Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tidak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol Piala Dunia 2026

    31 Mei 2026

    3 Film Ji Chang Wook yang Sukses Jutaan Penonton, Termasuk Colony!

    31 Mei 2026

    Liburan Seru dan Edukatif di Taman Burung Singapura

    31 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 31 Mei 2026
    Trending
    • Tidak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol Piala Dunia 2026
    • 3 Film Ji Chang Wook yang Sukses Jutaan Penonton, Termasuk Colony!
    • Liburan Seru dan Edukatif di Taman Burung Singapura
    • Ayu Ting Ting Kocak Rekam Wartawan Saat Idul Adha: “Gua Rekam Ah, Biar Masuk Info Depok”
    • Keluhan Tukang Tahu Banyuwangi: Harga Kedelai Naik Akibat Rupiah Melemah
    • Insentif EV Ditunda, Industri Otomotif Khawatir Konsumen Tunda Beli
    • Tragis, Pria di Lombok Barat Tewas Dihakimi Massa Usai Diduga Mencuri, Video Penganiayaan Viral
    • 8 Aturan Pembagian Daging Kurban yang Benar Sesuai Syariat Islam
    • Misteri Perut Besar Santriwati Pekalongan Saat Magrib
    • Berapa Berat Daging yang Boleh Dikonsumsi? Jangan Salah Catat!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»JK: Prabowo Tak Berkomentar Soal Iran Karena Perjanjian dengan AS

    JK: Prabowo Tak Berkomentar Soal Iran Karena Perjanjian dengan AS

    adm_imradm_imr15 Maret 202619 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sikap Pemerintah Terhadap Agresi Militer Iran

    Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf “JK” Kalla mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak banyak memberikan komentar terkait agresi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Hal ini disebabkan karena Indonesia telah terikat dalam perjanjian dagang tarif resiprokal dengan AS. Akibatnya, Indonesia tidak bisa menyampaikan sikap keras, termasuk mengutuk agresi militer yang terjadi di Tehran sejak Sabtu, 28 Februari 2026.

    Menurut JK, Prabowo khawatir jika mengambil sikap yang terlalu keras akan berdampak pada perubahan pikiran Presiden AS Donald Trump, yang bisa menyebabkan peningkatan tarif bea masuk impor bagi produk-produk Indonesia. Ia menilai bahwa perjanjian tersebut memberikan hak terlalu besar kepada AS, sehingga membatasi kebebasan Indonesia dalam mengambil sikap.

    Perjanjian Dagang dan Keterikatan dengan AS

    Dalam wawancara dengan Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis, JK menjelaskan bahwa dalam perjanjian tersebut, Indonesia harus mengikuti kebijakan AS. Oleh karena itu, Presiden tidak terlalu banyak berkomentar tentang Iran. Ia juga menyampaikan pandangan senada dalam pertemuan dengan mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan menteri luar negeri, hingga ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan pada Selasa, 3 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung selama 3,5 jam ini dimulai pukul 19.00 WIB.

    Prabowo membuka pertemuan dengan memberikan penjelasan selama 1,5 jam, sementara sisanya diisi dengan diskusi. JK menjadi orang pertama yang memberikan pandangan kepada Prabowo, karena saat sesi diskusi dibuka, semua peserta semula hanya diam. Pandangan JK ini seolah mengonfirmasi sikap diam Prabowo terhadap agresi militer yang dilakukan Israel dan AS.

    Kekecewaan terhadap Penyerahan Data Penduduk ke AS

    Dalam wawancara tersebut, JK tak bisa menyembunyikan raut kekecewaan ketika menyinggung pemerintah setuju menyerahkan data pribadi penduduk ke AS lewat perjanjian tarif resiprokal. Menurutnya, data-data pribadi penduduk seharusnya tidak diberikan kepada negara mana pun. Negara-negara kecil di Afrika seperti Zimbabwe menolak syarat penyerahan data pribadi warga, sehingga kontrak bantuan dibatalkan karena tak mau menyerahkan data penduduk. Sementara itu, Indonesia dengan tenang malah memberikan data tersebut.

    JK menyadari bahwa AS sudah memiliki sebagian data lantaran platform digital buatan AS turut dipakai oleh warga Indonesia. Namun, data yang diserahkan dalam perjanjian tarif resiprokal itu menyangkut data pribadi 280 juta rakyat Indonesia. Meski begitu, JK mengatakan bahwa perjanjian sudah diteken dan posisi Indonesia dalam kesepakatan tersebut lemah. Ia menilai bahwa masalah bukan di presiden, tetapi di tim yang berunding. JK menyatakan bahwa jika dirinya yang bertanggung jawab, ia akan melawan kesepakatan tersebut.

    Tidak Ada Pembahasan tentang Agresi Militer Iran

    JK juga menyampaikan hal yang cukup mengejutkan dalam wawancara tersebut, yakni dalam silaturahmi di Istana selama 3,5 jam tidak dibahas soal agresi militer Israel dan AS terhadap Iran. Sejak Iran diserang, Prabowo tidak pernah menyampaikan sikap dan posisi Indonesia. Mantan Menteri Luar Negeri, Alwi Shihab, di forum tersebut mengusulkan kepada Prabowo agar disampaikan sikap prihatin terhadap agresi militer yang dilakukan Israel dan AS. JK setuju dengan usulan Alwi tersebut.

    Ia berpendapat bahwa Indonesia harus berpihak ke negara yang diserang, apapun alasannya. Menurut JK, alasan AS menyerang Iran mirip dengan agresi militer yang mereka lakukan ke Irak pada 2003 lalu. Ketika itu, Irak dituding memiliki senjata pemusnah massal, padahal belakangan senjata tersebut tidak pernah ditemukan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    AS Kembali Serang Iran, Targetkan Pusat Peluncuran Rudal, Bagaimana Nasib Gencatan Senjata?

    By adm_imr31 Mei 20262 Views

    Pembaruan Perang Iran vs AS-Israel: Mojtaba Khamenei Akui Timur Tengah Bukan Lagi Tameng Amerika

    By adm_imr31 Mei 20261 Views

    Teheran Syarat Damai ke AS: Dana Rp190 Triliun Harus Cair dalam 60 Hari

    By adm_imr31 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tidak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol Piala Dunia 2026

    31 Mei 2026

    3 Film Ji Chang Wook yang Sukses Jutaan Penonton, Termasuk Colony!

    31 Mei 2026

    Liburan Seru dan Edukatif di Taman Burung Singapura

    31 Mei 2026

    Ayu Ting Ting Kocak Rekam Wartawan Saat Idul Adha: “Gua Rekam Ah, Biar Masuk Info Depok”

    31 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?