Kasus ART yang Menganiaya Anak Majikan, Ayah Korban Pilih Memaafkan
Seorang asisten rumah tangga (ART) di Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat, terekam CCTV memukul anak majikannya hingga hidung berdarah. Video kekerasan tersebut viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Kejadian ini bukanlah kali pertama terjadi. Setelah melihat rekaman CCTV, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya setelah sebelumnya berdalih bahwa luka pada korban disebabkan oleh kebiasaan mengupil.
Ayah korban, Fikri, memilih untuk memaafkan pelaku dan fokus pada pemulihan trauma putranya. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi melindungi masa depan anaknya serta menghindari dampak sosial negatif bagi keluarga pelaku.
Detik-Detik Kekerasan yang Terekam CCTV
Dalam video CCTV, terlihat awalnya ART sedang menyuapi anak majikannya di depan televisi. Tiba-tiba, anak Fikri tersedak dan ingin memuntahkan makanan dari mulutnya. Hal ini membuat sang pengasuh marah dan langsung memelototi korban.
Pelaku kemudian memberikan minum kepada anak majikannya, tetapi ditolak. Tanpa pikir panjang, ART langsung menghajar kepala korban hingga hidungnya berdarah dan ia menangis keras.
Tangisan anak Fikri membuat neneknya yang ada di rumah segera bergegas mendekati korban. Nenek tersebut kemudian menghubungi anak-anaknya untuk segera pulang.
Setibanya di rumah, Fikri langsung mengecek rekaman CCTV untuk melihat kejadian yang terjadi di rumahnya. Saat ditanya, pelaku mengelak bahwa ia telah memukuli anak Fikri.
“Saya langsung konfirmasi kepada yang bersangkutan, yang bersangkutan jawaban pertamanya itu berbohong, mengatakan ngupil segala macam,” kata Fikri dalam wawancara di kanal YouTube tv one news, Selasa (17/2/2026).
Sempat tidak mengaku, pelaku akhirnya tak berkutik setelah diberikan rekaman CCTV. Pelaku lalu mengakui perbuatan jahatnya ke korban.
“Lalu saya konfirmasi, saya berikan videonya, beliau (pelaku) mengatakan bahwa beliau mengakuinya melakukan itu semua,” pungkas Fikri.
Ayah Korban Tak Laporkan ART ke Polisi
Meskipun kasus ini viral hingga dikomentari oleh banyak orang, termasuk artis Lesti Kejora, Fikri memilih untuk tidak melaporkan ART ke polisi.
“Saya mempertimbangkan banyak hal, kalau mau melaporkan ke polisi, saya pun sangat bisa. Sangat bisa sekali untuk melaporkan ke polisi,” ujar Fikri.
Alasan Fikri adalah karena iba dengan sosok pelaku yang memiliki banyak anak dan cucu. Sebelum kasus ini viral, Fikri pernah mengobrol dengan pelaku dan bertanya soal keluarganya.
“Tapi saya mempertimbangkan dia (pelaku) punya anak. Saya pernah mengobrol secara intim dengan dia, dia punya empat anak. Dia punya cucu juga, masih pada kecil, ada juga yang seumuran dengan anak saya,” akui Fikri.
Fikri ogah memenjarakan pelaku karena khawatir nasib cucu dan anak-anak pelaku akan terganggu. “Saya enggak mau cucunya itu di kemudian hari menjadi korban bullying hanya karena neneknya masuk penjara. Anaknya nanti enggak punya teman. Saya tidak mau hal itu terjadi dan mengorbankan anak,” ujar Fikri.
Karenanya, Fikri menyebut bahwa pelaku sudah cukup dapat hukuman sosial dari netizen di media sosial atas perbuatannya. Ia berharap pelaku masih bisa bekerja untuk mencari nafkah, tapi bukan sebagai ART atau pengasuh anak.
“Menurut saya, sanksi sosial sudah cukup bagi orang yang bersangkutan tersebut sehingga yang bersangkutan masih bisa bekerja, tapi bukan sebagai ART menjaga anak,” kata Fikri.
Alih-alih melaporkan pelaku ke polisi, Fikri memilih untuk menyelamatkan masa depan sang putra. “Pihak yang berwenang pun, pak lurah, semuanya sudah menawarkan banyak bantuan untuk keluarga kami untuk pendampingan, bahkan dari Komisi Perlindungan Anak. Tapi fokus saya sekarang itu bukan untuk memidanakan, fokus saya adalah untuk trauma healing putra saya, tumbuh kembang putra saya, supaya tidak ada dampak panjang untuk saya, putra saya di masa depan,” ungkap Fikri.
Artis Lesti Kejora Ikut Kesal
Kasus ART menganiaya anak majikan itu viral dan menarik perhatian artis Lesti Kejora. Secara khusus, dalam akun Instagram story-nya, Lesti memosting video detik-detik ART tersebut menyiksa anak majikan.
Ikut kesal, Lesti tampak tak habis pikir dengan kekejaman ART tersebut. Karenanya, istri Rizky Billar itu menyebut bahwa pelaku bukanlah manusia.
“Iblissss bia***,” tulis Lesti dalam unggahannya di akun Instagram-nya, Selasa (17/2/2026).







