Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    11 October 2026
    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    11 October 2026
    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    11 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sunday, 11 October 2026
    Trending
    • Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia
    • Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja
    • Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda
    • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas
    • Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar
    • Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif
    • Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial
    • Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Istri korban TPPO Bengkulu bercerita soal suaminya di Kamboja

    Istri korban TPPO Bengkulu bercerita soal suaminya di Kamboja

    adm_imradm_imr1 February 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengalaman Tragis Empat Warga Bengkulu yang Tertipu Bekerja sebagai Scammer Judi Online di Kamboja

    Empat warga Kota Bengkulu menjadi korban penipuan yang mengakibatkan mereka terjebak dalam situasi sulit selama bekerja sebagai scammer judi online di Kamboja. Mereka mengalami kekerasan, disetrum, dan kekurangan makanan hingga akhirnya memutuskan melarikan diri ke KBRI di Phnom Penh.

    Keempat korban tersebut adalah Ardi, Deni Febriansyah, Imron, dan Engga. Para istri dari keempat orang ini ditemui di rumah Imron di Kelurahan Belakang Pondok, Kota Bengkulu. Mereka berharap suaminya bisa segera pulang dengan bantuan pihak pemerintah.

    Latar Belakang Pekerjaan Sebelum Keberangkatan

    Menurut keterangan para istri korban, keempat suami mereka memiliki latar belakang sebagai buruh harian, kuli bangunan, pekerja di pabrik tempe, hingga bekerja di toko manisan. Yuli, istri Ardi, menjelaskan bahwa awal keberangkatan suaminya bermula dari ajakan rekan kerjanya untuk bekerja di Vietnam sebagai marketing peralatan elektronik pada awal Januari 2026. Gaji yang ditawarkan mencapai Rp 12.800.000 per bulan.

    Namun, ternyata setelah tiba di lokasi kerja, keempat korban mengetahui bahwa mereka tidak bekerja sebagai marketing barang elektronik, tetapi justru menjadi scammer judi online.

    Proses Keberangkatan dan Penipuan yang Terjadi

    Yuli mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak setuju suaminya berangkat ke Vietnam. Namun, niat Ardi semakin kuat hingga akhirnya ia bersama Deni Febriansyah, Imron, dan Engga berangkat ke Jakarta pada tanggal 6 Januari 2026.

    Di Jakarta, keempatnya menuju Bekasi untuk membuat paspor. Mereka dijanjikan akan mengikuti training selama dua bulan dan diberi uang Rp 100.000 per hari. Namun, hingga saat ini, keluarga hanya menerima Rp 700.000.

    Sustri, istri Imron, menambahkan bahwa setelah membuat paspor, keempat orang tersebut diterbangkan ke Malaysia, Singapura, lalu akhirnya tiba di Kamboja.

    Keterbukaan Suami tentang Penipuan

    Awalnya, suami mereka tidak mau mengungkapkan bahwa mereka tertipu. Namun, setelah beberapa waktu, mereka akhirnya mengakui bahwa mereka bekerja sebagai scammer judi online, bukan sebagai pemasaran barang elektronik seperti yang dijanjikan.

    Kondisi Kerja yang Menyiksa

    Selama bekerja, keempat korban tidak diberi waktu istirahat dan dipaksa bekerja selama 24 jam. Jika mengantuk, mereka akan disetrum. Sementara itu, jatah makan hanya diberikan satu kali sehari.

    Mereka juga denda jika tidak memenuhi target. Akibat penyiksaan tersebut, keempat korban memutuskan untuk melarikan diri dari tempat kerja.

    Perjalanan Melarikan Diri ke KBRI

    Para pekerja hanya diberi satu ponsel perusahaan untuk menghubungi keluarga secara bergantian dan terbatas. Berbekal ponsel tersebut, keempat warga Kota Bengkulu ini melarikan diri menuju KBRI di Phnom Penh.

    Mereka menyewa mobil dan meminta diantar ke KBRI di Phnom Penh. Jarak tempuh sekitar 6 jam dari lokasi kerja.

    Permintaan Bantuan Pemerintah

    Setelah tiba di KBRI, keempat korban langsung menghubungi keluarga untuk meminta uang sebesar Rp 1.600.000 guna membayar biaya taksi.

    “Jam 5 subuh WIB mereka telepon kami menyatakan sudah melarikan diri dari tempat kerja sekarang sudah di KBRI,” kata Sustri.

    Para istri korban kini berharap gubernur dan wali kota dapat membantu kepulangan suami mereka ke Bengkulu.

    Upaya Bantuan dari Relawan

    Ketua DPD Garda Relawan Indonesia Semesta (GARIS) Provinsi Bengkulu, Iman SP Noya, selaku pendamping keluarga korban, mengatakan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan kementerian dan Gubernur Bengkulu untuk membantu percepatan kepulangan empat warga tersebut.

    “Dengan kementerian kami sudah berkoordinasi, dengan pak gubernur juga sudah saya minta petunjuk. Kami berharap keempat warga Kota Bengkulu itu secepatnya pulang,” ujar Iman.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

    By redaksi10 October 20262,076 Views

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    By redaksi8 October 202612,991 Views

    Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

    By adm_imr25 August 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    11 October 2026
    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    11 October 2026
    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    11 October 2026
    Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas

    Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas

    11 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?