Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Buka Pintu Juli

    24 Juni 2026

    Proyek MBG Korupsi Dadan Hindayana Cs, Hasto: Masalah Sudah Ada Sejak Awal

    24 Juni 2026

    Festival Kebahagiaan BMW Astra Surabaya, Promo Pembelian Mobil Menarik

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Buka Pintu Juli
    • Proyek MBG Korupsi Dadan Hindayana Cs, Hasto: Masalah Sudah Ada Sejak Awal
    • Festival Kebahagiaan BMW Astra Surabaya, Promo Pembelian Mobil Menarik
    • Pasar Pemalang Digital, UMKM Jualan Lebih Mudah dan Untung Besar
    • KPK Diminta Selidiki Semua Pihak Terkait Suap Impor di Bea Cukai
    • Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Sifat Muslim Sejati
    • Pendiri RSU Bidadari Group HM Nur Abu Bakar Meninggal, Ini Perjalanan Hidupnya
    • Katalog Promo JSM Alfamart 19-21 Juni 2026: Hemat Minyak, Camilan, dan Makanan Beku
    • Tips Dokter untuk Kelahiran Normal yang Aman bagi Ibu Hamil
    • Pesona Air Terjun Nokan Nayan, Niagara Kalimantan, Rute dari Sintang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»KBRI Tunis Hadir dalam Pameran Buku Internasional Tunisia

    KBRI Tunis Hadir dalam Pameran Buku Internasional Tunisia

    adm_imradm_imr6 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunis Hadir sebagai Tamu Kehormatan



    Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunis diundang sebagai tamu kehormatan dalam Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40, yang berlangsung pada Sabtu (2/5). Dalam acara tersebut, KBRI juga menyelenggarakan diskusi terbuka yang membahas nilai-nilai kebangsaan Indonesia, seperti Pancasila, tokoh Bung Karno, hingga Jakarta.

    Dalam diskusi tersebut, hadir sejumlah tokoh sebagai narasumber, antara lain Zuhairi Misrawi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia; Ziyad Krisyan, wartawan senior Harian al-Maghrib; dan Fadhil Thayyasyi, wartawan Harian al-Syuruq. Diskusi ini menjadi bagian dari perayaan Indonesia sebagai tamu kehormatan dalam pameran tersebut.

    Pancasila Sebagai Fondasi Persatuan Indonesia

    Dalam diskusi bertajuk “Pancasila Falsafah Indonesia”, Duta Besar Zuhairi menegaskan bahwa Pancasila menjadi fondasi utama persatuan bangsa Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Pancasila merupakan falsafah dan ideologi bangsa Indonesia yang telah terbukti mampu mempersatukan berbagai elemen bangsa yang beragam, baik dari segi agama, bahasa, maupun suku.

    “Inti dari Pancasila, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Proklamator Bangsa, Sukarno, adalah gotong-royong. Kami percaya, selama gotong-royong masih hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka Indonesia memiliki kesempatan besar untuk berperan dalam membangun peradaban dunia,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa Pancasila menjadi landasan penting dalam diplomasi Indonesia. “Pancasila dapat menjadi fondasi dalam membangun peradaban diplomasi. Di dalamnya ada spirit persahabatan dan kerjasama. Sebab itu, Pancasila dalam tindakan menjadi kata kunci dalam membangun peradaban Indonesia dalam konteks global.”

    Nilai Pancasila dalam Kehidupan Nyata

    Jurnalis Tunisia yang pernah berkunjung ke Indonesia, Ziyad Krisyan dan Fadhil Thayyasyi, menyebut bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar diwujudkan dalam kehidupan nyata. Mereka mengakui bahwa Pancasila tidak hanya sekadar teori, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Selain itu, dalam diskusi buku “Gerbang Pintu Timur: Pengalaman Mahasiswi Tunisia di Indonesia”, penulis Nahed Zidenhum membagikan pengalamannya belajar di Indonesia. Duta Besar Zuhairi menekankan peluang besar bagi mahasiswa Tunisia untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

    “Buku ini merupakan bukti bahwa Indonesia menyambut baik dan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa Tunisia untuk belajar di berbagai kampus Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi memiliki program khusus untuk mahasiswa Tunisia, dan selain itu, kampus-kampus Indonesia juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa asing,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya diplomasi berbasis pendidikan. “Diplomasi kebudayaan melalui program beasiswa pendidikan terbukti sangat efektif dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia-Tunisia. Pengalaman menimba ilmu dan berteman dengan warga setempat memberikan kesan positif dan konstruktif, sehingga membuka peluang untuk mengembangkan diplomasi ekonomi.”

    Apresiasi dari Penulis Tunisia

    Nahed Zidenhum menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia. “Saya berterima kasih pada pemerintah Indonesia melalui KBRI Tunis, yang telah memberikan kesempatan untuk kuliah di negeri yang indah dan warganya ramah. Buku ini adalah tanda terima kasih saya pada Indonesia,” ujarnya.

    Jakarta dalam Perspektif Penulis Tunisia

    Dalam diskusi buku “Jakarta: Jantung Kota Indonesia Yang Selalu Menyala” karya Muhammad Mathri Shumayda, dibahas wajah ibu kota Indonesia sebagai simbol sejarah dan modernitas. Duta Besar Zuhairi menjelaskan posisi strategis Jakarta dalam perjalanan bangsa.

    “Jakarta menjadi kota yang di dalamnya menyatu antara historisitas dan modernitas. Sejarah Jakarta hampir lima abad, hingga menjadi wajah keindonesiaan, karena menjadi kota bersejarah untuk proklamasi Indonesia. Saat ini, Jakarta menjadi wajah modernitas, yang terus tumbuh dengan alokasi perekonomian yang sangat besar dan menjanjikan,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti perkembangan kota yang semakin humanis. “Kami sangat bangga, karena Jakarta tumbuh menjadi kota yang semakin memanusiakan manusia dengan tersedianya ruang publik, perpustakaan, transportasi publik, dan berbagai infrastruktur lainnya, yang berpihak pada kepentingan warga,” pungkasnya.

    Sementara itu, penulis menilai Jakarta sebagai kota yang megah dengan masyarakat yang ramah.

    Api Islam Bung Karno dan Relevansinya

    Salah satu buku yang dibahas adalah “Api Islam Bung Karno”, yang mengangkat pemikiran Sukarno tentang Islam yang berkemajuan. Duta Besar Zuhairi menegaskan relevansi gagasan tersebut hingga kini.

    “Bung Karno sebagai Bapak Proklamator Bangsa telah melahirkan gagasan besar, yaitu Api Islam. Pemikiran ini masih relevan hingga sekarang, dan berhasil memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan keadilan sosial,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa gagasan tersebut mendapat perhatian luas di dunia Islam. “Pemikiran Api Islam Bung Karno mendapatkan sambutan luas di dunia Islam, karena Islam berhasil menjadi perekat di antara umat Islam, dan juga mempersatukan warga bangsa. Puncaknya, pemikiran Api Islam Bung Karno dapat mewujudkan perdamaian dunia.”

    Cendekiawan Tunisia, Muhammad Haddad, turut menilai Sukarno sebagai pemikir besar. “Bung Karno adalah sosok pemikir besar, karena membaca karya-karya besar dari pemikir besar dan menguasai berbagai bahasa. Salah satu yang menjadi perhatian saya adalah Pidato Pancasila 1 Juni 1945 merupakan pemikiran besar, karena menjadikan kebangsaan sebagai pilar utama,” ujarnya.

    Peran Aktif Indonesia dalam Diplomasi Budaya dan Intelektual

    Rangkaian diskusi ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi budaya dan intelektual di Tunisia, mulai dari penguatan nilai Pancasila hingga promosi karya literasi yang merepresentasikan pengalaman, kota, dan pemikiran besar Indonesia di panggung internasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Rayakan Piala Dunia 2026 dengan Euforia Lokal di Seluruh Indonesia

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Setelah Sepakat Damai dengan AS, Iran Dikabarkan Bangkit Lebih Kuat

    By adm_imr24 Juni 20260 Views

    Trump yakin kalahkan Iran: Perjanjian damai ini tanda menyerah

    By adm_imr24 Juni 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Buka Pintu Juli

    24 Juni 2026

    Proyek MBG Korupsi Dadan Hindayana Cs, Hasto: Masalah Sudah Ada Sejak Awal

    24 Juni 2026

    Festival Kebahagiaan BMW Astra Surabaya, Promo Pembelian Mobil Menarik

    24 Juni 2026

    Pasar Pemalang Digital, UMKM Jualan Lebih Mudah dan Untung Besar

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?