Festival Ambengan dan Pengajian Akbar Peringati Haul Bung Karno di Blitar
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar akan menyelenggarakan Festival Ambengan dan pengajian akbar dalam rangka memperingati wafat atau haul Bung Karno. Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, di sepanjang Jl Ir Sukarno, Kota Blitar.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati, menjelaskan bahwa rangkaian acara peringatan haul Bung Karno tahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, terdapat sedikit perbedaan dalam penyelenggaraannya.
Acara akan dimulai dengan semaan Alquran dan doa lintas agama di area Makam Bung Karno, dilanjutkan dengan selamatan dan pengajian akbar di Jl Ir Sukarno. Salah satu perubahan yang menonjol adalah penggantian tumpeng dengan ambengan sebagai bentuk selamatan.
Ambengan merupakan tradisi makan bersama menggunakan hidangan nasi beserta lauk pauk yang disajikan dalam wadah besar seperti talam atau tampah. Menurut Rike, penggantian ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan jemaah masyarakat banyak, karena kapasitas tumpeng lebih kecil dibandingkan ambengan.
“Kami mengganti tumpeng dengan ambengan karena lebih cocok untuk jumlah peserta yang banyak,” ujarnya.
Disbudpar mengemas acara ambengan dalam bentuk festival yang diikuti oleh perwakilan RT dari 21 kelurahan di Kota Blitar. Setiap kelurahan akan memilih satu peserta terbaik dalam Festival Ambengan, yang akan mendapatkan hadiah masing-masing sebesar Rp 1 juta.
Penilaian Festival Ambengan meliputi beberapa aspek, antara lain:
- Keindahan penyajian
- Jumlah ambengan terbanyak
- Pembagian ambengan yang merata kepada masyarakat
Setelah acara ambengan, Disbudpar akan melanjutkan dengan acara pengajian akbar. Acara ini akan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, termasuk keluarga Bung Karno, kepala daerah di Jawa Timur, serta anggota DPRD Jatim dan DPR RI Dapil Blitar.
Haul Bung Karno menjadi bagian dari upaya melestarikan kearifan lokal Kota Blitar. Pemkot Blitar selalu memperingati hari lahir dan hari wafat Bung Karno setiap tahun.
Rike berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat, khususnya generasi muda, dapat meneladani ajaran-ajaran Bung Karno dan tidak melupakan perjuangan para pahlawan. Salah satu perjuangan Bung Karno adalah sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia dan Presiden pertama RI.







