Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah

    Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah

    27 September 2026
    Menjaga Tali Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Kerja Urban

    Menjaga Tali Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Kerja Urban

    27 September 2026
    Kembali ke Alam: Rahasia Nutrisi Bahan Organik Dapur untuk Kesehatan Kulit Wajah

    Kembali ke Alam: Rahasia Nutrisi Bahan Organik Dapur untuk Kesehatan Kulit Wajah

    27 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 27 September 2026
    Trending
    • Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah
    • Menjaga Tali Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Kerja Urban
    • Kembali ke Alam: Rahasia Nutrisi Bahan Organik Dapur untuk Kesehatan Kulit Wajah
    • Menjemput Kesegaran Pagi Melalui Olahraga Ringan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hidup
    • Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer demi Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi
    • Hitung Cermat Biaya Kepemilikan Mobil Listrik dan Bensin Agar Garasi Anda Tidak Buntung
    • Menyembuhkan Mental yang Lelah Lewat Jeda Digital di Tengah Arus Informasi Tanpa Henti
    • Merawat Silaturahmi di Tengah Kesibukan: Strategi Sederhana Menjaga Kehangatan Relasi Personal
    • Merajut Kembali Kehangatan Keluarga dengan Sentuhan Interaksi Bermakna Tanpa Distraksi Layar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Malaysia batasi impor mobil listrik mulai Juli untuk lindungi industri lokal

    Malaysia batasi impor mobil listrik mulai Juli untuk lindungi industri lokal

    adm_imradm_imr15 Mei 202611 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Pemerintah Malaysia mengumumkan perubahan kebijakan terkait impor kendaraan listrik (EV) yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026. Aturan baru ini mencakup dua poin utama, yaitu batasan harga minimum dan standar teknis tertentu untuk model EV yang diimpor.

    Batasan Harga Minimum dan Standar Teknis

    Dari tanggal tersebut, setiap unit kendaraan listrik yang diimpor harus memiliki nilai Cost, Insurance, and Freight (CIF) minimal sebesar RM200.000 atau sekitar Rp888 juta. Selain itu, kendaraan tersebut juga harus memenuhi standar teknis, seperti output motor minimal sebesar 180kW. Kebijakan ini diperkirakan akan memengaruhi model-model EV dari China yang selama ini mendominasi pasar dengan harga lebih terjangkau.

    Wakil Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri, Sim Tze Tzin menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan pengembangan industri otomotif lokal. Pemerintah ingin produsen asing bekerja sama dengan pemasok lokal dalam ekosistem otomotif, sehingga dapat meningkatkan kapabilitas dan memposisikan Malaysia sebagai eksportir komponen otomotif.

    Akses Konsumen dan Kebijakan Produksi Lokal

    Meski ada aturan harga minimum, Sim menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan membatasi akses konsumen terhadap model EV murah. Produsen tetap diizinkan memasarkan kendaraan listrik dengan rentang harga RM100.000 hingga RM200.000, asalkan proses produksinya dilakukan melalui perakitan lokal di Malaysia.

    Analis TA Securities, Angeline Chin menyatakan bahwa kebijakan ini akan memperkuat posisi pemain rakitan lokal dan pemasok domestik dalam jangka panjang. Hal ini karena produsen lokal saat ini lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.

    Dampak pada Distributor dan Produsen Asing

    Aturan baru ini diperkirakan akan memengaruhi distributor besar seperti Sime Darby yang menangani merek BYD. Analisis dari portal otomotif Paultan menunjukkan bahwa BYD kemungkinan hanya bisa menjual 2 dari 7 model yang saat ini ditawarkan di Malaysia jika tidak beralih ke perakitan lokal.

    Tesla juga akan terdampak karena selama ini mengimpor seluruh unitnya dengan harga di bawah RM300.000. Namun, produsen nasional seperti Proton dan Perodua justru mendapatkan ruang lebih luas untuk berkembang tanpa tekanan langsung dari model impor entry-level asal China.

    Pertumbuhan Pasar dan Kontribusi Sektor Otomotif

    Proton telah memasarkan model e.MAS 7 dengan kisaran harga RM100.000 hingga RM120.000. Model budget e.MAS 5 yang dibanderol RM56.800 tercatat sebagai EV paling populer di Malaysia sepanjang tahun 2026. Sementara itu, Perodua menawarkan model QV-E seharga RM80.000 atau sekitar Rp355 juta melalui skema sewa baterai.

    Sektor otomotif memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi Malaysia, dengan nilai estimasi mencapai RM80 miliar hingga RM95 miliar terhadap PDB pada 2025. Industri ini juga menyerap lebih dari 750.000 tenaga kerja dan didukung oleh lebih dari 640 produsen suku cadang otomotif di seluruh negeri.

    Kritik dan Tantangan Transisi Energi Hijau

    Namun, kebijakan ini tidak luput dari kritik para ahli bisnis yang khawatir akan konsistensi transisi energi hijau di Malaysia. Senior Analyst BowerGroupAsia, Timothy Wong menilai kejutan regulasi ini bisa membuat konsumen yang berniat beralih ke EV menjadi ragu atau membatalkan rencana pembelian mereka.

    Malaysia memiliki target ambisius untuk mencapai 15% populasi EV di jalanan pada 2030 dan meningkat hingga 80% pada 2050. Data pemerintah menunjukkan registrasi EV baru di tahun 2025 mencapai 44.813 unit, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 21.789 unit.

    Integrasi dengan Sektor Semikonduktor

    Integrasi dengan sektor semikonduktor menjadi kunci Malaysia dalam persaingan mobilitas masa depan. Sim Tze Tzin menekankan bahwa sebagai eksportir semikonduktor terbesar keenam di dunia, Malaysia memiliki basis manufaktur dan kapabilitas desain yang kuat untuk mendukung teknologi kendaraan otonom.

    “Tujuan kami jelas untuk menciptakan ekosistem terintegrasi di mana industri otomotif dan semikonduktor bekerja secara sinergi guna menangkap nilai ekonomi yang lebih besar,” ujar Sim Tze Tzin.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 cara membuat lip liner alami dan sempurna

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Pemain Baru Wajib Datang Sebelum September! Barcelona Hadapi Masalah Besar

    By adm_imr21 Agustus 20260 Views

    Perdamaian yang Tak Pernah Tenang

    By adm_imr21 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah

    Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah

    27 September 2026
    Menjaga Tali Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Kerja Urban

    Menjaga Tali Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Kerja Urban

    27 September 2026
    Kembali ke Alam: Rahasia Nutrisi Bahan Organik Dapur untuk Kesehatan Kulit Wajah

    Kembali ke Alam: Rahasia Nutrisi Bahan Organik Dapur untuk Kesehatan Kulit Wajah

    27 September 2026
    Menjemput Kesegaran Pagi Melalui Olahraga Ringan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hidup

    Menjemput Kesegaran Pagi Melalui Olahraga Ringan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Hidup

    27 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?