Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hari Ini Prabowo Lantik Pemimpin Baru BGN, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden

    23 Juni 2026

    Sarwendah Minta Maaf di Medsos, Pakar: Lebih Seperti Pembelaan Diri

    23 Juni 2026

    Komunitas Arek Suroboyo Asli Terbentuk, Arsas Ajak Persatuan di Surabaya

    23 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 23 Juni 2026
    Trending
    • Hari Ini Prabowo Lantik Pemimpin Baru BGN, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden
    • Sarwendah Minta Maaf di Medsos, Pakar: Lebih Seperti Pembelaan Diri
    • Komunitas Arek Suroboyo Asli Terbentuk, Arsas Ajak Persatuan di Surabaya
    • Rezeki Tidak Lancar? 5 Sikap Ini Ternyata Hambat Keberkahan Hidup
    • Mulai Besok, 11 Pelanggaran yang Ditetapkan dalam Operasi Patuh Candi 2026
    • Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Makna Menjalankan Amanah Sebagai Hamba Allah
    • 13 cara efektif berhenti merokok
    • Rekomendasi Kuliner Terbaik di Jakarta Timur, Nikmati Nusantara hingga Kekinian
    • Nasib Motor Listrik SPPG, DPR Setuju Dihibahkan ke Guru Honorer: SPPG Tidak Perlu Berpindah
    • Jadwal Kapal Pelni Juni-Juli 2026: Tiket Murah dari Surabaya ke Ambon
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Retribusi Miliaran, Nasib Pedagang Pasar Pagi Kota Batu Tak Jelas, Seperti Diperas

    Retribusi Miliaran, Nasib Pedagang Pasar Pagi Kota Batu Tak Jelas, Seperti Diperas

    adm_imradm_imr20 Mei 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Masalah yang Dihadapi Pedagang Pasar Pagi Kota Batu

    Pasar Pagi Kota Batu, yang berada di jalanan dan halaman parkir Pasar Induk Among Tani, ternyata memiliki perputaran uang yang sangat besar setiap tahunnya. Namun, nasib para pedagang justru terlihat tidak menjanjikan. Mereka menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan pasar yang masih belum jelas.

    Perputaran Uang yang Besar

    Meskipun jumlah pendapatan dari pasar ini mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya, para pedagang tidak mendapatkan manfaat yang sepadan. Sebaliknya, mereka harus membayar retribusi yang cukup tinggi. Setiap hari, para pedagang harus membayar retribusi Dinas sebesar Rp 4.000 per orang. Jika dikalkulasi dalam setahun, total retribusi tersebut mencapai lebih dari Rp 1,2 miliar.

    Retribusi ini dikenakan berdasarkan luasan lahan jualan masing-masing pedagang. Rata-rata setiap pedagang menggunakan 2 meter persegi, dengan tarif tiap meter persegi sebesar Rp 2.000.

    Selain itu, setiap harinya juga ada retribusi tambahan sebesar Rp 8.000 untuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), sebagai biaya pengangkutan lapak dan sampah. Hitungan tahunan dari retribusi ini mencapai lebih dari Rp 2,4 miliar.

    Jika semua retribusi dihitung, total pendapatan dari hasil retribusi pedagang saja mencapai lebih dari Rp 3,6 miliar setiap tahunnya. Namun, pertanyaannya adalah, ke mana aliran dana tersebut?

    Kehidupan Para Pedagang

    Setiap hari, para pedagang mengeluarkan sedikitnya Rp 12.000 hanya untuk retribusi. Belum lagi biaya-biaya lain seperti pengangkutan dagangan dan lainnya. Agus Sumaji, salah satu pedagang cabai di Pasar Pagi, menjelaskan bahwa jumlah pedagang awalnya sebanyak 1.097 orang. Saat ini, jumlahnya berkurang menjadi sekitar 850 orang karena banyak yang bangkrut dan tidak lagi berjualan.

    Agus juga menjelaskan bahwa awal mula terbentuknya wadah pedagang ini bermula dari imbauan dinas terkait, jauh sebelum pembangunan Pasar Induk Among Tani dilakukan. Saat itu, dinas mengarahkan agar seluruh pedagang disatukan dalam satu organisasi yang diberi nama Paguyuban Maja Manis. Tujuannya adalah agar hak serta kesejahteraan para pedagang dapat terjamin secara maksimal dan merata.

    Perpindahan Lokasi dan Ketidakpastian

    Seiring berjalannya waktu, sempat terjadi pemindahan lokasi pedagang ke area Stadion Brantas Kota Batu, menyusul rencana pembongkaran dan renovasi pasar. Namun, setelah masa pemindahan usai, para pedagang ternyata tidak dikembalikan ke lokasi utama Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Akhirnya, para pedagang terpaksa menempati lahan parkir di kawasan pasar tersebut karena belum memiliki tempat usaha yang pasti.

    Agus menegaskan harapan utama para pedagang adalah menagih janji serta adanya kepastian hukum dan tata kelola yang rapi dari Pemkot Batu. Janji itu kini kembali ditagih oleh pedagang Pasar Pagi karena dulu sebelumnya Dinas berwenang sempat menjanjikan keberadaan Unit Pelayanan Teknis (UPT) akan menyatukan pengelolaan Pasar Pagi dan Pasar Siang dalam satu atap manajemen yang tertib, terpadu, dan jelas.

    Harapan Pedagang

    “Kami hanya ingin ini semua jelas,” ujar Agus. “Untuk apa dulu di data semuanya, tapi sekarang nyatanya kami masih berada di jalanan dan halaman parkir. Kami ingin dikelola dalam satu atap yang sama, supaya tertib dan tidak membingungkan.”


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Polemik UNUBA Pasuruan, Yayasan Pancawahana Pilih Bangun Kampus Baru

    By adm_imr23 Juni 20260 Views

    Pemkot Malang gencar luncurkan ‘Warung Tekan Inflasi’ untuk kendalikan kenaikan harga pangan

    By adm_imr23 Juni 20260 Views

    ESDM Jatim Beber Penyebab Seringnya Pemadaman Listrik di Surabaya dan Pasuruan

    By adm_imr22 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hari Ini Prabowo Lantik Pemimpin Baru BGN, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden

    23 Juni 2026

    Sarwendah Minta Maaf di Medsos, Pakar: Lebih Seperti Pembelaan Diri

    23 Juni 2026

    Komunitas Arek Suroboyo Asli Terbentuk, Arsas Ajak Persatuan di Surabaya

    23 Juni 2026

    Rezeki Tidak Lancar? 5 Sikap Ini Ternyata Hambat Keberkahan Hidup

    23 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?