Renungan Harian Katolik: Motivasi Utama Mencari Yesus
Pada hari ini, renungan mengangkat tema “motivasi utama cari Yesus: peroleh kebenaran dan hidup kekal”. Renungan ini disampaikan dalam konteks hari biasa Pekan III Paskah dengan warna liturgi putih. Bacaan-bacaan yang digunakan meliputi Kisah Para Rasul 6:8–15, Mazmur 119:23-24,26-27,29-30, Injil Yohanes 6:22–29, serta Bacaan Khusus (BcO) Kisah Para Rasul 8:26–40.
Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 6:8–15
Dalam bacaan pertama, kita menemukan kisah Stefanus, seorang pria yang penuh dengan karunia dan kuasa. Ia melakukan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Namun, muncul tantangan dari kelompok tertentu yang tidak menyukai ajarannya. Mereka mencoba mempermalukannya dengan berbagai tuduhan palsu. Meskipun demikian, Stefanus tetap bertindak dengan hikmat dan Roh yang memberinya kekuatan. Akhirnya, ia diadili oleh Mahkamah Agama dan dituduh menghina Taurat dan tempat kudus. Saat itu, semua orang yang hadir menatap wajah Stefanus dan melihat bahwa wajahnya tampak seperti wajah seorang malaikat.
Mazmur Tanggapan: Mazmur 119:23–30
Mazmur tanggapan mengingatkan kita akan pentingnya menjaga jalan kebenaran. Dalam ayat-ayatnya, pemazmur menyatakan bahwa meskipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan dia, ia tetap merenungkan ketetapan Tuhan. Ia juga menyatakan bahwa peringatan-peringatan Tuhan menjadi kegemarannya dan penasihat bagi dirinya. Ia memohon agar Tuhan menjauhkan jalan dusta darinya dan memberinya hukum-Nya. Dengan tegas, ia menyatakan bahwa ia telah memilih jalan kebenaran dan menempatkan hukum-hukum Tuhan di hadapannya.
Injil Yohanes 6:22–29
Dalam Injil Yohanes, kita membaca tentang orang banyak yang mencari Yesus setelah melihat bahwa Dia tidak ada di tempat mereka. Mereka ingin mengetahui bagaimana Yesus tiba di sana. Yesus menjawab bahwa mereka mencari-Nya bukan karena melihat tanda-tanda, melainkan karena mereka kenyang setelah makan roti. Ia lalu menegaskan bahwa pekerjaan yang benar adalah percaya kepada Dia yang diutus Allah. Ini menjadi pesan penting bagi kita semua untuk selalu mencari Yesus dengan motivasi yang benar, yaitu untuk mendapatkan kebenaran dan hidup kekal.
Renungan: Motivasi Utama Cari Yesus
Mencari Yesus adalah pekerjaan penting bagi seorang manusia dalam konteks iman. Motivasi mencari Yesus bisa bervariasi, mulai dari sekadar melihat-Nya, menyaksikan mukjizat, atau bahkan hanya untuk mendapat makanan. Namun, tujuan terbesar haruslah untuk memperoleh kebenaran dan hidup kekal. Yesus, sebagai Anak Allah, tahu keinginan setiap orang yang datang kepada-Nya. Ia mengajarkan bahwa pekerjaan yang tidak dapat binasa adalah melaksanakan kehendak Allah dan percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
Kebenaran ilahi yang diberikan Yesus sangat penting untuk menghalau dusta dunia dan penganiayaan yang sering kali dilakukan manusia. Seperti Stefanus, yang mati dirajam karena tuduhan palsu, kita juga harus siap berjuang untuk kebenaran dan kejujuran. Dalam Yesus, kebenaran Allah terwujud sepenuhnya. Dekat kepada Yesus berarti dekat dengan kebenaran dan kehidupan kekal.
Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil untuk memberi kesaksian tentang kebenaran iman kepada dunia. Dengan rahmat penebusan, kita berani menyampaikan pesan kebenaran demi pertobatan dan keselamatan kekal. Orang yang dikaruniai kebenaran pasti akan mencari Yesus untuk keselamatannya.
Berita ini memberikan wawasan penting tentang makna mencari Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita terus belajar dan mengikuti jejak Yesus dengan hati yang tulus dan penuh iman. Semoga Tuhan memberkati setiap langkah kita.






