Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    10 October 2026
    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    10 October 2026
    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    10 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
    • Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari
    • Menagih Janji Kesejahteraan Guru Honorer demi Masa Depan Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    • Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi
    • Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global
    • Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!
    • Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban
    • Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Transportasi Online Menggerus Sisa 93 Unit Angkutan Pedesaan di Malang

    Transportasi Online Menggerus Sisa 93 Unit Angkutan Pedesaan di Malang

    adm_imradm_imr5 February 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penurunan Jumlah Angkutan Pedesaan di Kabupaten Malang

    Jumlah angkutan pedesaan di Kabupaten Malang mengalami penurunan yang signifikan. Dari 414 unit pada tahun 2017, kini hanya tersisa 93 unit pada tahun 2023. Perubahan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kondisi kendaraan yang sudah tua, rute yang tidak dinamis, serta persaingan dari transportasi online yang lebih fleksibel dan mudah diakses.

    Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Tri Hemantoro, menjelaskan bahwa dari total 414 unit angkutan pedesaan yang tercatat sejak 2017, hanya 93 unit yang memperpanjang kartu pengawasan terakhir pada 2023. Ia menyatakan bahwa alasan utama penurunan jumlah angkutan ini adalah karena kondisi kendaraan yang sudah tua dan pelayanan yang kurang optimal.

    Di samping itu, kehadiran transportasi online seperti ojek online dan mobil online telah menggeser preferensi masyarakat. Layanan ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas, seperti penjemputan dan pengantaran langsung ke depan rumah atau lokasi tujuan. Hal ini membuat angkutan pedesaan kesulitan bersaing.

    Dari 93 unit angkutan pedesaan yang tersisa, sebagian besar beroperasi di beberapa kecamatan seperti Kepanjen, Gunung Kawi, Singosari, Lawang, Karangploso, Tumpang, dan Gondanglegi. Padahal, Kabupaten Malang memiliki 33 kecamatan secara keseluruhan. Penurunan jumlah angkutan ini juga berdampak pada terminal dan halte. Pada 2024 lalu, retribusi untuk angkutan umum masuk terminal telah dibebaskan.

    “Ke halte juga sudah pasti berdampak, kalau angkutannya sedikit berarti kan yang menggunakan juga sedikit. Tapi sebagai fasilitas umum tetap kami lakukan pemeliharaan,” tambahnya.

    Selain itu, Dinas Perhubungan tidak ingin angkutan pedesaan menjadi tinggal kenangan. Pihaknya berupaya membantu perbaikan angkutan pedesaan agar tetap eksis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan kelengkapan kendaraan seperti papan jurusan untuk mempermudah pengguna melihat rute. Selain itu, pihak dinas juga memberikan identitas pengemudi berupa rompi dan melakukan sosialisasi kepada para pengemudi.

    Ada wacana bahwa angkutan pedesaan dapat dialihkan menjadi angkutan sekolah. Namun, inovasi ini akan dikaji terlebih dahulu sebagai bentuk terobosan agar angkutan pedesaan tetap ada. “Kalau memang nanti pemerintah mendukung untuk optimalisasi angkutan pedesaan, akan kita kaji dan bisa diterapkan,” tegas Tri Hemantoro.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Angkutan Pedesaan

    • Kondisi kendaraan yang sudah tua

      Banyak angkutan pedesaan yang digunakan dalam waktu lama, sehingga kondisi kendaraan tidak lagi optimal. Hal ini memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna.

    • Rute yang tidak dinamis

      Rute angkutan pedesaan sering kali tidak fleksibel, sehingga sulit menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

    • Persaingan transportasi online

      Layanan transportasi online seperti ojek online dan mobil online menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan angkutan pedesaan konvensional.

    • Perubahan perilaku masyarakat

      Masyarakat kini lebih memilih layanan yang cepat dan mudah diakses, sehingga angkutan pedesaan yang kurang modern menjadi kurang diminati.

    Upaya Pemerintah untuk Melestarikan Angkutan Pedesaan

    • Pemberian kelengkapan kendaraan

      Dinas Perhubungan memberikan papan jurusan untuk memudahkan pengguna mengenali rute angkutan.

    • Pemenuhan identitas pengemudi

      Pengemudi angkutan pedesaan diberikan rompi sebagai identitas resmi.

    • Sosialisasi kepada pengemudi

      Dilakukan pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkutan pedesaan.

    • Inovasi angkutan pedesaan

      Ada wacana untuk mengalihkan angkutan pedesaan menjadi angkutan sekolah, jika dukungan pemerintah diperoleh.

    Tantangan dan Harapan Masa Depan

    Meskipun jumlah angkutan pedesaan mengalami penurunan, pihak Dinas Perhubungan tetap berkomitmen untuk melestarikannya. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, harapan besar diarahkan pada keberlanjutan angkutan pedesaan sebagai bagian dari sistem transportasi yang inklusif dan ramah lingkungan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

    By redaksi25 September 20264,441 Views

    Waspada Modus Pembeli Borongan, Toko Sembako Adib Nyaris Jadi Sasaran Penipuan

    By redaksi12 September 20267,035 Views

    Bukan jumlah, Mazda fokus pada optimalisasi dealer yang ada

    By adm_imr26 August 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    10 October 2026
    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

    10 October 2026
    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    10 October 2026
    Menagih Janji Kesejahteraan Guru Honorer demi Masa Depan Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia

    Menagih Janji Kesejahteraan Guru Honorer demi Masa Depan Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia

    9 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?