Proses Mediasi Gagal, Pasangan Artis Bercerai
Proses mediasi antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi di Pengadilan Agama Lubuk Pakam pada 25 Februari 2026 resmi dinyatakan gagal. Akibatnya, keduanya sepakat untuk melanjutkan proses perceraian. Hal ini menjadi langkah akhir setelah upaya damai yang dilakukan tidak berhasil memperbaiki hubungan mereka.
Wardatina Mawa mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa sakit hati dan kekecewaan, tetapi juga menunjukkan sikap ikhlas dalam menerima kenyataan. Meski awalnya terasa berat, ia berusaha belajar dari pengalaman ini dan percaya bahwa ada hal baik yang akan datang di balik kesedihan saat ini.
Mawa menyampaikan pesan-pesan bijak yang dipengaruhi oleh kata-kata Ali bin Abi Thalib. Ia menjelaskan bahwa ikhlas bukan berarti tidak merasakan sakit atau menangis, tetapi lebih kepada kemampuan hati untuk menerima kenyataan meskipun tidak sesuai harapan. Ia juga menegaskan bahwa semua yang Allah takdirkan pasti memiliki hikmah yang tersembunyi.
“Ada luka yang tidak bisa kita ceritakan ke siapa-siapa. Ada kecewa yang hanya Allah yang tahu seberapa dalam rasanya. Tapi justru di titik itu, Allah sedang mendidik hati kita untuk lebih kuat, lebih sabar, dan lebih dekat dengan-Nya,” tulis Mawa.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa meskipun saat ini terasa berat, apa yang Allah ambil tidak akan pernah sia-sia. Ia percaya bahwa Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik, lebih indah, dan lebih tepat untuk hidupnya.
Hak Asuh Anak Diserahkan ke Mawa
Selain perceraian, proses mediasi juga membahas masalah hak asuh anak. Kuasa hukum Wardatina Mawa, Airlangga, menjelaskan bahwa Insanul Fahmi tidak keberatan jika hak asuh anak jatuh ke tangan Mawa. Namun, pihak tergugat meminta akses untuk bertemu sang buah hati.
“Yang jelas seperti saya sudah sampaikan tadi yang di mediasi itu yang berhasil hanya mengenai pokok perceraian itu dari pihak tergugat, tidak keberatan,” ujar Airlangga. “Kemudian pengasuhan anak itu diserahkan kepada penggugat, kepada istri.”
Menurut Airlangga, keputusan Mawa dan Insanul untuk berpisah secara baik-baik dilakukan demi kepentingan anak. Meskipun berpisah, keduanya tetap menjalani co-parenting. Airlangga menekankan bahwa kepentingan anak menjadi prioritas utama ke depannya.
“Terkait hak asuh juga harusnya diberikan akses ya kepada suami secara bersama. Jadi apabila nanti pun sudah tidak lagi berstatus suami istri, itu kan tetap ayah dan ibu dari anak itu,” tambahnya.
Perselingkuhan dan Pernikahan Siri
Keputusan Mawa untuk melayangkan gugatan cerai dipicu oleh adanya dugaan perselingkuhan dan kabar pernikahan siri Insanul Fahmi dengan Inara Rusli. Menurut informasi yang beredar, Insanul Fahmi dan Inara Rusli telah menikah siri sejak Agustus 2025.
Mawa melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya terkait dugaan perselingkuhan dan perzinaan dengan melampirkan sejumlah bukti rekaman CCTV. Meski begitu, ia telah memantapkan hatinya untuk berpisah dengan Insanul.
Insanul Pasrah Mengikuti Kemauan Mawa
Insanul Fahmi kini memilih untuk pasrah mengikuti kemauan sang istri untuk bercerai. Hal ini diungkap oleh kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto. “Ya kalau sekarang ini lebih pada ke pasrah aja, kalau Mawa mau pisah ya ikutin aja maunya,” ujarnya.
Tommy juga menyebut bahwa Mawa saat ini memang sudah benar-benar tidak memiliki keinginan untuk mempertahankan rumah tangganya. Klienya, Insanul, akan mengikuti semua kemauan dari sang konten kreator.
“Insan saat ini udah pasrah dan ikutin aja maunya, kalau pisah ya pisah,” ujarnya.
Selain itu, Insanul juga disebut bakal terus menghadapi proses hukum atas laporan dari Mawa di Polda Metro Jaya. Kasus tersebut sudah sampai ke tahap penyidikan, dan Mawa belum mencabut laporannya. “Udah dia ikutin aja, proses hukum kan biarkan aja jalan,” tambah Tommy.


![Kualitas Tak Pernah Palsu! Ini Alasan Honda CBR 150R [K45R] Indonesia Jadi Raja Sport Sejati!](https://infomalangraya.com/wp-content/uploads/2026/03/Heaa2365942af450ab66c7f19207692e4s-300x300.webp)




