Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jatim Terpopuler: Karangan Bunga Warga Madiun untuk Maidi, Pohon Tumbang di Jalan Tawangmangu

    2 Februari 2026

    Polres Jayawijaya Masih Gunakan KUHP Lama

    2 Februari 2026

    Pasar Gempol Malam Siap Jadi Grosir Sayur Tingkatkan PAD Pasuruan

    2 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 2 Februari 2026
    Trending
    • Jatim Terpopuler: Karangan Bunga Warga Madiun untuk Maidi, Pohon Tumbang di Jalan Tawangmangu
    • Polres Jayawijaya Masih Gunakan KUHP Lama
    • Pasar Gempol Malam Siap Jadi Grosir Sayur Tingkatkan PAD Pasuruan
    • Pembaruan Transfer Arema FC: Bintang Muda Borneo FC Datang, Bomber Persib Gagal?
    • Prabowo Tambah Pesanan 70.000 Becak Listrik ke Pindad
    • Batu Situs Purbakala Blitar Dicuri Warga, BPKW XI Undang Penyidik Polda Jatim
    • Mobil Listrik DFSK Gelora E Meledak, Jawaban Produsen Mengejutkan
    • BYD siapkan sistem daur ulang kendaraan listrik di Indonesia
    • Bukan Pemecatan, Pemkot Blitar Akhiri Outsourcing dan THL karena Kontrak Habis
    • Motor listrik Polytron tahan banjir hingga 1 meter, tapi jangan dijadikan kebiasaan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Warga Pindahkan Arca Bersejarah di Blitar Akibat Bisikan Gaib, Kades: Tidak Ada Niat Ekonomi

    Warga Pindahkan Arca Bersejarah di Blitar Akibat Bisikan Gaib, Kades: Tidak Ada Niat Ekonomi

    adm_imradm_imr2 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    BLITAR, Infomalangraya.com

    – Sejumlah kecil warga yang diduga sebagai penganut aliran kepercayaan telah mengambil artefak berupa balok batu dan arca dari situs purbakala yang dikenal sebagai Situs Mejo Miring di area hutan jati Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

    Tindakan tersebut memicu respons dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XI yang mengirimkan tim untuk melakukan penyelidikan serta upaya pengembalian 12 item artefak purbakala ke situs asalnya. BPKW XI juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap para pelaku pekan depan sebagai langkah awal dalam proses hukum atas tindakan yang dinilai melanggar peraturan.

    Namun, Kepala Desa Siraman, Budi Arif, menyampaikan bahwa para pelaku tidak memiliki motif ekonomi dalam pemindahan artefak purbakala itu ke rumah tokoh dari kelompok kecil warga penganut aliran kepercayaan bernama Mbah Saimun.

    “Tujuan mengambil batu-batu itu untuk merawat situs. Dan saya sudah lihat sendiri, sebetulnya barang-barang itu aman disimpan di rumah Mbah Mun (Saimun),” ujar Budi kepada Infomalangraya.com melalui telepon, Jumat (23/1/2026) sore.

    “Tidak ada niat mereka untuk memperjualbelikan barang-barang itu. Kemarin, kita sudah cek semua, barangnya utuh,” tambah Budi.

    Menurut Budi, pengambilan 12 artefak yang terdiri dari balok-balok batu serta dua buah arca itu dilakukan oleh empat orang dari kelompok Mbah Saimun karena apa yang mereka sebut sebagai perintah gaib.

    Kata Budi, Mbah Saimun mengaku mendapatkan bisikan gaib berisi perintah untuk memindahkan benda-benda tersebut ke rumahnya namun dengan tujuan untuk dirawat.

    “Katanya ada bisikan gaib atau apa ya. Meminta agar benda-benda dipindahkan. Tujuannya untuk dirawat dan aman. Mungkin digunakan juga untuk ritual atau doa,” kata Budi.

    Menurut Budi, pemindahan benda-benda purbakala dari Situs Mejo Miring tidak bertujuan merusak situs karena kelompok Mbah Saimun juga yang selama bertahun-tahun merawat situs tersebut.

    “Dan orang-orangnya ini kan sebenarnya sudah lanjut usia semua. Termasuk Mbah Mun sendiri usianya sudah 70 tahun apa 80 tahun lebih,” tuturnya.

    Pengambilan benda-benda dari Situs Mejo Miring oleh kelompok Mbah Saimun, kata dia, dilakukan dalam beberapa tahap. Terakhir, pengambilan dilakukan sekitar dua pekan lalu.

    “Sebenarnya dulu-dulu juga sudah terjadi. Tapi setelah diingatkan terus dikembalikan,” ujarnya.

    Namun kali ini, ujar Budi, kelompok Mbah Saimun tidak bersedia mengembalikan sendiri benda-benda yang diambil dari Situs Mejo Miring.

    Kata Budi, kelompok Mbah Saimun mengaku mendapatkan larangan gaib untuk mengembalikan benda-benda tersebut ke tempat asalnya.

    “Kalau disuruh mengembalikan mereka tidak mau. Tapi kalau orang lain, kita ambil dan kembalikan, mereka tidak masalah. Mereka tidak akan mencegah,” ungkapnya.

    Menurut Budi, saat ini pengembalian benda-benda tersebut ke Situs Mejo Miring tinggal menunggu perintah BPKW XI.

    Situs tersebut disebut Situs Mejo Miring, kata Budi, karena ketika pertama kali ditemukan batu lingga yoni yang berbentuk menyerupai meja itu dalam posisi miring.

    Dia menduga situs tersebut telah ditemukan sejak era pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

    “Waktu saya masih kecil situs itu sudah ada,” pungkasnya.

    Post Views: 16

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pasar Gempol Malam Siap Jadi Grosir Sayur Tingkatkan PAD Pasuruan

    By adm_imr2 Februari 20260 Views

    Batu Situs Purbakala Blitar Dicuri Warga, BPKW XI Undang Penyidik Polda Jatim

    By adm_imr2 Februari 20260 Views

    Bukan Pemecatan, Pemkot Blitar Akhiri Outsourcing dan THL karena Kontrak Habis

    By adm_imr2 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Putin Says Western Sanctions are Akin to Declaration of War

    9 Januari 2020

    Investors Jump into Commodities While Keeping Eye on Recession Risk

    8 Januari 2020

    Marquez Explains Lack of Confidence During Qatar GP Race

    7 Januari 2020

    There’s No Bigger Prospect in World Football Than Pedri

    6 Januari 2020
    Berita Populer

    Dengan tren positif, PSMS Medan incar poin di kandang Garudayaksa FC

    Nasional 1 Februari 2026

    Persiapan Matang PSMS Medan Menghadapi Garudayaksa FC PSMS Medan akan menghadapi laga penting melawan Garudayaksa…

    Kronologi Pemulihan Dua Markas KKB-OPM di Yahukimo oleh TNI

    31 Januari 2026

    PKH Tahap 1 2026 Cair, Ini Cara Cek Penerima Online

    31 Januari 2026

    Kekalahan dari Vietnam Jadi Bencana Memalukan bagi Timnas U-23 Indonesia, Media Korea Soroti Deja Vu

    1 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?