Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan

    4 April 2026

    Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    4 April 2026

    Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • 5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan
    • Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
    • Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM
    • Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat
    • Strategi Mentan Amran Jamin Stok Beras hingga 2027, Hadapi El Nino Godzilla
    • Pemkot Kediri tingkatkan pembangunan, pendidikan dan kesehatan jadi prioritas utama
    • Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Diduga Temani Gus Yaqut
    • Program MBG Malang Kembali Berjalan, Pengawasan Diperketat Pasca Evaluasi Menu
    • Kulit Mama Terancam Jika Sering Lewatkan Skincare Malam
    • 5 Warung Mie Ayam Lezat di Jakarta Selatan untuk Sarapan Cepat, Mulai Rp14 Ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Guru NTT Viral dengan Salam Peluk dan Cium Pipi Siswa Laki-Laki

    Guru NTT Viral dengan Salam Peluk dan Cium Pipi Siswa Laki-Laki

    adm_imradm_imr9 Maret 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Video Guru dan Siswa di Sabu Raijua Viral di Media Sosial

    Sebuah video yang menampilkan kedekatan seorang guru dengan sejumlah murid di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial. Video tersebut menimbulkan berbagai spekulasi dan komentar dari warganet. Guru yang menjadi sorotan adalah Rusly Lingu Djara, yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur.

    Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @Honeyliwe dan disertai narasi yang menyebut adanya hubungan tidak wajar antara guru dan murid di bawah umur yang tidak memiliki hubungan keluarga. Narasi itu juga menyebutkan adanya kedekatan fisik seperti pelukan, ciuman hingga dugaan aktivitas menginap bersama. Dalam narasi tersebut, juga disampaikan permintaan agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.

    Rusly mengaku terkejut saat pertama kali melihat unggahan yang viral di media sosial tersebut. Ia merasa dalam postingan tersebut dirinya digambarkan sebagai sosok guru yang melakukan tindakan tidak pantas. “Awal lihat postingan di Instagram terus terang beta (saya) kaget, karena video itu viral dan dikatai tidak benar,” ujar Rusly melalui sambungan telepon, Rabu (4/6/2026).

    Selain menjalankan profesinya sebagai guru, Rusly juga aktif membuat konten di media sosial. Ia kerap mengunggah berbagai kegiatan bersama siswa. Menurutnya, kebiasaan tersebut sudah dilakukan sejak lama, termasuk melalui akun Facebook Pro miliknya. Ia juga mengaku sempat mendapat pertanyaan dari sejumlah orang tua murid terkait unggahan yang beredar tersebut.

    “Saya sudah biasa muat video dengan anak-anak selama ini, terlebih lagi di Facebook Pro. Saya juga sempat ditanya orang tua anak-anak, kenapa postingan itu mereka bilang kasihan orang lain tidak tahu apa-apa tapi bisa postingan begitu,” katanya.

    Rusly menjelaskan bahwa selama ini dirinya dikenal sebagai guru yang memiliki kedekatan dengan para siswa, namun tetap menerapkan kedisiplinan dalam proses belajar mengajar. “Beta ini selama ini dikenal sebagai guru yang dekat dengan anak-anak. Selain itu, beta juga dikenal dengan guru yang tegas. Kalau murid tidak buat kesalahan, maka saya baik dengan murid saya baik dengan semua murid,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa video yang menjadi perbincangan di media sosial tersebut direkam setelah kegiatan belajar mengajar di sekolah selesai. Dari beberapa siswa yang terlihat dalam video tersebut, Rusly menyebut salah satunya merupakan anak angkatnya. Selain mengajar, Rusly juga bertugas sebagai pembina OSIS di sekolah tersebut. Ia mengatakan sering berinteraksi dengan siswa dalam berbagai kegiatan organisasi.

    “Saya dekat sekali dengan anak-anak itu, karena saya ini pembina OSIS. Kami biasa buat rantangan untuk cari dana OSIS dan mereka juga sering datang ke rumah saya,” ungkapnya.

    Rusly juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebut perilaku yang terekam dalam video tersebut sebagai bagian dari adat atau budaya masyarakat Sabu. “Saya selalu bilang ke anak-anak, kalau mau datang ke rumah saya maka harus ada izin dari orang tua. Beta tidak pernah bilang apa yang beta buat itu adat Sabu,” katanya.

    Ia mengaku merasa terganggu dengan unggahan di media sosial tersebut dan menilai kebenaran informasi yang beredar perlu diklarifikasi secara jelas. “Terus terang saya mau bilang, apa yang dilihat belum tentu benar. Silakan tanya saya, pihak sekolah maupun anak-anak seperti apa saya ini. Video yang viral itu juga saya posting di Facebook saya, karena saya memang dekat dengan anak-anak,” tuturnya.

    Rusly mengatakan hingga kini ia belum memberikan klarifikasi resmi secara tertulis karena masih menunggu proses pemeriksaan dari pihak terkait. Menurutnya, pihak sekolah telah menggelar rapat internal dan menyampaikan adanya instruksi dari pemerintah daerah untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

    “Tadi kita rapat dan disampaikan oleh bapak kepala sekolah bahwa ada perintah dari pak Sekda kepada pengawas sekolah untuk mengecek soal itu. Saya belum klarifikasi karena menunggu pemeriksaan dari pihak dinas atau pengawas,” jelasnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa. “Saya berharap warganet saat menggunakan media sosial lebih bijak. Jangan cepat-cepat menarik kesimpulan yang negatif,” tambahnya.

    Sementara itu, Septenius Bule Logo mengatakan pemerintah daerah telah meminta dinas terkait untuk menelusuri persoalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sabu Raijua agar melakukan pengecekan langsung ke sekolah yang bersangkutan.

    “Kita sudah perintahkan Sekdinas Pendidikan agar memberi perhatian dan menelusuri hal itu,” tulis Septenius melalui pesan WhatsApp.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Strategi Mentan Amran Jamin Stok Beras hingga 2027, Hadapi El Nino Godzilla

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Ipang Wahid: Ini Bukan Hanya Kasus Satu Orang

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi: Kinerja ASN Harus Berbasis Data, Ini Caranya

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan

    4 April 2026

    Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    4 April 2026

    Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM

    4 April 2026

    Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?