Strategi Lion Parcel Menyambut Ramadan 2026
Lion Parcel, sebuah perusahaan logistik ternama di Indonesia, telah menyiapkan berbagai strategi bisnis untuk menyambut Ramadan 2026. Periode ini dianggap sebagai salah satu momen puncak dalam sektor logistik karena meningkatnya permintaan pengiriman. Untuk memastikan keandalan layanan, Lion Parcel melakukan beberapa langkah penting.
Penguatan Operasional dan Customer Experience
Pertama, Lion Parcel fokus pada penguatan aspek operasional. Hal ini meliputi penambahan kapasitas gudang, armada, serta sumber daya manusia secara temporary. Tujuannya adalah untuk memastikan layanan tetap stabil meskipun terjadi lonjakan permintaan pengiriman selama Ramadan.
Kedua, Lion Parcel juga melakukan optimalisasi customer experience. Dari sisi people, tim layanan pelanggan diperkuat agar mampu memberikan respon yang lebih cepat dan informatif. Sementara dari sisi system, teknologi dan sistem pendukung ditingkatkan agar pelanggan dapat mendapatkan informasi yang transparan dan akurat.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan pengalaman pelanggan tetap terjaga selama periode puncak pengiriman,” ujar Budi Santoso, Chief Experience Officer Lion Parcel.
Promo 13.13 dan Ekspansi ke Malaysia
Strategi lain yang diusung Lion Parcel adalah hadirnya promo 13.13. Promo ini berupa diskon 13 persen untuk transaksi melalui aplikasi Lion Parcel. Promo tersebut juga menjadi bagian dari perayaan 13 tahun perjalanan Lion Parcel di industri logistik.
Program ini bertujuan untuk mendorong penggunaan kanal digital dalam ekosistem layanan Lion Parcel. Sepanjang tahun 2025, pengguna aplikasi Lion Parcel mengalami pertumbuhan double digit.
Selain itu, Lion Parcel juga merencanakan ekspansi hingga Malaysia. Ekspansi ini didasarkan pada tema “13EYOND” yang merefleksikan semangat untuk terus melangkah melampaui pencapaian saat ini.
“Fokus kami saat ini adalah dari Indonesia ke Malaysia, dengan market utama yaitu tenaga kerja Indonesia,” ujar Kenny Kwanto, Chief Marketing Officer Lion Parcel. Ia menambahkan bahwa paket yang dikirim ke Malaysia biasanya berisi beragam barang seperti baju, kering tempe, dan tolak angin.
Penerapan Teknologi AI
Di sisi lain, Lion Parcel memperkuat fondasi layanan melalui penguatan infrastruktur operasional sepanjang 2025. Salah satu contohnya adalah ekspansi fasilitas hub yang dilengkapi mesin X-ray. Mesin ini dilengkapi teknologi AI untuk membantu proses identifikasi dan penyortiran barang.
Lion Parcel juga mengimplementasikan teknologi AI untuk memvalidasi bukti pengiriman secara lebih efektif. Teknologi ini membantu memastikan kepatuhan terhadap prosedur pengiriman serta meningkatkan akurasi dan keandalan layanan.
Dalam aspek Customer Experience, Lion Parcel terus meningkatkan adaptasi teknologi. Virtual Assistant LIONA kini menggunakan Generative AI model terbaru yang mampu memahami percakapan secara lebih mendalam. Dengan kapabilitas ini, LIONA kini telah menjawab lebih dari 80 persen kebutuhan pelanggan.









