Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    BYD Atto 2 segera masuk Indonesia: Fast charging 82 kW siap guncang pasar SUV listrik

    14 Mei 2026

    Cara Warung Banyuwangi Pertahankan Rasa Asli Kuliner Kemiren dengan Tungku

    14 Mei 2026

    Live Streaming Bali United vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Kick-off Pukul 19.00 WIB

    14 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 14 Mei 2026
    Trending
    • BYD Atto 2 segera masuk Indonesia: Fast charging 82 kW siap guncang pasar SUV listrik
    • Cara Warung Banyuwangi Pertahankan Rasa Asli Kuliner Kemiren dengan Tungku
    • Live Streaming Bali United vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Kick-off Pukul 19.00 WIB
    • Data Terbaru 10 Mei 2026, Cek Bansos PKH-BPNT
    • Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H, Ini Keistimewaan Menurut Buya Yahya
    • Trump menolak tawaran damai Iran, upaya hentikan perang Timur Tengah terhambat
    • Maung MV3 Garuda Limousine Jadi Simbol Diplomasi Industri Indonesia
    • Bernardo Tavares Berdiri! Puji Semangat Ichsas, Dimas, dan Tata Saat Persebaya Dilanda Cedera
    • 41 Persen Sampah Berasal dari Horeka, Gubernur Koster Minta Pengusaha Kelola Sampah Sendiri
    • 12 Tanda Kuku Orang Sakit Ginjal, Ketahui Jenisnya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Transportasi Online Menggerus Sisa 93 Unit Angkutan Pedesaan di Malang

    Transportasi Online Menggerus Sisa 93 Unit Angkutan Pedesaan di Malang

    adm_imradm_imr5 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penurunan Jumlah Angkutan Pedesaan di Kabupaten Malang

    Jumlah angkutan pedesaan di Kabupaten Malang mengalami penurunan yang signifikan. Dari 414 unit pada tahun 2017, kini hanya tersisa 93 unit pada tahun 2023. Perubahan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kondisi kendaraan yang sudah tua, rute yang tidak dinamis, serta persaingan dari transportasi online yang lebih fleksibel dan mudah diakses.

    Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Tri Hemantoro, menjelaskan bahwa dari total 414 unit angkutan pedesaan yang tercatat sejak 2017, hanya 93 unit yang memperpanjang kartu pengawasan terakhir pada 2023. Ia menyatakan bahwa alasan utama penurunan jumlah angkutan ini adalah karena kondisi kendaraan yang sudah tua dan pelayanan yang kurang optimal.

    Di samping itu, kehadiran transportasi online seperti ojek online dan mobil online telah menggeser preferensi masyarakat. Layanan ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas, seperti penjemputan dan pengantaran langsung ke depan rumah atau lokasi tujuan. Hal ini membuat angkutan pedesaan kesulitan bersaing.

    Dari 93 unit angkutan pedesaan yang tersisa, sebagian besar beroperasi di beberapa kecamatan seperti Kepanjen, Gunung Kawi, Singosari, Lawang, Karangploso, Tumpang, dan Gondanglegi. Padahal, Kabupaten Malang memiliki 33 kecamatan secara keseluruhan. Penurunan jumlah angkutan ini juga berdampak pada terminal dan halte. Pada 2024 lalu, retribusi untuk angkutan umum masuk terminal telah dibebaskan.

    “Ke halte juga sudah pasti berdampak, kalau angkutannya sedikit berarti kan yang menggunakan juga sedikit. Tapi sebagai fasilitas umum tetap kami lakukan pemeliharaan,” tambahnya.

    Selain itu, Dinas Perhubungan tidak ingin angkutan pedesaan menjadi tinggal kenangan. Pihaknya berupaya membantu perbaikan angkutan pedesaan agar tetap eksis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan kelengkapan kendaraan seperti papan jurusan untuk mempermudah pengguna melihat rute. Selain itu, pihak dinas juga memberikan identitas pengemudi berupa rompi dan melakukan sosialisasi kepada para pengemudi.

    Ada wacana bahwa angkutan pedesaan dapat dialihkan menjadi angkutan sekolah. Namun, inovasi ini akan dikaji terlebih dahulu sebagai bentuk terobosan agar angkutan pedesaan tetap ada. “Kalau memang nanti pemerintah mendukung untuk optimalisasi angkutan pedesaan, akan kita kaji dan bisa diterapkan,” tegas Tri Hemantoro.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Angkutan Pedesaan

    • Kondisi kendaraan yang sudah tua

      Banyak angkutan pedesaan yang digunakan dalam waktu lama, sehingga kondisi kendaraan tidak lagi optimal. Hal ini memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna.

    • Rute yang tidak dinamis

      Rute angkutan pedesaan sering kali tidak fleksibel, sehingga sulit menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

    • Persaingan transportasi online

      Layanan transportasi online seperti ojek online dan mobil online menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan angkutan pedesaan konvensional.

    • Perubahan perilaku masyarakat

      Masyarakat kini lebih memilih layanan yang cepat dan mudah diakses, sehingga angkutan pedesaan yang kurang modern menjadi kurang diminati.

    Upaya Pemerintah untuk Melestarikan Angkutan Pedesaan

    • Pemberian kelengkapan kendaraan

      Dinas Perhubungan memberikan papan jurusan untuk memudahkan pengguna mengenali rute angkutan.

    • Pemenuhan identitas pengemudi

      Pengemudi angkutan pedesaan diberikan rompi sebagai identitas resmi.

    • Sosialisasi kepada pengemudi

      Dilakukan pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkutan pedesaan.

    • Inovasi angkutan pedesaan

      Ada wacana untuk mengalihkan angkutan pedesaan menjadi angkutan sekolah, jika dukungan pemerintah diperoleh.

    Tantangan dan Harapan Masa Depan

    Meskipun jumlah angkutan pedesaan mengalami penurunan, pihak Dinas Perhubungan tetap berkomitmen untuk melestarikannya. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, harapan besar diarahkan pada keberlanjutan angkutan pedesaan sebagai bagian dari sistem transportasi yang inklusif dan ramah lingkungan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pemuda Malang Tewas Lawan Pencuri dengan Senter dan Kekuatan Hati

    By adm_imr14 Mei 20261 Views

    Tradisi Suro di Makam Ki Ageng Gribig, Ritual Sakral Tahun Baru Islam

    By adm_imr11 Mei 20261 Views

    Ketua Komite SMPN 4 Kepanjen Tidak Bisa Jelaskan Peruntukan Pungutan Rp 3 Juta dan SPP Rp 250 Ribu

    By redaksi11 Mei 20269,357 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    BYD Atto 2 segera masuk Indonesia: Fast charging 82 kW siap guncang pasar SUV listrik

    14 Mei 2026

    Cara Warung Banyuwangi Pertahankan Rasa Asli Kuliner Kemiren dengan Tungku

    14 Mei 2026

    Live Streaming Bali United vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Kick-off Pukul 19.00 WIB

    14 Mei 2026

    Data Terbaru 10 Mei 2026, Cek Bansos PKH-BPNT

    14 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?