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, termasuk cara mendapatkannya.

    Pembantahan Adanya Aktivitas Kajian Rutin

    Wiemppie juga membantah adanya aktivitas kajian rutin seperti yang dituduhkan oleh para pelapor. Menurutnya, pertemuan yang berlangsung di tempatnya lebih bersifat santai dan tidak terstruktur layaknya pengajian.

    “Orang yang sering bekam lalu datang, ngobrol, karena ada orang datang ke rumah, saya sediakan kopi dan makanan, otomatis kalau ada kopi dan makanan ngobrol ngalor-ngidul. Bukan rutinan, kalau rutinan kan seperti pengajian, kita sifatnya ngobrol atau sharing apa saja,” katanya.

    Penjelasan Mengenai Dugaan Penipuan Transaksi Uang

    Mengenai dugaan penipuan yang melibatkan transaksi uang, Wiemppie mengaku memiliki bukti-bukti yang dapat menjelaskan duduk perkara. Ia menyebut setiap transaksi yang terjadi didasari kesepakatan antara dirinya dan pihak yang bersangkutan.

    “Kalau soal penipuan, biar data yang bicara. Ketika itu (transaksi uang) terjadi pasti ada kesepakatan ada pembicaraan yang lain,” ujarnya. Ia juga menegaskan setiap pembicaraan dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh banyak orang.

    “Dan pembicaraan itu pasti ada orang lain (yang mendengar atau menyaksikan) karena di tempat saya tidak pernah sepi atau bicara sendiri di kamar, pasti ada orang lain, minimal 10 orang pasti ada,” ujarnya.

    Praktik Bekam yang Bertujuan Ibadah

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa praktik bekam yang dijalankannya bukan mencari keuntungan finansial. “Saya di sini niatnya ibadah, bukan mencari duit, saya punya penghasilan sendiri. Ketika ada orang tanya solusi (atas sebuah persoalan) saya sampaikan, tapi tidak ada tarif atau minta duit kepada siapapun,” katanya.

    Proses Penyelidikan yang Sedang Berlangsung

    Sebelumnya, sejumlah warga di Kabupaten Banyumas melaporkan dugaan penipuan yang diduga berkedok agama ke Polresta Banyumas. Penasihat hukum korban dari Klinik Hukum Peradi SAI Banyumas, Djoko Susanto, menyampaikan laporan tersebut telah resmi diterima pihak kepolisian.

    Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Ardi Kurniawan, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan proses penyelidikan tengah berlangsung. “Sudah kami terima dan sudah membuat laporan, saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan,” katanya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dua Pelaku Pengeroyokan TNI di Depok Ditangkap, Satu DPO Masih Diburu Polisi

    By adm_imr2 Mei 20262 Views

    Awalnya Suara Anjing, Pelaku Pembunuhan Ayah Okta Dibekuk

    By adm_imr2 Mei 20261 Views

    Nestapa di Daycare Little Aresha, Sri Sultan HB X Angkat Bicara: Jogja Tidak Puas dengan Kekerasan

    By adm_imr2 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Membaca Ulang Dasar Buku Ajar Keperawatan Anak

    2 Mei 2026

    5 tips jual emas untuk untung besar

    2 Mei 2026

    Temuan Baru Komnas HAM: 3 Orang Terkait Penyerangan Andrie Aktivis KontraS Diungkap

    2 Mei 2026

    Truk dan Pikap Koperasi Merah Putih Tak Terpakai, Pemerintah Desa Tuban Bingung

    2 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?