Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kampus Diminta Aktif Bangun Dapur MBG, Bagi Proyek?

    3 Mei 2026

    Ketua DPRD Kota Malang Usulkan Evaluasi Pelanggar Izin untuk Perluas Ruang Terbuka Hijau

    3 Mei 2026

    Simbol-simbol penting dalam fisika dan kimia

    3 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 3 Mei 2026
    Trending
    • Kampus Diminta Aktif Bangun Dapur MBG, Bagi Proyek?
    • Ketua DPRD Kota Malang Usulkan Evaluasi Pelanggar Izin untuk Perluas Ruang Terbuka Hijau
    • Simbol-simbol penting dalam fisika dan kimia
    • Temuan KPK: 1 Juta Dolar untuk Pansus DPR, Skandal Korupsi Kouta Haji
    • Tersangka kasus SK ASN palsu di Gresik raup Rp 1,5 miliar, dipakai bayar utang dan judi online
    • Harga emas naik sedikit, ini daftar harga emas hari Selasa 28 April 2026
    • Pemalsu SK ASN Ditangkap di Kalimantan Tengah, Raup Rp1,5 Miliar
    • Kunci Jawaban Modul Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 PINTAR Kemenag 2026
    • Mengapa Love and Deepspace Jadi Tempat Pulang Mahasiswa Keperawatan?
    • Mengenal Mantra Lokal, Pelindung Rasa Masakan Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Negara yang Diizinkan Lintasi Selat Hormuz oleh Iran, Nasib Kapal Pertamina?

    Negara yang Diizinkan Lintasi Selat Hormuz oleh Iran, Nasib Kapal Pertamina?

    adm_imradm_imr3 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Mengizinkan Beberapa Negara Melintasi Selat Hormuz

    Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital distribusi energi global, telah menjadi pusat perhatian dalam konflik geopolitik yang memanas. Akhirnya, Iran merilis daftar negara yang diizinkan melintasi selat tersebut. Kebijakan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel, yang berdampak pada stabilitas pasokan energi dunia.

    Sebelumnya, Teheran sempat menutup akses pelayaran sepenuhnya di Selat Hormuz. Namun, dalam perkembangan terbaru, Iran mulai melonggarkan kebijakan tersebut dengan memberikan izin terbatas kepada negara tertentu untuk tetap menjalankan aktivitas ekspor. Keputusan ini dilaporkan oleh media Inggris, Express, pada Jumat (27/3/2026).

    Dampak Global: Energi dan Ekonomi dalam Tekanan

    Ketegangan ini tidak hanya menjadi konflik regional, tetapi juga mengguncang stabilitas pasar global. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia diketahui melewati Selat Hormuz, sehingga gangguan sekecil apa pun di jalur ini langsung memicu lonjakan harga energi.

    Dalam konteks ini, Iran dituding “menyandera ekonomi global” dengan membatasi akses hanya kepada negara-negara tertentu, menciptakan tekanan tambahan bagi negara yang bergantung pada jalur tersebut.

    Di Buka Secara Selektif

    Selat Hormuz, yang sempat ditutup total di awal konflik, kini dibuka secara selektif. Hanya kapal dari negara tertentu yang diizinkan melintas dengan syarat mengibarkan bendera masing-masing serta memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

    Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz pada dasarnya tetap terbuka bagi semua negara, kecuali Amerika Serikat dan sekutunya. Dalam surat kepada 176 anggota Organisasi Maritim Internasional pada Selasa (24/3/2026), Iran menyatakan kapal-kapal non-musuh termasuk yang dimiliki atau terkait negara lain tetap dapat melintas dengan aman.

    Izin tersebut diberikan dengan sejumlah syarat ketat: kapal tidak boleh terlibat atau mendukung aksi agresi terhadap Iran, wajib mematuhi standar keselamatan dan keamanan, serta harus berkoordinasi dengan otoritas Iran.

    Daftar Negara yang Diizinkan Melintasi Selat Hormuz

    Seiring komunikasi intensif dengan negara-negara yang dianggap “sahabat”, sejumlah kapal telah memperoleh izin melintas. Negara-negara tersebut meliputi:

    • China
    • Rusia
    • India
    • Pakistan
    • Mesir
    • Korea Selatan
    • Malaysia
    • Thailand

    Menurut Lloyd’s List, terdapat indikasi bahwa sedikitnya dua kapal yang melintasi Selat Hormuz melakukan pembayaran menggunakan yuan. Bahkan, dalam salah satu kasus, perjalanan kapal difasilitasi oleh perusahaan jasa maritim China yang bertindak sebagai perantara sekaligus mengurus pembayaran kepada otoritas Iran, meskipun nilai transaksinya belum diungkap.

    China sendiri mendapatkan prioritas karena hubungan eratnya dengan Iran serta ketergantungannya terhadap pasokan minyak melalui Selat Hormuz. Meski demikian, jumlah kapal yang melintas masih belum cukup untuk meredam kenaikan harga energi secara signifikan.

    India juga termasuk dalam daftar negara yang berhasil melintasi jalur tersebut setelah melakukan upaya diplomasi. Sementara Pakistan sempat mengalami kendala satu kapal berhasil melintas, sementara kapal lain ditolak karena tidak memenuhi prosedur meskipun kini tetap diakui sebagai negara “sahabat”.

    Rusia tetap mendapatkan akses berkat hubungan strategis yang kuat dengan Iran, sekaligus diuntungkan dari lonjakan harga minyak akibat konflik ini. Thailand pun berhasil mengirim kapal tanker setelah melalui proses negosiasi, bahkan tanpa dikenakan biaya transit.

    Menariknya, pada awal konflik, kapal berbendera Thailand sempat mengalami serangan. Namun beberapa minggu kemudian, kapal yang sama berhasil melintasi Selat Hormuz setelah tercapai kesepakatan diplomatik.

    Nasib Indonesia dan Kapal Pertamina

    Bagaimana dengan Indonesia? Situasinya masih dalam tahap perkembangan, namun menunjukkan sinyal positif. Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyatakan bahwa berdasarkan informasi terbaru, otoritas Iran memberikan respons positif terkait kapal Pertamina yang sempat tertahan di Selat Hormuz.

    “Informasi terakhir menunjukkan adanya tanggapan positif dari otoritas Iran, dan saat ini proses sudah masuk ke tahap teknis dan operasional agar kapal-kapal Indonesia dapat segera melintas dengan aman,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/3/2026) malam.

    Dave menambahkan bahwa pihaknya memandang situasi ini dengan penuh perhatian sekaligus optimisme. Ia menekankan pentingnya diplomasi intensif dan komunikasi konstruktif demi memastikan kelancaran pelayaran.

    “Hal ini menyangkut kepentingan nasional yang lebih luas, khususnya dalam menjaga ketahanan energi dan stabilitas pasokan bagi masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mawengkang, juga menyampaikan bahwa pembahasan teknis dan operasional antara Indonesia dan Iran tengah berlangsung.

    “Yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional,” kata Yvonne, dikutip dari Kompas.com.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menolak Pudar: Strategi Cerdas Muslim Thailand Melawan Diskriminasi Sistemik

    By redaksi3 Mei 202620 Views

    Kuda Hitam Piala Dunia 2026: Kebangkitan Viking Norwegia

    By adm_imr3 Mei 20262 Views

    Iran Kirim Proposal Baru ke AS Melalui Pakistan, Tawarkan Buka Selat Hormuz Tanpa Bahas Nuklir Dulu

    By adm_imr3 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kampus Diminta Aktif Bangun Dapur MBG, Bagi Proyek?

    3 Mei 2026

    Ketua DPRD Kota Malang Usulkan Evaluasi Pelanggar Izin untuk Perluas Ruang Terbuka Hijau

    3 Mei 2026

    Simbol-simbol penting dalam fisika dan kimia

    3 Mei 2026

    Temuan KPK: 1 Juta Dolar untuk Pansus DPR, Skandal Korupsi Kouta Haji

    3 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?