Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Serangan Wisatawan Surabaya di Malang: Laporan Dicabut, Kerugian Diganti

    8 Juni 2026

    Berita Terkini: Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Terungkap, Kebakaran Rumah di Manggarai Timur

    8 Juni 2026

    Pemkab Gresik Percepat Perbaikan Jalan Desa Meski Anggaran Terbatas

    8 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 8 Juni 2026
    Trending
    • Serangan Wisatawan Surabaya di Malang: Laporan Dicabut, Kerugian Diganti
    • Berita Terkini: Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Terungkap, Kebakaran Rumah di Manggarai Timur
    • Pemkab Gresik Percepat Perbaikan Jalan Desa Meski Anggaran Terbatas
    • Apa Itu IPL? Pahami Biaya Wajib Ini Sebelum Tinggal di Hunian Baru
    • Drama mencekam di Jembatan Cirahong: Tukang cilok Manonjaya ngamuk dan ingin lompat
    • 10 Negara dengan Jumlah Jamaah Haji Terbanyak 2026, Siapa Pemenangnya?
    • 7 Manfaat Protein bagi Ibu Hamil, Bantu Produksi ASI
    • Promo murah Indomaret dan Alfamart 3 Juni 2026, cek harga mie instan dan saus sambal
    • Keluhan Tagihan Listrik Meningkat, Ini Pernyataan PLN dan Lembaga Konsumen
    • Jadwal Kapal Pelni KM Awu 2-25 Juni: Rute Alor-Kupang-Surabaya-Kumai & Bima-Waingapu-Ende
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Kontroversi Dadan Hindayana di BGN, Apakah Wajar Dihentikan?

    Kontroversi Dadan Hindayana di BGN, Apakah Wajar Dihentikan?

    adm_imradm_imr8 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kepala BGN Dicopot, Berikut Kontroversi yang Menjadi Alasan

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto. Penggantian ini dilakukan setelah melalui evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun pemerintahan berjalan. Keputusan ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

    Pergantian ini terjadi di tengah berbagai sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto. Berikut sederet kontroversi yang dialami Dadan Hindayana selama menjabat Kepala BGN:

    Pernyataan tentang Konsumsi Susu 2 Liter per Hari

    Saat menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan sempat mengatakan bahwa minum susu 2 liter setiap hari membuat kedua anaknya tumbuh tinggi. Ia menyebut, dua anak laki-lakinya memiliki tinggi badan 181 sentimeter (cm) dan 185 cm. Hal itu karena mereka rutin minum susu 2 liter setiap hari sejak kecil hingga kelas 2 SMA. Pernyataan ini kemudian menuai kontroversi. Dokter ternama, Tan Shot Yen, menyatakan bahwa klaim Dadan tersebut tidak berdasar.

    Serangga sebagai Sumber Protein

    Pernyataan Dadan yang menyebut serangga yang memiliki gizi tinggi dan biasa dikonsumsi masyarakat lokal seperti ulat sagu bisa dimasukkan dalam komposisi menu MBG, juga menuai sorotan. Menurut Dadan, serangga itu bisa menjadi menu MBG, khusus untuk daerah. Namun, ia meminta contoh tersebut tidak disalah artikan.

    Pernyataan tentang Gizi Pemain Sepak Bola Indonesia

    Kontroversi lain, Dadan pernah menyebut, ada keterkaitan antara kualitas gizi pemain sepak bola Indonesia dengan performa pemain. Pernyataan ini mendapat respons dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, yang menyayangkan pernyataan Dadan yang menyebut kekalahan Timnas Indonesia disebabkan oleh gizi para pemainnya yang tidak bagus.

    Kasus Keracunan MBG

    Sejumlah kejadian keracunan makanan yang dikaitkan dengan pelaksanaan MBG menimbulkan sorotan terhadap BGN. Dadan pernah menyebut, kasus keracunan MBG hanya menimpa sebagian kecil siswa sekolah. Pernyataan itu dianggap menciderai kekhawatiran para orang tua yang mencemaskan kualitas makanan program tersebut.

    Pengadaan Motor Operasional MBG

    Video yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) sempat viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Dadan menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu dan ditujukan untuk mendukung operasional Program MBG.

    Main Golf saat Terjadi Bencana

    Sempat viral di media sosial, video Dadan bermain golf ketika sejumlah wilayah di Sumatra sedang dilanda banjir dan longsor. Aktivitas tersebut dianggap sebagian publik menunjukkan kurangnya empati. Dadan pun membuat klarifikasi terkait video tersebut, menyebut acara golf alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) bertujuan untuk menggalang dana korban bencana.

    Pegawai SPPG Jadi ASN

    Hal lain yang tak kalah kontroversial saat Dadan menjabat Kepala BGN adalah pengangkatan SPPG menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dadan menyebut, pegawai SPPG yang dapat diangkat menjadi ASN PPPK yakni kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan.

    Layanan Zoom Meeting

    Kini, publik juga bertanya-tanya tentang pengadaan layanan video conference (zoom meeting) senilai Rp 5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026. Anggaran pengadaan lisensi aplikasi rapat daring milik BGN ini dinilai cukup fantastis.

    Alasan Perombakan Pimpinan BGN

    Dadan Hindayana yang dilantik pada Agustus 2024, beserta dua wakilnya Lodewyk Pusung dan Soni Sanjaya kini dicopot dari jabatan mereka. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengatakan, keputusan pencopotan Kepala BGN sudah melalui proses monitoring dan evaluasi selama hampir satu setengah tahun terakhir.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Terungkap, Kebakaran Rumah di Manggarai Timur

    By adm_imr8 Juni 20261 Views

    Wamenag Romo Syafi’i Buka Rahasia Penyelenggaraan Haji 2026, Mulai Transportasi hingga Armuzna

    By adm_imr7 Juni 20261 Views

    Delis Julkarson Hehi Dorong Pengembangan Sawit dan Penerapan Biodiesel B50

    By adm_imr7 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Serangan Wisatawan Surabaya di Malang: Laporan Dicabut, Kerugian Diganti

    8 Juni 2026

    Berita Terkini: Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Terungkap, Kebakaran Rumah di Manggarai Timur

    8 Juni 2026

    Pemkab Gresik Percepat Perbaikan Jalan Desa Meski Anggaran Terbatas

    8 Juni 2026

    Apa Itu IPL? Pahami Biaya Wajib Ini Sebelum Tinggal di Hunian Baru

    8 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?