Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar

    22 April 2026

    DPRD Surabaya Kecam Dugaan Penipuan Pejabat Pemkot yang Janjikan Pekerjaan

    22 April 2026

    IHSG Berpotensi Turun Pekan Ini, AUTO, BRMS, MDKA, BBRI Jadi Rekomendasi

    22 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 23 April 2026
    Trending
    • Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar
    • DPRD Surabaya Kecam Dugaan Penipuan Pejabat Pemkot yang Janjikan Pekerjaan
    • IHSG Berpotensi Turun Pekan Ini, AUTO, BRMS, MDKA, BBRI Jadi Rekomendasi
    • Kuasa Hukum Minta Dakwaan Dibatalkan Usai Klaim Salah Sasaran
    • Empat Anggota Keluarga Blitar Tewas dalam Kecelakaan Jalan Raya Probolinggo-Lumajang
    • Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap
    • Masuk Pre-Menopause, Ini Rahasia Happy Salma Tetap Bahagia!
    • Harga beras dan minyak goreng melonjak, daya beli masyarakat menurun
    • 3 Pilihan Motor Listrik Polytron yang Semakin Populer!
    • Sekda DIY Pastikan Kesiapan Matang Embarkasi YIA, Janjikan Pelayanan Terbaik untuk Jemaah Haji
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Ramadan Jadi Kesempatan Emas Artis, Honor Capai Miliaran Rupiah

    Ramadan Jadi Kesempatan Emas Artis, Honor Capai Miliaran Rupiah

    adm_imradm_imr8 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ramadan: Musim Sibuk bagi Artis dan Peluang Bisnis yang Menguntungkan

    Ramadan tidak hanya menjadi bulan spiritual bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi periode paling sibuk bagi industri hiburan Tanah Air. Sejumlah artis, presenter, musisi hingga komedian mengaku mengalami lonjakan tawaran pekerjaan setiap memasuki bulan suci tersebut. Fenomena ini terjadi seiring meningkatnya produksi program televisi, konten digital, hingga kegiatan off air atau on air yang memang dirancang khusus menyambut bulan Shaum.

    Tawaran Pekerjaan yang Melimpah

    Mulai dari program sahur, acara menjelang berbuka puasa, sinetron religi, hingga kegiatan dakwah hiburan menjadi ruang baru bagi para pekerja seni untuk tampil lebih intens dibandingkan bulan-bulan lainnya. Bagi sebagian artis, Ramadan bahkan disebut sebagai “musim panen job”. Dalam satu hari, tak jarang mereka harus berpindah dari satu program ke program lain, mulai dari syuting dini hari hingga kegiatan hiburan malam setelah waktu berbuka.

    Salah satu artis yang menerima job saat bulan Ramadan adalah Arbani Yasiz. Pemeran di series religi bertajuk Keluarga yang Tak Dirindukan tersebut mengaku tidak terlalu berharap mendapatkan tawaran pekerjaan di bulan puasa. Ia mengatakan bahwa ia fleksibel dalam menerima tawaran pekerjaan, tetapi jika tidak ada proyek, ia akan fokus pada ibadah dan berkumpul dengan keluarga.

    Arbani juga mengaku tiap tahun mendapatkan job saat bulan suci Ramadan. Hanya pada tahun sebelumnya ia mengaku tidak mendapatkan tawaran pekerjaan di bulan suci. “Baru tahun kemarin deh kayaknya yang nggak ada (syuting),” ujarnya.

    Kehadiran yang Meningkat

    Penyanyi religi senior, Haddad Alwi mengaku bulan suci Ramadan menjadi momen penuh berkah. Ia mengakui, setiap memasuki bulan puasa, jadwal panggungnya selalu mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Permintaan untuk mengisi acara keagamaan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

    “Ya, memang biasanya di bulan Ramadan, daerah-daerah itu lebih banyak mengadakan acara-acara. Otomatis, aktivitas kelilingnya Abi (sapaan akrabnya) lebih banyak dari biasanya,” kata Haddad Alwi saat ditemui Tribun di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat.

    Tingginya permintaan bahkan membuatnya harus selektif. Jika semua tawaran diterima, ia bisa saja tampil setiap hari sepanjang bulan. Namun, demi menjaga kondisi fisik dan kualitas vokal, Haddad Alwi secara sadar membatasi jadwalnya.

    “Kalau dilayani bisa sebulan penuh, tapi kan nggak mungkin. Paling-paling kita batasi maksimal 20 kali,” ujarnya. “Nggak mungkin lebih, capek kitanya kan.”

    Pembatasan ini, menurutnya sangat penting dilakukan. Selain karena harus menjaga suara untuk acara lainnya, faktor kelelahan akibat perjalanan jauh juga menjadi pertimbangan utama. “Suara ini kan juga harus dijaga juga. Mana perjalanan juga di luar pulau, kadang-kadang harus berapa kali naik pesawat kan gitu,” jelasnya.

    Pandangan Unik dari Musisi

    Musisi Mohammad Istiqamah Djamad atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Is Pusakata memiliki pandangan unik tentang bulan suci Ramadan. Jika banyak musisi mengurangi jadwal panggung, mantan vokalis Payung Teduh ini justru mengaku lebih produktif dalam berkarya, bahkan sengaja memilih bulan puasa untuk melakukan rekaman musik.

    Menurutnya, kondisi menahan lapar saat berpuasa secara tak terduga justru mampu memaksimalkan kreativitasnya dalam menulis lirik. “Posisi lapar, menahan lapar itu kayak memaksimalkan, enggak tahu kenapa, bagus-bagus liriknya kalau lagi puasa,” kata Is.

    Kebiasaan ini ternyata sudah ia lakukan sejak lama, bahkan sejak masih bersama band yang membesarkan namanya. “Serius, makanya suka rekaman kalau lagi Ramadan. Dari zaman Payung Teduh awal-awal kita rekamannya pas Ramadan,” tambahnya.

    Is merasakan adanya fokus dan suasana yang berbeda selama Ramadan, yang menurutnya sangat mendukung proses kreatif. Baginya, bulan ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri atau muhasabah.

    “Aku merasa fokusnya beda, vibe-nya beda. Ramadan itu saatnya memikirkan betapa kacaunya diri kita kan sebenarnya. Banyak-banyak muhasabah,” tuturnya.

    Bisnis Fashion Muslim yang Menjanjikan

    Tidak hanya dari sisi hiburan seperti konser, sinetron dan acara komedi, artis juga bisa meraup cuan dari bisnis daring pakaian muslim seperti hijab dan sebagainya. Baru-baru ini, aktris sekaligus desainer Shireen Sungkar meluncurkan koleksi busana terbarunya bertajuk Luminaire dari Shi by Shireen sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Ramadan dan Idul Fitri 2026.

    Bahkan sebelum memasuki bulan puasa, koleksi ini sudah mencatat penjualan yang cukup baik di pasaran. Berdasarkan pantauan Tribunnews di Shopee pada Jumat (6/2/2026), koleksi Luminaire tersedia dalam empat tipe, yakni untuk wanita dewasa, pria dewasa, anak perempuan, dan anak laki-laki.

    Untuk kategori wanita dewasa, desain bertajuk Serina Set Luminaire SHI menjadi yang termahal dengan harga Rp 1.046.000 dan telah terjual sebanyak 10 potong. Sementara itu, desain pria dewasa dibanderol Rp 540.500 dengan total penjualan mencapai 16 potong.

    Adapun untuk anak perempuan, produk seharga Rp 475.000 telah terjual tiga potong. Sedangkan desain anak laki-laki yang dibanderol Rp 386.500 tercatat sudah terjual lima potong. Secara keseluruhan di sebuah marketplace Shireen Sungkar berhasil meraup pendapatan kotor sebesar Rp 22.465.500 dalam tujuh hari setelah koleksi tersebut diperkenalkan dalam ajang fashion show bertajuk Legacy.

    Jumlah tersebut diraih bahkan sebelum Ramadan dan masih cukup jauh dari Hari Raya Idul Fitri. Angka itu juga belum termasuk penjualan melalui TikTok maupun penjualan langsung di berbagai cabang toko. Kepada Tribunnews, Shireen Sungkar mengungkapkan tidak ada promo khusus untuk koleksi terbarunya tersebut.

    “Tidak Ada promo, produk launching duluan di website dan offline store. Setelah itu baru available di Shopee dan TikTok dengan harga yang berbeda karena ada admin fee dan lain lain,” kata Shireen Sungkar melalui pesan WhatsApp.

    Meski tanpa promo, Shireen optimistis koleksi busananya mampu memenuhi kebutuhan keluarga untuk momen Lebaran mendatang. Di sisi lain, ia juga menyadari bahwa kondisi ekonomi saat ini membuat daya beli masyarakat cenderung melemah.

    Meski begitu, ia meyakini koleksinya ditawarkan dengan harga yang sepadan dengan kualitas yang diberikan. “Di masa ekonomi sulit pastinya tantangan cukup berat utk industri fashion. Kami tetap ikhtiar memberikan yang terbaik dan minta pertolongan Allah. Insyaa Allah kita semua bs melewatinya dengan baik,” pungkasnya.

    Jika penjualan konsisten hingga selesai setelah Lebaran, Shireen Sungkar diperkirakan bisa meraup sekitar Rp150 juta sampai Rp 1 miliar berdasarkan perhitungan penjualan 7 hari pertama dan platform penjualannya.

    Honor Artis yang Tinggi

    Diketahui, honor artis di bulan Ramadan, khususnya papan atas tembus mencapai ratusan juta per episode atau puluhan miliar selama sebulan. Hal ini didorong oleh banyaknya program sahur dan buka puasa, di mana tarif per episode bisa mencapai Rp100 juta-Rp500 juta.

    Salah satu Tim Manajemen Artis yang enggan disebutkan Namanya menyebutkan honor artis berkisar diantara Rp 100-Rp 200 juta. Salah satu pertimbangan bayaran artis mahal atau tidak adalah dilihat dari tingkat popularitas, kepadatan jadwal baik off air atau on air, jenis acara dan Waktu tayang serta durasi dan kontrak eksklusif.

    “Honor biasanya di atas Rp 100 juta,” ujar Tim Manajemen Artis tersebut.

    Ia menyebutkan artis biasanya bisa mengantongi hingga puluhan miliar rupiah saat sedang ‘panen job’ di bulan Ramadan. “Ya kira-kira segitu(puluhan miliar),” kata dia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Samsat Keliling Solo Senin 20 April 2026: Berada di Kecamatan Banjarsari dan 4 Titik Lainnya

    By adm_imr22 April 20260 Views

    Perempuan Tangguh Seperti Kartini dalam Film-Film

    By adm_imr22 April 20262 Views

    Peluncuran Mini Album Rebosan, Lurah Pulau Pedalaman: Seni sebagai Pendorong Budaya dan Ekonomi Warga

    By adm_imr22 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Peningkatan Harga BBM Jadi Sorotan, Dianggap Melebihi Batas Wajar

    22 April 2026

    DPRD Surabaya Kecam Dugaan Penipuan Pejabat Pemkot yang Janjikan Pekerjaan

    22 April 2026

    IHSG Berpotensi Turun Pekan Ini, AUTO, BRMS, MDKA, BBRI Jadi Rekomendasi

    22 April 2026

    Kuasa Hukum Minta Dakwaan Dibatalkan Usai Klaim Salah Sasaran

    22 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?