Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya

    4 April 2026

    Tradisi Puter Kayun Banyuwangi, Dari Dokar Hias Sampai Cerita Mistis Watu Dodol

    4 April 2026

    2.432 siswa lulus SNBP UNS 2026, ini 10 prodi paling diminati

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya
    • Tradisi Puter Kayun Banyuwangi, Dari Dokar Hias Sampai Cerita Mistis Watu Dodol
    • 2.432 siswa lulus SNBP UNS 2026, ini 10 prodi paling diminati
    • Mobil Hybrid Boleh Gunakan Plat Biru? Ini Aturannya
    • Tari Beskalan Malang, dari Ritual ke Pesta Tamu
    • Sholawat Adnani: Lengkap dengan Latin, Arti, dan Manfaat
    • 8 penyebab gatal di selangkangan wanita, jangan salah asumsi
    • Hojicha Jadi Tren Minuman, Genmai Milk Tea Tambah Pilihan Menu Musiman
    • Man United Didesak Rekrut Bintang Incaran Arsenal dan Liverpool
    • Kalender April 2026: 2 April, Hari Autisme Sedunia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Niat dan cara salat dhuha 2 rakaat

    Niat dan cara salat dhuha 2 rakaat

    adm_imradm_imr5 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ringkasan tentang Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha adalah salah satu bentuk shalat sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam, terutama selama bulan Ramadhan. Sholat ini dilakukan dua rakaat seperti salat sunnah biasa dan dilaksanakan saat matahari mulai naik, sekitar 15 menit setelah terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Waktu dhuha juga didefinisikan sebagai waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (sekitar pukul enam atau tujuh pagi) hingga waktu zuhur.

    Sholat Dhuha dapat dilakukan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, dengan pelaksanaan setiap dua rakaat diakhiri salam. Umat Islam dapat mengerjakan sholat ini di sela aktivitas pagi sebagai bentuk syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang diberikan Allah SWT. Selain itu, Sholat Dhuha juga dikenal sebagai amalan untuk memohon kelapangan rezeki, pengampunan dosa, serta pahala yang berlipat ganda.

    Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

    Niat Sholat Dhuha adalah:
    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

    Artinya: “Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala.”

    Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat

    Berikut tata cara sholat dhuha:

    • Rakaat Pertama
    • Niat sholat Dhuha
    • Takbiratul Ihram
    • Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
    • Membaca Surah Al-Fatihah
    • Membaca Surah Ad-Dhuha
    • Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:
      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    • I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:
      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.
      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
    • Sujud dengan tumakninah lalu membaca:
      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Duduk di antara dua sujud lalu membaca:
      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
      Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, Berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    • Sujud lalu membaca:
      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Berdiri lagi

    • Rakaat Kedua

    • Membaca Surah Al-Fatihah
    • Membaca Surah As-Syams
    • Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:
      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    • I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:
      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.
      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
    • Sujud dengan tumakninah lalu membaca:
      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Duduk di antara dua sujud lalu membaca:
      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
      Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    • Sujud lalu membaca:
      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
    • Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
      Berikut bacaan Tasyahud Akhir:
      التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

    • Salam

    • Membaca doa sholat Dhuha.

    Bacaan Surah Ad-Dhuha

    Berikut bacaan Surah Ad-Dhuha:
    وَالضُّحٰىۙ

    Artinya: “Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah),”
    وَالَّيۡلِ اِذَا سَجٰىۙ

    Artinya: “dan demi malam apabila telah sunyi,”
    مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىؕ‏

    Artinya: “Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,”
    وَلَـلۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ لَّكَ مِنَ الۡاُوۡلٰىؕ

    Artinya: “dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.”
    وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيۡكَ رَبُّكَ فَتَرۡضٰىؕ

    Artinya: “Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.”
    اَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيۡمًا فَاٰوٰى

    Artinya: “Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),”
    وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى

    Artinya: “dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.”
    فَاَمَّا الۡيَتِيۡمَ فَلَا تَقۡهَرۡؕ

    Artinya: Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
    وَاَمَّا السَّآٮِٕلَ فَلَا تَنۡهَرۡؕ

    Artinya: “Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).”
    وَاَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ

    Artinya: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).”

    Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha

    Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha atau doa sholat dhuha:
    اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

    Artinya: “Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh”.

    Keutamaan Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha memiliki beberapa keutamaan yang dapat menjadi inspirasi bagi umat Muslim, antara lain:

    1. Penghapus Dosa

      Sholat Dhuha memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa yang telah dilakukan. Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap sendi tubuh manusia terdapat sedekah setiap pagi. Setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tahmid (yang diucapkan) adalah sedekah, setiap tasbih (yang diucapkan) adalah sedekah, dan dua rakaat Sholat Dhuha yang diwiridkan (dilakukan dengan rutin) adalah gantinya.” (HR Muslim)

    2. Penyebab Kesejahteraan

      Melalui Sholat Dhuha, seseorang dapat meraih kesejahteraan baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Rasulullah SAW bersabda, “Di setiap pagi, ada sedekah pada setiap sendi tulang dari setiap orang di antara kamu. Dan setiap tasbih adalah sedekah. Setiap Tahmid adalah sedekah, dan setiap Tahlil adalah sedekah, dan setiap takbir adalah sedekah, dan perintah yang ma’ruf adalah sedekah, dan mencegah yang munkar adalah sedekah, dan dua rakaat yang dikerjakan di waktu Dhuha adalah gantinya.” (HR Muslim)

    3. Diberi Rezeki yang Luas

      Sholat Dhuha juga dihubungkan dengan keberkahan rezeki. Rasulullah SAW bersabda, “Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, pada setiap sendinya wajib dikeluarkan sedekah. Maka dari itu, setiap orang di antara kamu wajib melakukan tasbih pada setiap sendi badannya. Setiap tasbih itu adalah sedekah. Kemudian berikanlah dua rakaat sebagai sholat Dhuha yang bisa memberikan keberkahan pada hari kalian.” (HR Ahmad)

    4. Mendapatkan Pahala Seperti Umrah

      Salah satu keutamaan Sholat Dhuha adalah mendapatkan pahala setara dengan umrah. Rasulullah SAW bersabda, “Di antara sholat yang Allah azza wa jalla perintahkan kepada hamba-hamba-Nya, sholat di waktu malam dan sholat di waktu siang (Dhuha). Dan sholat Dhuha itu adalah pahala umrah.” (HR At-Tirmidzi)

    5. Mendapat Perlindungan dari Kesulitan

      Melakukan Sholat Dhuha dapat menjadi benteng perlindungan dari kesulitan dan cobaan. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan sholat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah istana di surga.” (HR At-Tirmidzi)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sholawat Adnani: Lengkap dengan Latin, Arti, dan Manfaat

    By adm_imr4 April 20260 Views

    Soal Ujian Akhir Tahun PAI Kelas 5 SD

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Bacaan Itikaf di Masjid untuk Menjemput Malam Kemuliaan

    By adm_imr3 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya

    4 April 2026

    Tradisi Puter Kayun Banyuwangi, Dari Dokar Hias Sampai Cerita Mistis Watu Dodol

    4 April 2026

    2.432 siswa lulus SNBP UNS 2026, ini 10 prodi paling diminati

    4 April 2026

    Mobil Hybrid Boleh Gunakan Plat Biru? Ini Aturannya

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?