Penemuan Nadira Az-Zahra yang Menyedihkan dan Menggembirakan
Kisah hilangnya Nadira Az-Zahra (21), seorang mahasiswi Telkom University, akhirnya menemui titik terang setelah hampir seminggu membuat keluarga dan masyarakat khawatir. Penemuan ini dilaporkan berlangsung pada Senin (6/7/2026) dini hari, saat seorang warga memberi informasi tentang keberadaannya di wilayah Kota Bandung.
Awal Mula Penemuan
Paman Nadira, Budhi Purwa, menceritakan bagaimana pihak keluarga tiba-tiba menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengabarkan bahwa Nadira ada di Kota Bandung. Saat itu, keluarga langsung merasa senang, tetapi juga waspada karena selama pencarian mereka sering menerima informasi palsu.
“Beberapa waktu belakangan ini, kami sering menerima informasi yang tidak jelas dan banyak hoaks,” ujar Budhi dalam wawancara. Ia menjelaskan bahwa keluarga melakukan verifikasi ulang untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Setelah dipastikan benar, mereka segera meminta bantuan untuk menemukan lokasi Nadira.
Kondisi Fisik dan Psikologis
Setibanya di lokasi yang ditunjukkan, keluarga menemukan Nadira dalam kondisi yang cukup lelah dan lesu. Meskipun ia tidak mengalami luka fisik, penampilannya tampak sangat lusuh dan tidak sehat. “Dia sedang sendirian dan tidak bisa diajak bicara,” tambah Budhi.
Pihak keluarga memilih untuk tidak bertanya lebih lanjut mengenai alasan kepergiannya, karena fokus utamanya adalah rasa syukur atas penemuan tersebut. Mereka juga ingin memberi ruang bagi Nadira untuk pulih secara psikologis.
Konfirmasi dari Pihak Kepolisian
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, juga memastikan bahwa Nadira ditemukan dalam keadaan sehat dan sudah kembali ke rumah. “Alhamdulillah, ananda Nadira telah ditemukan dan dalam kondisi sehat walafiat serta dalam pengawasan keluarga,” katanya.
Sampai saat ini, baik pihak kepolisian maupun keluarga belum mengungkap alasan pasti di balik kepergian Nadira. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan mentalnya yang masih dalam proses pemulihan.
Tidak Ada Indikasi Penculikan
Hingga kini, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Nadira menjadi korban penculikan. Saat ditemukan, ia berada seorang diri dalam kondisi lemah dan disorientasi. “Orang baik ini merawat dan segera menghubungi kami,” kata AKBP Anton.
Selain itu, semua barang pribadi milik Nadira seperti ponsel, laptop, tablet, dan tas masih dalam keadaan utuh. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak mengalami gangguan apapun selama masa hilangnya.
Tanggapan dari Telkom University
Pihak Telkom University juga menyampaikan rasa syukur atas penemuan Nadira. Roosdiana Noor Rochmah, Head of Secretary and Public Relation Telkom University, menyatakan bahwa pihak universitas terus berkoordinasi dengan keluarga dan pihak terkait selama proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepolisian, media, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pencarian,” ujarnya.
Nadira Az-Zahra sempat menjadi perhatian publik setelah dilaporkan hilang pada Selasa (30/6/2026). Komunikasi dengan keluarga terputus setelah ia berangkat dari rumah menuju kampus menggunakan layanan ojek daring. Namun, sekitar pukul 12.00 hingga 12.30 WIB, telepon selulernya tidak dapat dihubungi.
Sejak Rabu (1/7/2026), keluarga tidak lagi bisa menghubungi Nadira dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.







