Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengakuan Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi tentang hubungan mereka mulai terbuka

    20 Mei 2026

    Jadwal dan Live Streaming Semen Padang vs Persebaya Surabaya! Misi Tavares Lampaui Empat Besar

    20 Mei 2026

    Rupiah Rekor Baru, Purbaya: Jangan Khawatir, Dasar Ekonomi Kuat

    20 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 20 Mei 2026
    Trending
    • Pengakuan Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi tentang hubungan mereka mulai terbuka
    • Jadwal dan Live Streaming Semen Padang vs Persebaya Surabaya! Misi Tavares Lampaui Empat Besar
    • Rupiah Rekor Baru, Purbaya: Jangan Khawatir, Dasar Ekonomi Kuat
    • Keuntungan dan Kerugian Intervensi Pemerintah pada Biaya Komisi Penjual Shopee-TikTok Shop
    • Sidang Isbat Tetapkan Idul Adha 2026, Muhammadiyah Pastikan 27 Mei
    • Ramalan zodiak Cancer hari Sabtu, 16 Mei 2026: Rezeki dan percintaan membaik
    • Arti kata glazing dan maknanya dalam bahasa gaul hingga hubungan asmara
    • Siswi LCC MPR Dapat Beasiswa ke China, Bima Yudho Curigai Hal Ini
    • Semesta Buku 2026: Tujuan Liburan Favorit Bandung
    • Kekecewaan Artis Terhadap Hukuman 18 Tahun Nadiem, Inul: Bahaya Jadi Tumbal
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»50.000 Karyawan Samsung Ancam Mogok Kerja 18 Hari

    50.000 Karyawan Samsung Ancam Mogok Kerja 18 Hari

    adm_imradm_imr20 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Perusahaan Teknologi Terbesar Dunia Menghadapi Persoalan Internal

    Samsung Electronics, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, kini sedang menghadapi tantangan besar dalam bentuk aksi mogok kerja yang dilakukan oleh serikat pekerja. Aksi tersebut akan berlangsung selama 18 hari dan dimulai pada pekan depan. Pihak serikat pekerja menyatakan bahwa sekitar 41.000 dari total pekerja telah menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam aksi ini, sementara jumlahnya bisa meningkat menjadi lebih dari 50.000 orang.

    Ketua serikat pekerja Samsung Electronics, Choi Seung-ho, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan kembali melakukan negosiasi dengan manajemen perusahaan sebelum tuntutan utama mereka dipenuhi. Tuntutan utama tersebut berkaitan dengan bonus berbasis kinerja yang diberikan kepada para pekerja. “Kami bersedia berdiskusi setelah 7 Juni. Kami berniat menggunakan hak yang dijamin konstitusi,” ujarnya.

    Meskipun manajemen Samsung telah mengajukan proposal baru untuk melanjutkan pembicaraan tanpa prasyarat, serikat pekerja tetap menolak untuk kembali berunding. Perselisihan antara kedua belah pihak terkait bonus kinerja membuat negosiasi kembali buntu. Pemerintah Korea Selatan juga turun tangan sebagai mediator, namun dua hari mediasi yang dilakukan tidak berhasil mencapai kesepakatan.

    Risiko Produksi dan Dampak Global

    Keputusan serikat pekerja memperbesar risiko gangguan produksi di perusahaan yang merupakan pembuat cip memori terbesar dunia. Selain itu, hal ini juga memunculkan ancaman baru bagi rantai pasok semikonduktor global, terutama di tengah ledakan permintaan cip kecerdasan buatan (AI).

    Tuntutan utama dari serikat pekerja adalah mengenai skema bonus berbasis laba dari bisnis semikonduktor AI Samsung. Saat ini, bisnis ini sedang menikmati lonjakan keuntungan akibat tren peningkatan permintaan global. Dalam proposal terbaru, manajemen Samsung menawarkan sistem bonus yang sudah ada, tetapi juga membuka opsi perhitungan bonus berdasarkan 10% laba operasi atau economic value added (EVA). Perusahaan juga menawarkan skema kompensasi khusus yang dapat menciptakan struktur insentif lebih fleksibel.

    Namun, serikat pekerja menuntut bonus tetap sebesar 15% dari laba operasi divisi semikonduktor, sekaligus meminta penghapusan batas maksimum pembayaran bonus. Manajemen Samsung kembali meminta pekerja melanjutkan negosiasi sambil menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang berkembang.

    Pengembangan Cip AI dan Investasi Besar

    Dalam catatan Bisnis, cip AI menjadi salah satu lini bisnis andalan Samsung Electronics. Perusahaan berencana mengalokasikan dana investasi lebih dari 110 triliun won atau Rp1.247 triliun untuk ekspansi kapasitas dan riset cip AI pada 2026. Alokasi ini menjadi komitmen modal tahunan terbesar dalam sejarah perusahaan untuk menjaga posisi terdepan di tengah ledakan permintaan teknologi global.

    Strategi ekspansi Samsung melampaui perkiraan belanja modal Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) yang menetapkan dana sekitar US$50 miliar untuk tujuan serupa. Keputusan ini menandai pergeseran fokus perusahaan dalam merespons permintaan yang didorong oleh evolusi AI.

    Chief Executive Officer (CEO) Samsung Electronics, Jun Young-hyun, menyatakan bahwa kemunculan agentic AI telah memicu ledakan pesanan yang sangat besar untuk memori dan penyimpanan kelas server. Perusahaan kini memprioritaskan pengembangan cip AI generasi berikutnya serta proses foundry yang lebih canggih. “Munculnya agentic AI memicu lonjakan pesanan eksplosif, tidak hanya untuk memori bandwidth tinggi (HBM), tetapi juga penyimpanan kelas server,” ujarnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Alarm Pasar Elektronik Berdering, Kekurangan Cip dan Kurs Melemah

    By adm_imr20 Mei 20261 Views

    Pusat SPKLU PIK 2 Hadirkan Teknologi Cepat dan Nuansa Pantai Aloha

    By adm_imr20 Mei 20261 Views

    5 Fakta Regenerative Braking EV, Apakah Hemat Energi?

    By adm_imr20 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengakuan Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi tentang hubungan mereka mulai terbuka

    20 Mei 2026

    Jadwal dan Live Streaming Semen Padang vs Persebaya Surabaya! Misi Tavares Lampaui Empat Besar

    20 Mei 2026

    Rupiah Rekor Baru, Purbaya: Jangan Khawatir, Dasar Ekonomi Kuat

    20 Mei 2026

    Keuntungan dan Kerugian Intervensi Pemerintah pada Biaya Komisi Penjual Shopee-TikTok Shop

    20 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?