Pengalaman Akhir Pekan yang Unik di Kota Palangka Raya
Kota Palangka Raya menawarkan berbagai pengalaman yang menarik untuk dinikmati pada akhir pekan. Salah satu putri pariwisata Kota Palangka Raya 2025, Tri Yulia Fajrianti, membagikan beberapa destinasi yang bisa menjadi pilihan bagi masyarakat setempat maupun para wisatawan. Destinasi tersebut tidak hanya menawarkan keseruan dalam hal kuliner, tetapi juga memberikan wawasan sejarah tentang Kalimantan Tengah melalui sosok Tjilik Riwut, seorang pahlawan nasional.
Rumah Tjilik Riwut Gallery & Resto
Salah satu tempat yang direkomendasikan oleh Tri adalah Rumah Tjilik Riwut Gallery & Resto yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 1, Kota Palangka Raya. Lokasi ini berada sekitar satu kilometer dari Bundaran Besar dan merupakan bekas kediaman Tjilik Riwut, yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur pertama Kalimantan Tengah.
Rumah Tjilik Riwut kini difungsikan sebagai bangunan cagar budaya sekaligus galeri dan restoran. Di sini, pengunjung tidak hanya dapat menikmati berbagai sajian kuliner yang lezat, tetapi juga bisa belajar lebih jauh tentang sejarah Kalteng melalui sosok Tjilik Riwut. “Selain bisa menikmati makanan yang enak, di sana kita juga bisa mengenal lebih dekat sosok pahlawan kita, Tjilik Riwut. Jadi bukan cuma kulineran, tapi juga menambah wawasan sejarah,” ujarnya.
Kebakaran di Jalan Pasendeng
Pada hari yang sama, sebuah kejadian tak terduga terjadi di Jalan Pasendeng, Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebuah bangunan pengepul barang bekas. Warga sekitar sempat mendengar suara ledakan sebelum api berkobar hebat. Puluhan mobil pemadam kebakaran beserta ratusan petugas damkar segera tiba di lokasi untuk memadamkan api.

Ledakan dan Kebakaran di Kereng Bangkirai
Kejadian kebakaran di Jalan Pasendeng terjadi pada siang hari. Seorang tetangga, Putri (26), mengatakan bahwa ia mendengar suara ledakan sebelum api terlihat berkobar. Kobaran api terlihat membesar dengan cepat hingga menghanguskan seluruh isi bangunan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan dan keselamatan warga sekitar.

Sepeda Listrik dan Regulasi yang Berlaku
Di tengah perkembangan teknologi, sepeda listrik kini semakin umum ditemui di jalan-jalan Kota Palangka Raya, termasuk digunakan oleh anak-anak untuk berangkat ke sekolah. Namun, keberadaan kendaraan ini memicu kekhawatiran terkait keamanan pengguna saat melintas di jalan umum.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, menjelaskan bahwa operasional kendaraan berbasis tenaga listrik telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 45 Tahun 2020. Dalam regulasi tersebut, kecepatan maksimal kendaraan kategori ini dibatasi hingga 25 kilometer per jam.

Wanita Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan
Pada malam hari, sebuah kejadian tragis terjadi di Sungai Kahayan, kawasan Kampung Ponton. Seorang wanita diduga tenggelam setelah melompat ke sungai. Kejadian ini terjadi di Jalan Rindang Banua, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Ipar korban, Asfia (22), mengatakan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah suami korban merasa curiga karena istrinya tidak kunjung kembali usai menunaikan salat Magrib dan hendak mandi.

Upaya Penyelamahan oleh Basarnas
Tim Basarnas bersama BPBD Kota Palangka Raya dan relawan BPK melakukan penyisiran dengan metode penyelaman untuk mencari korban yang diduga tenggelam di Sungai Kahayan. Lurah Pahandut, Ahmad Reza, menjelaskan bahwa warga sekitar telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sebelum tim gabungan turun ke lokasi.









