Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Aktivitas Kreator AW Sebelum Ditangkap: Olahraga Pagi hingga Antar Anak Sekolah

    18 Februari 2026

    Darmadi Jadi Ketum KONI Malang 2026-2028, Kalahkan Zia Ulhaq

    18 Februari 2026

    Ekspor Anggur Prancis Merosot ke Level Terendah dalam 25 Tahun

    18 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 18 Februari 2026
    Trending
    • Aktivitas Kreator AW Sebelum Ditangkap: Olahraga Pagi hingga Antar Anak Sekolah
    • Darmadi Jadi Ketum KONI Malang 2026-2028, Kalahkan Zia Ulhaq
    • Ekspor Anggur Prancis Merosot ke Level Terendah dalam 25 Tahun
    • Pendaftaran Mudik Gratis Dimulai 22 Februari 2026, Siapkan Data Diri dan Keluarga
    • Di Balik Kesedihan, 5 Fakta Menyentuh Film Ini Bikin Penonton Menangis
    • PSSI Tanggapi Isu Timnas U-23 dan Putri Indonesia Tak Ikut Asian Games 2026
    • Taqy Malik Dihujat, Sunan Kalijaga Sindir Mantan Menantu: Katanya Saleh
    • Kekacauan pencurian di Samarinda: baut jembatan, kabel PJU, dan rambu jalan raib
    • 3 Bintang Rp 13,48 Miliar Siap Meledak! Bernardo Tavares Beri Tugas Khusus ke Tukang Jagal Persebaya Surabaya
    • Tips memilih asuransi jiwa 2026: Perlindungan keluarga cerdas tanpa beban biaya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Wisata»Kakek Sutaji, Penjual Kerupuk Jombang yang Tekun Berangkat Haji 2026

    Kakek Sutaji, Penjual Kerupuk Jombang yang Tekun Berangkat Haji 2026

    adm_imradm_imr5 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kakek Sutaji dan Perjuangan untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Ketekunan kakek Sutaji (66) telah membawanya menuju pelaksanaan Ibadah Haji 2026. Sebagai warga Dusun Budug, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, ia menjalani kehidupan sehari-hari dengan menjadi penjual kerupuk. Setiap hari, ia menyisihkan penghasilannya untuk menabung demi menunaikan impian besar yang selama ini ia idamkan.

    Sutaji dan istrinya, Siti Hana (62), akan berangkat haji bersama. Ia hanya meminta restu dari teman-teman sesama pedagang. Bagi Sutaji, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Impiannya untuk menunaikan ibadah haji sudah tumbuh sejak awal pernikahannya.

    Rutinitas Harian yang Penuh Ketenangan

    Setiap pagi, kakek Sutaji bersiap dengan sepeda ontel tuanya untuk keliling jualan kerupuk ke warung-warung. Usai menunaikan salat subuh berjamaah, ia membawa kerupuk dalam dua keranjang besar yang ditempatkan di belakang sepeda ontelnya. Sudah puluhan tahun, Sutaji menggeluti kegiatan sebagai penjual kerupuk keliling.

    Dari kegiatan sehari-harinya, ia menancapkan jejak perjuangannya menuju tanah suci. Sejak 1970, ia menjajakan kerupuk dengan cara sederhana, berkeliling kampung, mendatangi warung demi warung. Tak ada etalase mewah, tak pula kendaraan bermotor. Hanya sepeda pancal dan ketekunan yang tak pernah putus.

    Lahir di Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Sutaji muda berjualan kerupuk sejak belum berkeluarga. Pada awal 1980-an, ia menikahi Siti Hana (62), perempuan asal Budug yang sampai hari ini masih setia mendampinginya.

    Impian Besar untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Sejak itulah satu impian besar tumbuh diam-diam di hati mereka, yaitu menunaikan ibadah haji. “Sejak awal menikah, saya sudah berniat. Kalau Allah kasih rezeki, ingin sekali ke Tanah Suci,” ucap Sutaji saat ditemui di rumahnya di Dusun Budug.

    Rutinitasnya nyaris tak berubah dari tahun ke tahun. Kerupuk ia ambil dari sebuah pabrik di wilayah Senden, Peterongan tempat juragannya. Sekitar pukul 06.00 WIB pagi, ia mulai menyusuri daerah Mancar, Kecamatan Peterongan hingga Mojongapit, Kecamatan Jombang. Lima kilogram kerupuk biasanya habis dalam waktu satu jam.

    “Setiap hari itu saya keliling 5 kilogram kerupuk setiap hari,” ujarnya melanjutkan.

    Menyisihkan Penghasilan Setiap Hari

    Pada era 1980-an, penghasilannya hanya sekitar seribu rupiah per hari. Namun dari jumlah yang kala itu tergolong besar, Sutaji disiplin menyisihkan dua ratus rupiah untuk ditabung. Uang itu bukan untuk membeli barang, melainkan untuk menyimpan harapan.

    Waktu berjalan, zaman berubah. Kini, di tahun 2026, hasil jualannya setiap hari mencapai sekitar seratus ribu rupiah per hari. Separuhnya ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sisanya kembali masuk tabungan dengan niat yang sama seperti puluhan tahun lalu.

    “Yang penting itu niat dan bisa menahan diri. Jangan boros. Kebutuhan yang utama, sisanya ditabung,” ungkapnya.

    Masuk CJH yang Berangkat Tahun 2026

    Kesabaran panjang itu akhirnya berbuah. Pada 2012, sang istri lebih dulu mendaftar haji. Sutaji menyusul tujuh tahun kemudian, tepatnya tahun 2019, setelah kembali mengumpulkan biaya dari hasil kayuhan sepedanya. Kini, pasangan suami istri itu tercatat sebagai calon jemaah haji dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2026.

    Meminta Restu pada Rekan-rekannya

    Menariknya, Sutaji tak pernah mengumbar mimpi besarnya kepada banyak orang. Ia memilih menyimpannya dalam doa dan kerja keras. Kepada teman-teman sesama pedagang, ia hanya meminta restu. “Teman-teman saya cuma bilang, semoga lancar berangkat dan pulang. Itu sudah cukup,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

    Bagi Sutaji, kisah hidupnya bukan untuk dibanggakan, melainkan sebagai pengingat. Bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. “Saya hanya bisa mendoakan yang lain. Siapa pun yang punya niat baik, semoga Allah SWT mudahkan jalannya,” pungkas Sutaji.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pendaftaran Mudik Gratis Dimulai 22 Februari 2026, Siapkan Data Diri dan Keluarga

    By adm_imr18 Februari 202613 Views

    Jadwal KM Dorolonda Februari 2026: Palu ke Surabaya Pukul Siang, Cek Harga Tiket Terbaru

    By adm_imr18 Februari 20261 Views

    Mudik 2026 Lebih Digital, Cek Tarif Tol dan CCTV Rest Area via Google Maps dan Travoy

    By adm_imr18 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Aktivitas Kreator AW Sebelum Ditangkap: Olahraga Pagi hingga Antar Anak Sekolah

    18 Februari 2026

    Darmadi Jadi Ketum KONI Malang 2026-2028, Kalahkan Zia Ulhaq

    18 Februari 2026

    Ekspor Anggur Prancis Merosot ke Level Terendah dalam 25 Tahun

    18 Februari 2026

    Pendaftaran Mudik Gratis Dimulai 22 Februari 2026, Siapkan Data Diri dan Keluarga

    18 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?