Truk Kontainer Menghantam Lima Sepeda Motor di Pasuruan
Pada hari Selasa (7/7/2026) pagi, sebuah kecelakaan maut terjadi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Truk kontainer diduga mengalami rem blong saat melaju di jalan menurun hingga menghantam lima sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah. Akibat peristiwa ini, empat orang meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.
Truk kontainer bernomor polisi L-9381-CK diketahui tidak mampu dikendalikan ketika melintas menuju Simpang Empat Patung Sapi. Kendaraan besar tersebut kemudian menabrak lima sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau. Benturan keras membuat sejumlah pengendara dan penumpang terpental hingga mengalami luka serius. Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap para korban dan mengamankan lokasi kejadian.
Korban Meninggal Dunia dan Luka-Luka
Dari total empat korban meninggal dunia, tiga di antaranya dilaporkan meninggal di lokasi kejadian. Mereka adalah Moch. Ashif (25), pengendara Honda PCX asal Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen; Moch. Ashofi (25), penumpangnya; serta Mukhammad Khoiron (44), penumpang Honda Vario warga Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen. Ashif dan Ashofi meninggal akibat luka berat pada bagian kepala. Sementara Khoiron mengalami luka berat di kepala disertai patah tulang lengan kiri.
Satu korban lainnya, Ismiyati (38), warga Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, sempat mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan sehingga total korban meninggal dunia menjadi empat orang. Seluruh jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Selain korban meninggal dunia, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Para korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit wilayah Pandaan dan Sukorejo. Sopir truk kontainer, Agung (34), warga Kota Surabaya, juga menjadi salah satu korban luka. Ia mengalami patah tulang pada kaki kanan akibat kecelakaan tersebut.
Penyebab Kecelakaan Masih Dalam Penyelidikan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira mengatakan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan sistem pengereman saat kendaraan melintas di jalan menurun. “Kejadian laka lantas melibatkan truk kontainer dengan beberapa sepeda motor. Saat itu kondisi lalu lintas sedang ramai,” ujarnya.
Polisi Periksa Kondisi Truk
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional Malang-Surabaya. Petugas melakukan evakuasi korban sekaligus memindahkan kendaraan yang mengalami kerusakan agar arus lalu lintas kembali berjalan normal. Hingga Selasa siang, Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa kondisi teknis truk, terutama sistem pengereman, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Sopir truk sudah kami amankan. Kami masih mendalami apakah kecelakaan ini murni akibat rem blong atau ada unsur kelalaian lainnya,” sambung Ipda Budi. Polisi mengimbau pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama pada komponen penting seperti sistem pengereman. Pengecekan rutin dinilai penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Situasi Lalu Lintas dan Upaya Penanganan
Akibat kecelakaan ini, jalur nasional Malang-Surabaya mengalami kemacetan parah. Petugas gabungan bekerja keras untuk mengembalikan kondisi lalu lintas ke normal. Selain itu, tim medis juga memberikan pertolongan darurat kepada para korban. Proses evakuasi dan pemulihan kondisi jalan terus dilakukan hingga keadaan kembali stabil.







