Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Seni Membangun Kebiasaan Pagi Produktif Tanpa Rasa Lemas dan Stres Memburu

Seni Membangun Kebiasaan Pagi Produktif Tanpa Rasa Lemas dan Stres Memburu

21 October 2026

Mencuat, Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Perawat RSSA Malang ‎

21 October 2026
Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

20 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Wednesday, 21 October 2026
Trending
  • Seni Membangun Kebiasaan Pagi Produktif Tanpa Rasa Lemas dan Stres Memburu
  • Mencuat, Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Perawat RSSA Malang ‎
  • Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa
  • Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan
  • Panduan Starter Pack Hobi analog, Seduh Kopi Manual, dan Baking Pemula
  • Seni Mengendalikan Jempol: Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia Digital
  • Menatap Layar Bersama Tanpa Kata: Seni Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia
  • Pergeseran Gaya Hidup Muda Mudi Urban yang Mengubah Piring Makan Menjadi Lahan Investasi Kesehatan
  • Menimbang Masa Depan Sekolah Negeri Melalui Kesejahteraan dan Kepastian Status Guru Honorer
  • Seni Mengatur Ritme Latihan dan Rahasia Pemulihan Aktif untuk Kebugaran Jangka Panjang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Nasional»Kenali Tugas UNIFIL, Penjaga Perdamaian di Selatan Lebanon

Kenali Tugas UNIFIL, Penjaga Perdamaian di Selatan Lebanon

adm_imradm_imr9 April 20267 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran UNIFIL dalam Menjaga Stabilitas di Lebanon Selatan

Pasukan penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terus menjalankan tugasnya untuk menjaga stabilitas di wilayah Lebanon selatan. Di tengah dinamika keamanan yang masih fluktuatif di kawasan perbatasan dengan Israel, UNIFIL memainkan peran penting sebagai penyangga konflik sekaligus pengawas implementasi gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai.

Misi ini berada di bawah naungan United Nations (PBB) dan memiliki peran strategis dalam mencegah eskalasi konflik. UNIFIL pertama kali dibentuk pada 1978 setelah invasi Israel ke Lebanon dalam peristiwa Operation Litani. Sejak itu, mandat pasukan ini terus diperbarui, terutama setelah konflik besar pada 2006 melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Fokus Utama UNIFIL

1. Pantau Gencatan Senjata dan Stabilitas Kawasan

Dalam menjalankan tugasnya, UNIFIL fokus pada pemantauan gencatan senjata di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel atau yang dikenal sebagai Blue Line. Pasukan ini melakukan patroli rutin dan observasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dapat memicu eskalasi konflik.

Selain itu, UNIFIL juga bertugas melaporkan setiap insiden atau aktivitas mencurigakan kepada PBB sebagai bahan evaluasi situasi keamanan di kawasan tersebut. Mereka turut memperkuat peran Lebanese Armed Forces dalam mengontrol wilayah Lebanon selatan melalui patroli bersama, peningkatan kapasitas, serta koordinasi pengamanan wilayah.

Upaya ini bertujuan memastikan bahwa otoritas negara Lebanon dapat berjalan efektif, sekaligus mencegah kehadiran kelompok bersenjata non-negara di wilayah tersebut.

2. Jamin Akses Kemanusiaan

Selain aspek keamanan, UNIFIL juga memiliki fungsi kemanusiaan. Pasukan ini membantu memastikan distribusi bantuan bagi warga sipil tetap berjalan, terutama di wilayah yang terdampak konflik. Perlindungan terhadap masyarakat sipil menjadi bagian penting dari mandat, termasuk dalam situasi darurat atau meningkatnya ketegangan.

3. Libatkan Pasukan Multinasional, Termasuk Indonesia

UNIFIL terdiri dari ribuan personel militer dan sipil dari berbagai negara. Indonesia menjadi salah satu kontributor utama melalui pengiriman pasukan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang secara rutin terlibat dalam misi perdamaian tersebut. Keterlibatan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendukung stabilitas global serta peran aktif dalam operasi penjaga perdamaian PBB.

4. Hadapi Berbagai Tantangan

Meski memiliki mandat yang jelas, pelaksanaan tugas UNIFIL di lapangan tidak lepas dari tantangan. Pelanggaran wilayah, ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah, serta keterbatasan kewenangan menjadi hambatan utama. UNIFIL tidak memiliki mandat ofensif, sehingga perannya lebih difokuskan pada pencegahan konflik dan menjaga stabilitas melalui kehadiran serta diplomasi di lapangan.

5. Jaga Stabilitas, Cegah Konflik Terbuka

Sejauh ini, kehadiran UNIFIL dinilai berkontribusi dalam menekan potensi konflik besar di kawasan sejak 2006. Meski belum sepenuhnya menghilangkan ketegangan, misi ini tetap menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas di perbatasan Lebanon-Israel. PBB menegaskan, keberhasilan UNIFIL sangat bergantung pada kerja sama semua pihak yang terlibat, termasuk komitmen untuk mematuhi gencatan senjata dan menjaga situasi tetap kondusif.

Data Personel UNIFIL

Adapun, pasukan penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) melibatkan puluhan negara dengan total ribuan personel yang bertugas menjaga stabilitas di Lebanon selatan. Berdasarkan data resmi United Nations (PBB), hingga Maret 2026 UNIFIL terdiri dari sekitar 8.200 personel dari 47 negara kontributor pasukan (troop contributing countries/TCC). Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dibanding periode sebelumnya yang sempat mencapai lebih dari 9.900 hingga 10.500 personel dari hampir 50 negara, seiring kebijakan efisiensi dan rencana penarikan bertahap misi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Kemnaker: Pekerja Perlu Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Menandatangani Perjanjian Kerja

By redaksi13 September 20268,648 Views

Aksi Heroik Ketua DPRK Aceh Tenggara Jelajahi Jalanan Saat Macet Parah

By adm_imr27 August 20262 Views

Kalender September 2026: Daftar Hari Penting dan Nasional

By adm_imr27 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Seni Membangun Kebiasaan Pagi Produktif Tanpa Rasa Lemas dan Stres Memburu

Seni Membangun Kebiasaan Pagi Produktif Tanpa Rasa Lemas dan Stres Memburu

21 October 2026

Mencuat, Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Perawat RSSA Malang ‎

21 October 2026
Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

20 October 2026
Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan

Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan

20 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?