Kultum Ramadhan: Rahasia Doa Lailatul Qadar
Dalam bulan Ramadan, kesungguhan dalam beribadah kepada Allah menjadi hal utama bagi seorang muslim. Bulan ini bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momen penting untuk mencari pahala yang besar. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Seluruh amal ibadah bani Adam adalah miliknya, dan setiap kebaikan akan dibalas 10x lipat hingga 700x lipat. Kecuali ibadah puasa, ia adalah milik Allah dan akan langsung dibalas. Sebabnya pahala yang banyak dari seseorang yang telah menahan diri dari syahwat makanan dan minuman karena Allah semata. Ada 2 kegembiraan saat seseorang yang berpuasa, kegembiraan saat berbuka, dan saat bertemu dengan Allah.”
Pada bulan yang mulia ini, banyak amalan yang bisa dilakukan, salah satunya adalah mendengarkan kultum atau ceramah. Kultum biasanya disampaikan oleh para ustaz, tokoh agama, atau pendakwah, dan sering dijumpai di masjid, mushola, atau bahkan melalui media seperti TV dan YouTube.
Berikut adalah kultum Ramadhan singkat terbaik yang bisa menjadi panduan pada puasa hari ke-14 tahun 2026 ini.
Rahasia Doa Lailatul Qadar
Alhamdulillah, kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Ta’ala. Berkat limpahan karunia-Nya, kita masih diberi kemampuan untuk menjalankan perintah-Nya, terlebih dalam bulan Ramadhan yang sangat mulia.
Shalawat dan salam senantiasa kita limpahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, serta keluarga dan sahabatnya. Semoga kita termasuk umat yang konsisten menjalankan syariat-Nya dan mendapatkan syafaat-Nya di akhirat nanti.
Jamaah shalat Tarawih yang dirahmati Allah…
Seorang muslim yang baik rela menahan kantuk demi mengisi sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dengan amalan-amalan terbaik. Sebab ia ingin meraih keutamaan Lailatul Qadar. Pertanyaan penting yang harus kita renungkan adalah, apa harapan kita saat berada dalam sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan? Apa harapan kita jika benar-benar berada dalam Lailatul Qadar?
Doa-doa yang kita panjatkan akan menjadi bentuk keinginan kuat yang terlontar. Beberapa doa yang sering dipanjatkan antara lain memohon rezeki yang halal, jodoh, anak, lancar usaha, atau membantu anak-anak menjadi orang-orang saleh.
Semua doa tersebut boleh dilakukan, bahkan layak dipanjatkan. Generasi sahabat telah melakukan hal itu sejak 14 abad silam. Dalam sebuah hadis, Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Ya Rasulullah, bagaimana pendapat Anda apabila saya berhasil mendapatkan Lailatul Qadar. Doa apa yang semestinya aku baca pada malam itu?”
Beliau menjawab, “Hendaklah engkau membaca doa, Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Doa ini mengandung makna bahwa Allah Maha Pemaaf, dan kita diminta untuk memohon ampunan kepada-Nya. Hadis ini mengajarkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang sangat agung, dan doa-doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah. Oleh karena itu, kita harus memilih doa terbaik untuk malam tersebut, bukan hanya doa-doa duniawi.
Salah satu sifat Allah adalah Al-‘Afuwwu, yaitu Yang Maha Memaafkan. Oleh karena itu, doa-doa yang kita panjatkan harus diawali dengan menyebut nama-nama dan sifat-sifat Allah. Hal ini merupakan tawassul yang diterima oleh seluruh ulama.
Mengapa Nabi menganjurkan doa ini pada Lailatul Qadar? Menurut Imam Ibnu Rajab al-Hambali, hal ini karena orang-orang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang agama tidak pernah merasa cukup dengan amal mereka. Mereka memohon maaf kepada Allah, meskipun sudah melakukan banyak kebaikan.
Ibu Aisyah, yang dijamin surga, pun diminta untuk memohon maaf kepada Allah pada malam Lailatul Qadar. Maka, kita yang bukan siapa-siapa lebih layak untuk memperbanyak doa tersebut.
Kesimpulan
Demikian materi kultum Ramadhan dengan tema “Rahasia Doa Lailatul Qadar”. Semoga Allah mengijabahi doa-doa kita di penghujung Ramadhan tahun ini. Amiin.







