Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    10 October 2026
    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    10 October 2026
    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    10 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
    • Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari
    • Menagih Janji Kesejahteraan Guru Honorer demi Masa Depan Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    • Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi
    • Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global
    • Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!
    • Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Konten Sumpah Pocong Viral, Pengasuh Ponpes Di Malang Dugaan Pelecehan

    Konten Sumpah Pocong Viral, Pengasuh Ponpes Di Malang Dugaan Pelecehan

    adm_imradm_imr8 February 202612 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengalaman Tak Nyaman Saat Syuting Live di Malang

    Sebuah video sumpah pocong yang melibatkan pengasuh pondok pesantren di Malang, Jawa Timur, viral setelah seorang wanita yang menjadi talent dalam konten tersebut mengungkap pengalaman tidak nyaman yang dialaminya. Video ini menarik perhatian publik setelah korban lain mulai berbicara dan membagikan pengalaman mereka di media sosial.

    Awal Mula Terlibat dalam Casting

    Salah satu korban, R, seorang penyiar radio berusia 28 tahun, menceritakan awal mula dirinya tertarik untuk ikut casting. Ia menemukan akun Instagram yang membuka lowongan talent dengan iming-iming bayaran Rp 200 ribu. Tawaran ini membuatnya tertarik karena memiliki waktu luang.

    “Saya langsung menghubungi nomor tersebut dan diminta untuk segera datang ke lokasi tanpa proses casting terlebih dahulu,” kata R.

    Lokasi syuting berada di daerah Pakis, Kabupaten Malang. Saat tiba di lokasi, R merasa yakin karena tempat tersebut tampak seperti rumah produksi dengan kanal YouTube yang memiliki jumlah pelanggan mencapai 2 jutaan subscriber.

    Namun, rasa tidak nyaman mulai muncul saat briefing dilakukan. R ditemani oleh adiknya dan juga seorang talent pria. Proses syuting dilakukan melalui siaran langsung di YouTube dan TikTok tanpa alur cerita yang jelas.

    Ketidaknyamanan Selama Syuting

    Selama proses syuting, R merasa tidak puas dengan cara briefing yang tidak profesional. “Briefing-nya cuma disuruh mengalir saja. Kita disuruh live, tapi tidak dijelaskan detail materi apa yang harus kita sampaikan, durasi, atau batasannya,” ujarnya.

    Situasi semakin memburuk ketika hampir seluruh kru dan talent yang hadir adalah laki-laki. Ada enam laki-laki, satu dari talent dan lima dari orang-orang yang ada di tempat syuting tersebut.

    Puncak ketidaknyamanan terjadi saat jeda syuting. R mengaku diajak berbicara secara pribadi oleh asisten produksi dan mendapatkan pertanyaan menyangkut kehidupan pribadi hingga ucapan bernada merendahkan.

    “Waktu itu saya ditanya soal pacar, soal gaji, sampai disarankan ‘mending kerja di sini saja’ dengan iming-imming uang dan kedekatan dengan bos (pengasuh ponpes). Itu sangat tidak pantas,” ungkapnya.

    R juga mengaku mengalami sentuhan fisik yang membuatnya merasa dilecehkan. Namun, ia memilih menahan diri karena situasi live dan tekanan psikologis di lokasi.

    Masalah Tambahan

    Setelah proses syuting selesai, R mengetahui bahwa bayaran Rp 200 ribu tersebut bukan untuk satu sesi, melainkan untuk empat kali siaran langsung. Artinya, setiap live hanya dihargai sekitar Rp 50 ribu.

    “Jadi yang aku hubungi di awal itu ternyata agensi. Bukan langsung dari production house-nya,” ujarnya.

    Masih banyak masalah lain yang dialami R. Setelah pulang, ia sempat diminta nomor WhatsApp dan nomor rekening oleh pengasuh ponpes tersebut. Katanya nanti mau ditransfer. Tapi R tidak ingin menerima bayaran itu dan lebih baik pergi.

    Parahnya lagi, si pengasuh ponpes itu sempat mengirim pesan dengan emoticon love. Tapi R tidak membalas.

    Cerita Korban Lain

    Kasus ini mendadak viral setelah ada akun Instagram @sovinovitav yang membuat unggahan berkaitan dengan kasus tersebut pada 2 Februari 2026 kemarin.

    Awalnya, R memilih diam. Namun sikapnya berubah setelah mengetahui ada korban lain yang mengalami perlakuan serupa dan mulai membagikan pengalaman mereka di media sosial.

    “Kalau cuma saya, mungkin masih bisa saya pendam. Tapi ternyata ada korban lain, bahkan yang mendapat ancaman. Itu yang membuat saya tidak bisa diam,” ujarnya.

    Sejak kasus ini viral, R mengaku menerima banyak pesan dari perempuan lain yang mengaku mengalami dugaan pelecehan serupa, baik oleh pihak utama maupun asistennya.

    R menyebut, hingga kini memang belum ada proses hukum yang berjalan karena keterbatasan bukti visual. Meski demikian, ia dan korban lain berencana menempuh langkah pelaporan akun serta mendorong adanya sanksi sosial.

    “Kalau belum bisa diproses hukum, setidaknya masyarakat tahu. Jangan sampai korban berikutnya bertambah,” tandasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

    By redaksi25 September 20264,441 Views

    Waspada Modus Pembeli Borongan, Toko Sembako Adib Nyaris Jadi Sasaran Penipuan

    By redaksi12 September 20267,035 Views

    Bukan jumlah, Mazda fokus pada optimalisasi dealer yang ada

    By adm_imr26 August 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    10 October 2026
    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    10 October 2026
    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    10 October 2026
    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    10 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?