Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Prabowo Lantik 4 Pejabat Baru, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden

    22 Juni 2026

    ESDM Jatim Beber Penyebab Seringnya Pemadaman Listrik di Surabaya dan Pasuruan

    22 Juni 2026

    Di Tengah Perceraian, Wardatina Mawa Kritik Pendapatan Insanul Fahmi

    22 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 23 Juni 2026
    Trending
    • Prabowo Lantik 4 Pejabat Baru, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden
    • ESDM Jatim Beber Penyebab Seringnya Pemadaman Listrik di Surabaya dan Pasuruan
    • Di Tengah Perceraian, Wardatina Mawa Kritik Pendapatan Insanul Fahmi
    • Pemkot Surabaya Ajak Warga Perbarui Data Aset untuk Perlinsos Digital
    • Tegangnya Persaingan AS-China, 46 Perusahaan Termasuk Lockheed Martin Diblokir
    • Kopda RI Tidak Tahu Korban Penganiayaan Debt Collector Ternyata Polisi
    • 8 Puasa Sunnah yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW
    • Bunga Kaya Antioksidan, 5 Pilihan Utama Skincare
    • Cari kuliner dekat IKEA Kota Baru Parahyangan? 5 tempat makan wajib coba!
    • Malam Bersejarah Kanada, Striker Juventus Ciptakan Rekor Baru di Piala Dunia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Semarang dan Solo gelap, warga terjebak mati lampu, power bank ludes

    Semarang dan Solo gelap, warga terjebak mati lampu, power bank ludes

    adm_imradm_imr22 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kecemasan Masyarakat Semarang dan Solo Akibat Pemadaman Listrik yang Tidak Menentu

    Kota Semarang dan Solo, Jawa Tengah, kini tengah dihadapkan pada kecemasan baru akibat pasokan listrik yang tidak stabil. Kondisi ini menyebabkan seringnya terjadinya pemadaman listrik, yang memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pemandangan warga yang berburu lampu darurat (emergency lamp) hingga memborong power bank kini menjadi hal yang biasa ditemui di sudut-sudut kota.

    Dampak dari “byar-pet” berkepanjangan ini sangat terasa, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun bisnis. Banyak keluhan datang dari warga yang merasa tidak puas dengan pengumuman pemadaman yang tidak sesuai dengan jadwal yang sudah disampaikan. Ninda, salah satu warga Kecamatan Serengan, mengungkapkan kesalannya karena jadwal pemadaman yang diberitahukan tidak sesuai dengan kenyataan. Ia menyebutkan bahwa jadwal yang diberikan adalah jam 10.00-12.00 siang, namun nyatanya mati lampu terjadi menjelang malam hari.

    Pemadaman listrik juga memberikan dampak buruk bagi pelaku usaha yang telah bersiap untuk berjualan di malam hari. Banyak toko dan tempat usaha yang terpaksa tutup atau hanya bisa beroperasi dengan bantuan lilin dan lampu darurat. Hal ini tentu saja menurunkan penjualan dan membuat para pelaku usaha kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya.

    Wilayah-wilayah yang terdampak pemadaman listrik antara lain Jalan Veteran, Jalan Cokrobaskoro, Jalan Pulanggeni, Jalan Bayangkara, Jalan Wijayakusuma, Jalan Tejomoyo, Jalan Moh Yamin, Jalan Haryo Panular, Tipes Serengan, dan sekitarnya. Masalah ini tidak hanya terjadi di Solo, tetapi juga melanda wilayah-wilayah di Kota Semarang.

    Pengalaman Pahit Akibat Pemadaman Massal

    Pengalaman pahit dirasakan oleh Dinda (25), seorang karyawan swasta yang tinggal di kawasan kos Lampersari. Pada Rabu (17/6/2026), ia harus menghadapi pemadaman massal yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 18.00 WIB. Enam jam tanpa listrik di tengah panasnya Semarang terasa seperti siksaan fisik.

    “Bayangkan aja, Semarang lagi panas-panasnya. Orang yang pakai kipas angin atau AC, apalagi yang harus bekerja dari rumah, pasti berat sekali. Wi-Fi juga mati,” kata Dinda saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (18/6/2026).

    Ia juga menyebutkan bahwa minimnya keterbukaan dari pihak PLN menjadi masalah besar. Tidak ada pemberitahuan atau peringatan dini yang masuk ke ponsel warga. Ironisnya, saat aliran listrik padam, jaringan data seluler pun ikut tumbang karena menara pemancar (base transreceiver station/BTS) kehilangan daya.

    Persiapan Warga Menghadapi Kekacauan

    Ilma (28), warga Semarang lainnya, juga mengungkapkan rasa kecewa atas kondisi ini. Dalam satu minggu terakhir, wilayah tempat tinggalnya sudah diguncang mati lampu mendadak sebanyak dua kali, yakni pada Senin (8/6/2026) dan Rabu (10/6/2026). Ia memastikan tiga buah power bank berkapasitas masing-masing 10.000 mAH di rumahnya selalu terisi penuh. Bahkan, ada rencana untuk menambah unit baru karena khawatir Semarang akan menghadapi mati lampu total (blackout) dalam skala yang lebih masif.

    Menurut Dinda, kondisi ini menjadi pukulan yang sangat telak, khususnya bagi anak rantau yang mendiami rumah kos. Berbeda dengan gedung perkantoran atau perumahan elite, mayoritas rumah sewaan di Semarang sama sekali tidak menyediakan fasilitas generator set (genset).

    Penjelasan PLN Mengenai Masalah Pembangkit Interkoneksi

    Manager Komunikasi PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Prayudha Fasya Perdana, mengonfirmasi bahwa memang tengah terjadi kendala teknis operasional yang cukup mendalam pada unit pembangkit interkoneksi. Masalah inilah yang menyebabkan volume pasokan daya ke masyarakat merosot tajam.

    Kendati demikian, Prayudha memastikan bahwa tim teknis di lapangan terus bekerja dan PLN akan memperbarui estimasi waktu pemulihan lewat kanal informasi resmi mereka. “Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Jawa Tengah serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal,” ujar Prayudha dalam keterangan resminya, Kamis (18/6/2026).


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Malam Bersejarah Kanada, Striker Juventus Ciptakan Rekor Baru di Piala Dunia

    By adm_imr22 Juni 20261 Views

    DPR Dukung Motor Listrik untuk Guru Honorer, Bukan Dibuang

    By adm_imr22 Juni 20261 Views

    Ribuan Motor Listrik MBG Dihadiahkan ke Guru Honorer, DPR Setuju

    By adm_imr22 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Prabowo Lantik 4 Pejabat Baru, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden

    22 Juni 2026

    ESDM Jatim Beber Penyebab Seringnya Pemadaman Listrik di Surabaya dan Pasuruan

    22 Juni 2026

    Di Tengah Perceraian, Wardatina Mawa Kritik Pendapatan Insanul Fahmi

    22 Juni 2026

    Pemkot Surabaya Ajak Warga Perbarui Data Aset untuk Perlinsos Digital

    22 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?