Gubernur-Gubernur Berbagi Pengalaman dalam Diskusi PSBM XXVI
Dalam acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026, sembilan gubernur menjadi pemateri utama dalam diskusi panel yang berlangsung di Ballroom Phinisi Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (26/3/2026). Acara ini menarik perhatian banyak peserta karena menghadirkan para pemimpin daerah yang mewakili wilayah dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di Indonesia.
Empat gubernur hadir dari wilayah-wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi. Mereka adalah Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen (purn) Yulius Selvanus, dan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. Setiap gubernur membawa pengalaman unik dan strategi pembangunan yang telah berhasil diterapkan di daerah masing-masing.
Salah satu topik yang dibahas adalah capaian pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara pada triwulan III 2025. Dalam paparannya, Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa provinsi ini menempati peringkat kelima secara nasional dengan angka 5,89 persen. Meskipun capaian tersebut cukup baik, ia mengakui bahwa masih ada provinsi lain yang mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi.
“Alhamdulillah, saat ini saya masih berada di posisi nomor lima, sementara Ibu Sherly berada di posisi nomor satu,” katanya. Ia merujuk pada capaian Provinsi Maluku Utara yang dipimpin oleh Gubernur Sherly Tjoanda, yang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 32,09 persen pada Triwulan III 2025, tertinggi di Indonesia.
Andi Sumangerukka mengaku banyak belajar dari keberhasilan Maluku Utara, khususnya dalam strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menjelaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi dirinya dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja ekonomi daerah.
Acara Pembukaan yang Meriah
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan masuknya rombongan Ketua Umum BPP KKSS ke dalam Ballroom Phinisi Claro. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars KKSS serta penampilan tari Matoanna Sipakalebbi oleh Yayasan Anging Mammiri.
Suasana semakin khidmat terasa dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Zian Fahrezi, yang merupakan Juara 1 Qori Cilik Internasional di Iran 2026. Setelah itu, Ketua Panitia PSBM XXVI H. Ibnu Munzir menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Sambutan utama atau welcome speech disampaikan juga oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman.
Acara dilanjutkan dengan tausiah dan doa yang dibawakan oleh Ustaz H. Das’ad Latief. Puncak pembukaan akan ditandai dengan penabuhan gendang oleh sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Umum BPP KKSS H. Andi Amran Sulaiman selaku inisiator PSBM, Menteri Agama Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Selatan, Sekjen BPP KKSS, Ketua Kadin Sulsel, serta Ketua Panitia.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan aksi peduli sosial secara simbolis. Setelah seremoni pembukaan, Ketua Umum BPP KKSS H. Andi Amran Sulaiman akan menyampaikan keynote speech yang turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah hibah, launching operasional Sekolah Unggulan KKSS, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Diskusi dan Hiburan yang Menarik
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bertajuk “Success Story dan Peluang Investasi”. Panel pertama yang berlangsung pukul 11.00 hingga 13.00 WITA, diskusi dimoderatori oleh Utrich Farzah. Sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah hadir sebagai narasumber.
Setelah panel pertama, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan yang menghadirkan Iyeth Bustami, Ivan Govinda, dan ARizki, sekaligus jeda istirahat, salat, dan makan siang. Pada siang hingga sore hari, diskusi berlanjut ke panel kedua yang kembali dimoderatori oleh Utrich Farzah.
Secara paralel, juga digelar sesi business matching di Ruangan Jasmine dengan topik Kopi Sul-Sel Mendunia. Rangkaian kegiatan hari kedua kemudian ditutup dengan coffee break, penutupan resmi acara, serta dilanjutkan dengan farewell dinner pada malam hari sebagai ajang silaturahmi dan penguatan jejaring antar peserta.
Aksi Peduli Sosial dan Penutupan
Pada Jumat (27/3/2026), kegiatan dilanjutkan dengan aksi peduli sosial KKSS yang diawali dengan persiapan dan perjalanan menuju lokasi kegiatan. Kemudian dilanjutkan dengan anjangsana ke panti asuhan serta pelaksanaan aksi sosial berupa makan bersama masyarakat prasejahtera di Kota Makassar.







