Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dosen UNU Blitar Diduga Pelecehan 15 Mahasiswi, Kampus Nonaktifkan Pelaku dan Bentuk Satgas Khusus

    19 Mei 2026

    Bocoran Striker Asing Persebaya: Dari Portugal, Dikontrak 2 Tahun, Bonek Senang

    19 Mei 2026

    SMA Negeri 1 Pontianak Tak Ikut, Final Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Diumumkan Pekan Depan

    19 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 19 Mei 2026
    Trending
    • Dosen UNU Blitar Diduga Pelecehan 15 Mahasiswi, Kampus Nonaktifkan Pelaku dan Bentuk Satgas Khusus
    • Bocoran Striker Asing Persebaya: Dari Portugal, Dikontrak 2 Tahun, Bonek Senang
    • SMA Negeri 1 Pontianak Tak Ikut, Final Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Diumumkan Pekan Depan
    • Arisan bodong artis dangdut Surabaya korbankan 84 orang, kerugian Rp 1,8 miliar
    • 5 Strategi Bisnis Mengalahkan Kompetitor Tanpa Merusak
    • Kekerasan Hukuman 18 Tahun, Pledoi Setelah Nadiem Sembuh, Jaksa Tetap Minta Bukti Elektronik
    • Niat berkurban lengkap dengan adab dan waktu doa
    • Ingin Jadi Lebih Baik? Lakukan Ini Setiap Pagi
    • 5 resep pastry renyah dan manis, ide camilan akhir pekan
    • Disdik: 2.840 Kursi SMP Sleman Berlebih di SPMB 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Rekomendasi Angkringan Viral di Klaten, Lokasi Menarik di Paseban Bayat

    Rekomendasi Angkringan Viral di Klaten, Lokasi Menarik di Paseban Bayat

    adm_imradm_imr10 Maret 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Angkringan Sederhana di Klaten yang Menginspirasi dengan Semangat Lansia

    Di Kabupaten Klaten, banyak angkringan yang menawarkan pengalaman unik dan lezat. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah angkringan milik pasangan lansia di Kecamatan Bayat. Warung ini sempat viral di media sosial karena semangat mereka dalam berjualan meskipun sudah memasuki usia senja.

    Angkringan sederhana ini memiliki suasana hangat, harga terjangkau, serta menu khas angkringan yang menggugah selera. Pasangan lansia tersebut, Suhardi (80) dan Tugiyem (75), tetap menjaga semangat kemandirian meski usia mereka tidak lagi muda. Mereka membuka warung angkringan di tepi Jalan Sunan Pandanaran, Dukuh Ngaren, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

    Warung yang mereka kelola berdiri tepat di depan rumah tinggalnya. Bangunan lama dari kayu berukuran sekitar 3×5 meter menjadi tempat mereka melayani pelanggan setiap hari. Dari luar, warung tersebut tampak sangat sederhana. Tidak ada papan nama atau penanda khusus yang menunjukkan bahwa tempat itu adalah warung makan.



    Hanya terlihat beberapa kursi panjang yang berjajar di depan bangunan kayu yang juga dibuat dari bambu dan papan. Namun begitu melangkah masuk, suasana hangat langsung terasa. Di sisi kiri pintu masuk, pasangan lansia ini masih tampak cekatan menyiapkan minuman dan memasak pesanan pelanggan. Sementara di sisi kanan ruangan terdapat sebuah meja besar dengan dua kursi panjang. Di atas meja itu tersaji beragam makanan khas angkringan seperti nasi bungkus, gorengan, roti, kerupuk hingga olahan bacem goreng.

    “Sejak tahun ’95 (buka usaha), dari awalnya ya wis kaya ngene iki. Iki urung berubah apa-apa (dari awal begini penataannya, ini belum berubah apa-apa),” ujar Suhardi kepada wartawan.

    Secara menu, makanan yang dijual sebenarnya tidak jauh berbeda dengan angkringan pada umumnya. Namun nuansa hangat dan kesan jadul terasa begitu kuat di warung ini. Salah satunya terlihat dari rak susun kayu yang berada di atas meja makan, yang digunakan untuk menata berbagai hidangan bagi para pelanggan.



    Suhardi sendiri akrab disapa Pak Wo, singkatan dari “pak tuwo”. Panggilan tersebut biasa digunakan oleh para pelanggan maupun warga sekitar. Ia bercerita, sebelum membuka angkringan, dirinya sempat berjualan secara keliling. “Dulu sempat berjualan ojek pentol sama es krim keliling, karena sudah tua sekarang sudah enggak,” ucap pria yang memiliki enam anak dan sembilan cucu tersebut.

    Usaha angkringan kemudian ia jalankan bersama sang istri di depan rumah mereka. Salah satu menu andalan di angkringan ini adalah wedang teh jahe gepuk. Selain minuman hangat, tersedia pula minuman dingin, susu, hingga kopi saset. Untuk makanan, tersedia nasi bungkus dengan dua varian yakni nasi goreng dan nasi lauk bandeng sambal. Ada pula jajanan ojek pentol yang turut melengkapi menu.

    Harga makanan dan minuman di angkringan Pak Wo terbilang sangat terjangkau. Pengunjung cukup merogoh kocek mulai dari Rp1.000 hingga Rp8.000 saja. Lokasi warung ini berada di pinggir jalan, sekitar 100 meter sebelum Masjid Agung Sunan Pandanaran atau yang dikenal juga sebagai Masjid Golo, di sisi kanan jalan.

    Tetap Mandiri di Usia Senja

    Bagi Suhardi dan Tugiyem, berjualan bukan sekadar mencari penghasilan. Keduanya ingin tetap mandiri dan aktif meskipun sudah memasuki usia senja. “Ya karena gak pengen jagani anak, sekalian buat aktivitas gerak,” ucap Suhardi sambil tersenyum.

    Ia mengaku sebenarnya anak-anak mereka sudah beberapa kali meminta agar keduanya tidak lagi bekerja. Namun semangat untuk tetap beraktivitas membuat pasangan ini memilih terus membuka warung angkringan. Angkringan Pak Wo biasanya buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 21.00 WIB. “Tutupnya tidak mesti, kalau ada acara, atau kalau sudah capek tutup (angkringan) buat istirahat,” jelasnya.

    Sempat Viral di Media Sosial

    Warung angkringan Pak Wo sempat viral di media sosial. Banyak warganet yang membagikan cerita tentang pasangan lansia yang tetap berjualan dengan penuh semangat. Sejak saat itu, pengunjung yang datang tidak hanya warga sekitar atau pengguna jalan yang melintas. Banyak juga yang datang khusus untuk mencoba kuliner di tempat tersebut.

    Salah satunya Aris Agustam (44), warga Kelurahan Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara. Ia datang bersama keluarga besarnya setelah mengetahui angkringan tersebut dari media sosial. “Sengaja mampir ke sini, katanya mbahnya ini kan terkenal katanya viral gitu. Makanya nyobain,” ujar Aris.

    Saat berkunjung, Aris memesan minuman teh jahe yang menjadi salah satu menu andalan. Menurutnya, minuman tersebut memiliki rasa yang nikmat. “Ternyata teh jahe nya mantap, mantap sekali,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 resep pastry renyah dan manis, ide camilan akhir pekan

    By adm_imr19 Mei 20262 Views

    5 Tempat Makan Dekat Candi Borobudur, Ada Bakso dan Mangut Beong

    By adm_imr19 Mei 20263 Views

    MBG Racuni Ratusan Siswa di Cakung, Dinkes Temukan Kotoran Mikrobiologi

    By adm_imr19 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dosen UNU Blitar Diduga Pelecehan 15 Mahasiswi, Kampus Nonaktifkan Pelaku dan Bentuk Satgas Khusus

    19 Mei 2026

    Bocoran Striker Asing Persebaya: Dari Portugal, Dikontrak 2 Tahun, Bonek Senang

    19 Mei 2026

    SMA Negeri 1 Pontianak Tak Ikut, Final Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Diumumkan Pekan Depan

    19 Mei 2026

    Arisan bodong artis dangdut Surabaya korbankan 84 orang, kerugian Rp 1,8 miliar

    19 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?