Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Polisi ungkap peredaran bawang bombai impor tidak sesuai standar di Malang

    11 Maret 2026

    Makanan dan Minuman Awalan Huruf R untuk Challenge Makan Saat Buka Puasa di Minimarket

    11 Maret 2026

    Dukungan Budaya Surabaya: Ruang Kreatif dan Pagelaran Terus Menerus

    11 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • Polisi ungkap peredaran bawang bombai impor tidak sesuai standar di Malang
    • Makanan dan Minuman Awalan Huruf R untuk Challenge Makan Saat Buka Puasa di Minimarket
    • Dukungan Budaya Surabaya: Ruang Kreatif dan Pagelaran Terus Menerus
    • Mengapa Motor MotoGP Cepat Saat Start? Ini Jawabannya
    • Empat Motor Listrik Roda Tiga Terbaik dan Harganya
    • Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Maret-April 2026: Luwuk-Gorontalo, 1 Mei Lembar-Denpasar
    • 7 rekomendasi suplemen untuk kembali lancarkan ASI
    • Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran
    • Tunjangan Guru Madrasah Cair Bertahap Pekan Ini
    • Prediksi Skor Tondela vs Rio Ave di Liga Portugal, 10 Maret 2026 Pukul 03.15 WIB
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Trump Kaget Iran Tak Menyerah Meski AS Kirim Kapal Induk dan Pesawat Tempur

    Trump Kaget Iran Tak Menyerah Meski AS Kirim Kapal Induk dan Pesawat Tempur

    adm_imradm_imr28 Februari 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kekhawatiran AS terhadap Sikap Iran

    Utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump merasa heran dengan sikap keras kepala Iran yang tidak kunjung “menyerah”, meskipun Washington telah mengerahkan kekuatan militer secara besar-besaran di kawasan Timur Tengah. Dalam wawancara di Fox News bersama menantu Trump, Lara Trump, Witkoff menjelaskan bahwa Presiden terus memantau posisi Iran jika kesepakatan gagal dicapai.

    Witkoff pun mengakui bahwa membawa Iran ke titik penyerahan diri bukanlah perkara mudah bagi AS. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks negosiasi krusial antara Washington dan Teheran di Jenewa, Swiss. Perundingan ini dipandang sebagai upaya diplomatik terakhir untuk mencegah pecahnya aksi militer terbuka di kawasan tersebut.

    “Beliau (Trump) penasaran mengapa mereka belum menyerah. Mengapa di bawah tekanan ini, dengan jumlah kekuatan angkatan laut yang ada di sana, mereka tidak datang dan berkata, ‘Kami tidak menginginkan senjata nuklir, inilah yang siap kami lakukan’,” ujar Witkoff dalam wawancara di Fox News, sebagaimana dikutip dari AFP.

    Ultimatum 15 Hari dan Ancaman Militer

    Isu ketegangan konflik AS-Iran 2026 ini semakin memuncak setelah Trump memberikan tenggat waktu paling lama 15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. Jika kesepakatan gagal diraih, Washington mengancam akan memberikan “konsekuensi berat” yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Witkoff juga mengonfirmasi telah bertemu dengan Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran yang kini diasingkan di AS, atas arahan langsung dari Presiden Trump. Meski tidak merinci detail pertemuan, hal ini memicu spekulasi bahwa AS tengah mempertimbangkan dukungan terhadap tokoh oposisi sebagai bagian dari kebijakan menekan rezim Teheran.

    Tanggapan Iran: “Trump Tidak Akan Berhasil”

    Merespons tekanan bertubi-tubi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan bahwa ancaman militer Trump tidak akan mampu menghancurkan negaranya. Senada dengan Khamenei, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pihaknya tengah menyiapkan draf proposal perjanjian yang diharapkan siap dalam beberapa hari ke depan.

    Teheran saat ini berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, mereka membantah berupaya membangun senjata nuklir. Namun di sisi lain, Iran sangat membutuhkan pencabutan sanksi ekonomi AS yang telah melumpuhkan ekonomi nasional dan memicu gelombang protes anti-pemerintah sejak Desember lalu.

    Situasi yang Menegangkan

    Langkah Donald Trump vs Iran ini akan menjadi penentu stabilitas global dalam dua pekan ke depan, seiring berakhirnya masa ultimatum yang diberikan oleh Gedung Putih. Saat ini, dunia sedang mengawasi dengan cermat apakah Iran akan mengambil langkah yang diharapkan oleh AS atau justru memperkuat posisinya.

    Dalam situasi seperti ini, penting bagi semua pihak untuk mencari solusi damai dan menghindari konflik yang bisa berdampak luas. Dengan kekuatan militer yang sudah dikerahkan, AS berharap Iran dapat menunjukkan tanda-tanda kompromi. Namun, Iran tampaknya tidak ingin menyerah begitu saja, yang membuat situasi semakin memanas.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    All England Open 2026 – Taufik Hidayat Beri Nasihat, Semua Wakil Indonesia Gugur di Babak 8 Besar

    By adm_imr10 Maret 20261 Views

    Jalur udara lumpuh, penerbangan repatriasi Timur Tengah dipercepat

    By adm_imr10 Maret 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Polisi ungkap peredaran bawang bombai impor tidak sesuai standar di Malang

    11 Maret 2026

    Makanan dan Minuman Awalan Huruf R untuk Challenge Makan Saat Buka Puasa di Minimarket

    11 Maret 2026

    Dukungan Budaya Surabaya: Ruang Kreatif dan Pagelaran Terus Menerus

    11 Maret 2026

    Mengapa Motor MotoGP Cepat Saat Start? Ini Jawabannya

    11 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?