Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    9 Kekurangan dalam Penanganan Kasus TPPU Febrie Adriansyah

    5 Agustus 2026

    Timnas Indonesia Kembali Berlaga, Justin Hubner Nyalakan Semangat Lawan Vietnam di Piala AFF

    5 Agustus 2026

    Hyundai IONIQ 9 RWD Hadir di GIIAS 2026, Ideal untuk Keluarga

    4 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 5 Agustus 2026
    Trending
    • 9 Kekurangan dalam Penanganan Kasus TPPU Febrie Adriansyah
    • Timnas Indonesia Kembali Berlaga, Justin Hubner Nyalakan Semangat Lawan Vietnam di Piala AFF
    • Hyundai IONIQ 9 RWD Hadir di GIIAS 2026, Ideal untuk Keluarga
    • Tim Dokter Tifa Siapkan Kejutan Hadapi Dakwaan Baru Kasus Ijazah Jokowi
    • Tak Adil Persebaya Harus Bermain Jauh! Tavares Ingin Semifinal Piala Presiden 2026 di GBT
    • 6 Bantuan Sosial Cair Agustus 2026: Jadwal dan Cara Cek
    • Uji urine mendadak di tempat hiburan Cirebon, ratusan orang diperiksa, polisi temukan ini
    • Opini: Bisakah Islam Jadi Agama Masa Depan?
    • Pemkot Yogya Perluas Imunisasi HPV, Kini Sasar Anak Laki-Laki
    • Promo Indomaret Agustus 2026: Nasi Kebuli Ayam Saikoro Rp25.500
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Infrastruktur Energi Timur Tengah Jadi Sorotan Iran, Ancaman Terhadap AS Bisa Picu Krisis Global

    Infrastruktur Energi Timur Tengah Jadi Sorotan Iran, Ancaman Terhadap AS Bisa Picu Krisis Global

    adm_imradm_imr4 Agustus 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ancaman Iran terhadap Infrastruktur Energi di Timur Tengah

    Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas, dengan ancaman dari Teheran untuk menyerang infrastruktur energi negara-negara sekutu Washington di kawasan Timur Tengah. Jika konflik berlanjut, ancaman ini bisa memicu lonjakan harga minyak dan krisis ekonomi global.

    Fasilitas Energi yang Terancam

    Ladang minyak Saudi, UEA, serta fasilitas gas Qatar dan Israel menjadi target potensial jika konflik meluas. Berdasarkan pernyataan media Nournews, yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Iran, Teheran akan membalas serangan terhadap infrastruktur energinya dengan menyerang sejumlah fasilitas penting di kawasan.

    Ancaman ini muncul setelah Presiden Donald Trump kembali mengancam akan meluncurkan serangan baru terhadap Iran. Dalam beberapa pertemuan diplomatik, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan bahwa setiap agresi terhadap wilayahnya akan dibalas secara proporsional.

    Peran Fasilitas Energi dalam Konflik

    Infrastruktur energi di kawasan Teluk Persia sangat rentan terhadap serangan. Beberapa fasilitas yang paling rentan termasuk:

    • Ladang minyak Ghawar di Arab Saudi – ladang minyak terbesar di dunia.
    • Fasilitas pengolahan minyak Abqaiq dan Khurais di Arab Saudi.
    • Lapangan Minyak Zakum dan Kilang Ruwais di Uni Emirat Arab.
    • Lapangan Gas North Field dan kompleks LNG Ras Laffan di Qatar.
    • Lapangan Minyak Burgan di Kuwait.
    • Kilang Sitra di Bahrain.
    • Ladang gas Leviathan dan Tamar di Israel.

    Fasilitas-fasilitas ini memegang peranan penting dalam rantai pasok energi dunia. Gangguan terhadap salah satunya saja dapat mengurangi produksi minyak atau ekspor gas alam cair (LNG) hingga jutaan barel per hari.

    Potensi Dampak Global

    Rystad Energy sebelumnya memperkirakan bahwa konflik besar di kawasan Teluk bisa mengganggu produksi minyak hingga 11,8 juta barel per hari di enam negara Teluk. Dalam beberapa bulan, sekitar satu miliar barel minyak disebut hilang dari pasar global, sehingga harga minyak melonjak hingga 115 dolar AS per barel.

    Selain itu, posisi geografis kawasan juga memperbesar risiko. Selat Hormuz merupakan jalur distribusi sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Gangguan terhadap jalur ini akan menghambat pasokan energi menuju Asia, Eropa, dan Amerika.

    Ancaman terhadap Jalur Pelayaran

    Di saat bersamaan, ancaman terhadap jalur Bab el-Mandeb di Laut Merah juga meningkat. Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran kembali mengancam pelayaran internasional. Dua insiden terhadap kapal tanker di lepas pantai Oman yang dilaporkan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) semakin menambah kekhawatiran pelaku industri pelayaran dan energi.

    Harga minyak tetap bertahan pada level tinggi sejak perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah. Kontrak minyak mentah Brent tercatat melonjak sekitar 24 persen sepanjang Juli, sementara sejumlah analis memperkirakan harga masih berpotensi meningkat apabila konflik terus meluas.

    Strategi Iran dalam Konflik

    Bagi Iran, ancaman terhadap infrastruktur energi bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen tekanan strategis. Dengan menjadikan fasilitas energi dan jalur distribusi minyak sebagai sasaran potensial, Teheran berupaya meningkatkan biaya politik dan ekonomi yang harus ditanggung Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya apabila memilih melanjutkan serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

    Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, dampaknya diperkirakan meluas jauh melampaui kawasan Timur Tengah. Gangguan terhadap produksi minyak, ekspor LNG, dan jalur pelayaran utama berpotensi memicu lonjakan harga energi, kenaikan biaya logistik, inflasi global, serta mengganggu sektor transportasi, industri, penerbangan, hingga rantai pasok pangan di berbagai negara. Dengan kata lain, perang yang bermula dari serangan terhadap infrastruktur energi Iran dapat berkembang menjadi krisis energi dan ekonomi berskala global.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Iran Ancam Serang Ladang Minyak Negara Lain Jika AS Serang Lagi

    By adm_imr4 Agustus 20261 Views

    Iran Siap Balas Serangan AS, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik Signifikan

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views

    Iran Peringatkan AS: Ekonomi Global Terancam Kacau Jika Teheran Diancam

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    9 Kekurangan dalam Penanganan Kasus TPPU Febrie Adriansyah

    5 Agustus 2026

    Timnas Indonesia Kembali Berlaga, Justin Hubner Nyalakan Semangat Lawan Vietnam di Piala AFF

    5 Agustus 2026

    Hyundai IONIQ 9 RWD Hadir di GIIAS 2026, Ideal untuk Keluarga

    4 Agustus 2026

    Tim Dokter Tifa Siapkan Kejutan Hadapi Dakwaan Baru Kasus Ijazah Jokowi

    4 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?