Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Timur Tengah Memanas, Selat Hormuz Dijaga Ketat, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying Bahan Bakar

    12 Maret 2026

    Bupati Gus Fawait Pastikan Stok BBM Jember Cukup, Pertamina Tambah 400 Ribu Liter

    12 Maret 2026

    Apakah Karyawan MBG Dapat THR? Ini Jawabannya

    12 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 13 Maret 2026
    Trending
    • Timur Tengah Memanas, Selat Hormuz Dijaga Ketat, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying Bahan Bakar
    • Bupati Gus Fawait Pastikan Stok BBM Jember Cukup, Pertamina Tambah 400 Ribu Liter
    • Apakah Karyawan MBG Dapat THR? Ini Jawabannya
    • 2 Kesalahan Fatal yang Membuat Richard Lee Ditahan, Harapan Akhirnya Terwujud
    • Menteri Agama Nasaruddin Umar Berkunjung ke Pesantren di Pasuruan untuk Sosialisasi Rencana Ditjen Pesantren
    • Imamah: Kepemimpinan dalam Islam yang Perlu Dipahami
    • Niat dan cara mandi wajib, puasa sah tanpa mandi junub hingga subuh?
    • Ketegaran Reni Effendi di Tengah Kasus Richard Lee, Unggahan Romantis Buktikan Istrinya Baik
    • 10 destinasi wisata Purwakarta terbaik untuk liburan!
    • Bacaan Injil Katolik Hari Ini 9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Iptu N Tembak Pemuda di Makassar, Saksi Sebut Ada Perkelahian

    Iptu N Tembak Pemuda di Makassar, Saksi Sebut Ada Perkelahian

    adm_imradm_imr12 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Insiden Kematian Remaja Akibat Tembakan Polisi di Makassar

    Insiden tragis terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Makassar, pada Minggu (1/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) meninggal dunia setelah tertembak oleh senjata api yang digenggam oleh anggota polisi berinisial Iptu N. Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran dari masyarakat serta keluarga korban.

    Latar Belakang Kejadian

    Menurut keterangan dari Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, kejadian tersebut berawal dari laporan adanya aksi tembak-tembakan antara pemuda-pemuda di badan jalan. Saat itu, Iptu N mendapat informasi dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Pada saat tiba, Iptu N melihat korban sedang melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.

    Iptu N kemudian turun dari mobilnya dan mencoba menangkap pelaku. Dalam proses penangkapan, Iptu N melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, saat korban mencoba melarikan diri dan meronta, pistol yang masih digenggam oleh Iptu N meletus secara tidak sengaja dan mengenai bagian tubuh belakang korban.

    Proses Penanganan dan Pemeriksaan

    Setelah kejadian, Iptu N membawa korban ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena kondisi korban semakin memburuk, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sayangnya, saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

    Kapolrestabes Makassar menyatakan bahwa Iptu N telah diamankan beserta senjata yang digunakan untuk menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam dan Satreskrim Polrestabes Makassar. Hasil autopsi korban belum sepenuhnya keluar, namun kesimpulan sementara menyebutkan bahwa korban meninggal akibat luka tembakan dari senjata api.

    Tanggapan dari Keluarga Korban

    Ibu korban, Desi Manuhutu, mengungkapkan rasa kecewa dan kebingungan atas kejadian yang menimpa anaknya. Saat kejadian, ia berada di Jakarta dan baru menerima informasi sekitar pukul 11.00 WITA. Menurut Desi, pihak kepolisian memberi informasi bahwa kejadian bermula dari konvoi yang berujung pada tawuran. Ia mempertanyakan mengapa anaknya bisa tertembak, karena biasanya polisi menembak ke atas.

    Desi juga menyampaikan bahwa ia ingin mengetahui penyebab pasti kematian anaknya dan meminta agar pihak kepolisian menyelesaikan kasus ini secara transparan. Ia juga menginginkan otopsi dilakukan dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Kesaksian Saksi Mata

    Seorang saksi mata, DN (21), mengungkapkan kronologi kejadian yang berlangsung di depan Cafe Ur Mine (UM), Jl Toddopuli Raya. DN menyebutkan bahwa kejadian dimulai dari perkelahian antara dua kelompok pemuda. Setelah perkelahian, polisi datang dan melepaskan tembakan ke udara. DN mengaku langsung lari dan tidak melihat langsung kejadian setelahnya.

    Dari tempat perlindungan, DN melihat korban sudah diangkat. Ia juga menyampaikan bahwa ada informasi tentang darah yang menempel di tubuh korban, meskipun ia sendiri tidak dapat melihatnya secara langsung.

    Tindakan Lanjutan

    Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara transparan dan tidak menutup-nutupi apa pun. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama keluarga korban, untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    2 Kesalahan Fatal yang Membuat Richard Lee Ditahan, Harapan Akhirnya Terwujud

    By adm_imr12 Maret 20262 Views

    Ahmad Sahroni Tersangkut Kasus Refpin Gadis Muratara yang Ditahan di Bengkulu

    By adm_imr12 Maret 20262 Views

    Kronologi penangkapan Ko Erwin, bandar narkoba yang melarikan diri ke Malaysia

    By adm_imr12 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Timur Tengah Memanas, Selat Hormuz Dijaga Ketat, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying Bahan Bakar

    12 Maret 2026

    Bupati Gus Fawait Pastikan Stok BBM Jember Cukup, Pertamina Tambah 400 Ribu Liter

    12 Maret 2026

    Apakah Karyawan MBG Dapat THR? Ini Jawabannya

    12 Maret 2026

    2 Kesalahan Fatal yang Membuat Richard Lee Ditahan, Harapan Akhirnya Terwujud

    12 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?