Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis (UPT), yakni UPT Kalibrasi dan UPT Laboratorium Kesehatan, menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Transformasi ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian pengelolaan serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.
Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, menjelaskan bahwa proses tersebut saat ini masih berjalan dan ditargetkan dapat terealisasi dalam beberapa bulan ke depan. Dengan status BLUD, kedua UPT nantinya memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan operasional, sebagaimana yang telah diterapkan di fasilitas kesehatan lain seperti puskesmas dan rumah sakit daerah.
“UPT Kalibrasi saat ini sedang dalam proses menuju BLUD. Harapannya dalam waktu dekat bisa terealisasi, sehingga pengelolaannya bisa lebih mandiri,” ujarnya, Jumat (27/3).

UPT Kalibrasi selama ini berperan dalam perbaikan serta pengujian alat kesehatan, mulai dari tensimeter hingga berbagai perangkat medis lainnya. Layanan tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh instansi di Kabupaten Malang, tetapi juga dari luar daerah.
Sementara itu, UPT Laboratorium Kesehatan memiliki fungsi dalam pengujian kualitas lingkungan dan kesehatan, seperti pemeriksaan air, keamanan pangan, hingga pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji.
Perubahan status menjadi BLUD juga dipicu oleh kebutuhan untuk menetapkan sistem tarif layanan yang jelas. Pasalnya, selama ini UPT Kalibrasi masih memberikan layanan secara gratis, sehingga belum menghasilkan pendapatan.
Menurut drg. Wiyanto, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting dilakukannya transformasi kelembagaan agar pengelolaan bisa lebih optimal dan berkelanjutan.
Saat ini, kedua UPT tersebut berada di kawasan yang sama dengan Kantor Dinkes Kabupaten Malang. Dengan adanya rencana perubahan ini, Dinkes Kabupaten Malang kini mengelola total 39 puskesmas, tiga rumah sakit umum daerah (RSUD), serta dua UPT fungsional yang mendukung pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Penulis : Rudi
Foto. : Haviz







