Kewaspadaan Tinggi Persebaya Menghadapi Persija
Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Persija Jakarta dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam. Francisco Rivera dan pelatih Bernardo Tavares menegaskan kewaspadaan penuh diperlukan menghadapi Macan Kemayoran. Rivera mengingatkan rekan setimnya agar tidak menurunkan kewaspadaan. Meski Persija kehilangan dua bek utama, Jordi Amat dan Thales Lira, ia menilai kedalaman skuad lawan tetap merata.
Menurut Rivera, pelapis yang dimiliki Persija memiliki kualitas mendekati pemain inti. Hal ini membuat Bajol Ijo tidak bisa menganggap remeh kondisi lawan. Kondisi serupa juga dialami Persebaya. Sejumlah pemain kunci masih belum fit sepenuhnya dan harus menjalani pemulihan:
- Bruno Moreira dan Ernando Ari masih dalam tahap pemulihan cedera serius. Kondisi mereka belum memungkinkan untuk tampil.
- Bruno Paraiba, Malik Risaldi, dan Gali Freitas baru pulih, namun kebugaran mereka belum mencapai 100 persen.
Persija kehilangan Jordi Amat dan Thales Lira di sektor pertahanan akibat akumulasi kartu. “Kami tahu Persija banyak pemain berkualitas. Kami juga punya pemain absen. Makanya, besok akan menjadi pertandingan bagus,” ujar Rivera dalam konfrensi pers, Jumat (10/4/2026).
Situasi ini membuat kedua tim sama-sama pincang, sehingga strategi pelatih akan sangat menentukan jalannya pertandingan. Rivera menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci agar Persebaya bisa meraih hasil maksimal.
Misi Patahkan Rekor Buruk di GBK
Rivera menyadari bahwa mencuri poin di Stadion Gelora Bung Karno bukan perkara mudah. Kemenangan terakhir Persebaya di kandang Persija terjadi pada musim 2021. Setelah itu, Bajol Ijo hanya mampu meraih dua hasil imbang dan sekali kalah dalam tiga laga tandang berikutnya. Catatan buruk ini menjadi motivasi tambahan bagi Rivera dan rekan-rekannya untuk tampil lebih disiplin.
“Kami tahu Persija adalah tim dengan kualitas dan pengalaman. Tapi kami coba berjuang untuk mendapatkan tiga poin. Kuncinya, kami harus tetap konsisten mengikuti rencana pelatih,” tegas Rivera. Rivera menilai atmosfer suporter lawan bisa menjadi tantangan sekaligus motivasi. Ia berharap tim bisa tampil tenang meski tekanan besar datang dari tribun stadion.
Optimisme Bernardo Tavares
Pelatih Bernardo Tavares menilai Persija tetap tim kuat meski kehilangan pemain inti. Ia mengingatkan bahwa Persija pernah menang 1-3 di Surabaya pada putaran pertama musim ini. “Kami tahu bahwa sudah lima tahun Persebaya tidak menang di sini. Kami tahu itu akan sulit, tapi tim kami akan berusaha melakukan yang terbaik,” kata Tavares.
Ia menegaskan tim tidak hanya menargetkan hasil imbang. “Ketika kami membuat rencana, tidak berencana untuk bermain imbang atau kalah. Kami selalu berusaha untuk menang,” ujarnya. Tavares juga menilai tekanan suporter lawan bisa menjadi motivasi. “Kami berharap bisa memainkan pertandingan yang bagus dan para pemain menikmati suasana, karena saya percaya bahwa besok akan ada banyak pendukung,” ucapnya.
Pelatih asal Portugal itu menilai persiapan kali ini lebih baik karena pemain mendapat waktu istirahat lebih panjang. Namun, ia mengakui beberapa pemain belum sepenuhnya fit. Mengenai absennya Jordi Amat dan Thales Lira, Tavares menilai kedalaman skuad Persija tetap merata. “Persija memiliki pemain yang bagus. Kami juga memiliki pemain bagus yang dapat memberikan respons yang baik dan membuat permainan yang bagus besok,” jelasnya. Tavares menegaskan bahwa Persebaya siap membuat kejutan di GBK.







