Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*

Rhenald Kasali Skakmat Raffi Ahmad: Jutaan Followers Bukan Segalanya!

7 November 2026

Cek Fakta Sepekan: Isu Dino Patti Djalal, Saaiful Mujani, dan Anies Baswedan

7 November 2026

Dikhianati hingga terseret kasus hukum, ini alasan istri sah tetap maafkan Dwi Bagus pembunuh Madiun

7 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Saturday, 7 November 2026
Trending
  • Rhenald Kasali Skakmat Raffi Ahmad: Jutaan Followers Bukan Segalanya!
  • Cek Fakta Sepekan: Isu Dino Patti Djalal, Saaiful Mujani, dan Anies Baswedan
  • Dikhianati hingga terseret kasus hukum, ini alasan istri sah tetap maafkan Dwi Bagus pembunuh Madiun
  • Pengakuan istri sah pembunuh ibu dan anak di Madiun, percaya penuh ke suami, tak tahu ada istri siri
  • Pemkot Surabaya Sanski 39 Perusahaan Penyalur ART,Buntut Kasus Dugaan Penyekapan
  • Menghadang Adhyaksa FC: Semen Padang Incar Hattrick Kemenangan
  • Prediksi Fulham vs Newcastle: Rekor Pertemuan Jadi Senjata Utama The Cottagers
  • Yunani Borong Tiga Pesawat KC-390 Senilai Rp10 Triliun
  • Misteri Sosok Septhelena Maria Yosepha, Istri Baru Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat
  • Seni Mengatur Napas Klub Raksasa Eropa dalam Perburuan Gelar Juara yang Melelahkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hukum»Kades Bingung dengan Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Perkirakan Kerugian Negara Rp 200 Miliar

Kades Bingung dengan Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Perkirakan Kerugian Negara Rp 200 Miliar

adm_imradm_imr3 April 20265 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Polemik Kasus Korupsi Amsal Sitepu: Kritik terhadap Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Amsal Christy Sitepu atau yang lebih dikenal sebagai Amsal Sitepu, seorang videografer sekaligus Direktur CV Promiseland, kini tengah menjadi sorotan karena dugaan korupsi dalam proyek pembuatan video profil 20 desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Proyek ini berlangsung antara tahun 2020 hingga 2022 dengan nilai total mencapai Rp600 juta. Dalam proyek tersebut, Amsal bertanggung jawab atas pengerjaan video profil dari 20 desa yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Tigapanah, Tiganderket, Tigabinanga, dan Namanteran.

Namun, kasus ini kini menimbulkan polemik, terutama terkait dasar perhitungan kerugian negara sebesar Rp202.161.980 yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum. Penasihat hukum Amsal, Willyam Raja Dev, menyatakan bahwa perhitungan tersebut tidak jelas dan tidak didasarkan pada unsur pidana yang lengkap. Menurutnya, angka tersebut berasal dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Karo atas permintaan jaksa, bukan temuan mandiri lembaga tersebut.

Willyam menyoroti kredibilitas pihak yang melakukan perhitungan tersebut. Ia menanyakan apakah pihak Dinas Komunikasi dan Digital (Komdigi) Karo yang dilibatkan memiliki kredibilitas yang memadai. Menurutnya, pihak Komdigi tidak pernah diperiksa selama penyidikan dan tidak pernah hadir dalam persidangan, namun hasil perhitungan tetap digunakan sebagai dasar tuntutan.

Selain itu, Willyam juga menyoroti fakta bahwa dalam lampiran LHP disebutkan adanya klarifikasi kepada pihak terkait, termasuk Amsal dan para kepala desa. Namun, dalam persidangan, 20 kepala desa yang dihadirkan menyatakan bahwa mereka tidak pernah diperiksa oleh Inspektorat. “Itu fakta persidangan,” ujar Willyam.

Proyek Video Profil Desa yang Dipersoalkan

Proyek video profil desa ini dilakukan melalui penawaran proposal kepada masing-masing desa dengan kisaran biaya sekitar Rp30 juta per video. Menurut Willyam, nilai proyek tidak selalu sama karena ada permintaan khusus dari beberapa kepala desa. Proses produksi juga dilakukan secara bertahap dan pembayaran tidak diterima sekaligus.

Beberapa kepala desa bahkan menyatakan kebingungan mengapa proyek ini menjadi masalah hukum. Mereka menyatakan bahwa pekerjaan sudah selesai dan sesuai dengan permintaan, serta telah dibayar. Willyam menirukan pernyataan salah satu kepala desa yang menyatakan, “Pekerjaan sudah selesai, sudah dibayar. Sudah sesuai apa yang diminta.”

Tuntutan Pidana dan Denda

Jaksa Penuntut Umum menuntut Amsal untuk dihukum dua tahun penjara dan membayar denda sebesar Rp50 juta. Jika denda tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan. Dalam dakwaan sebelumnya, Amsal disebut menyusun proposal yang tidak benar atau melakukan mark up sebagai dasar penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Selain itu, terdakwa dinilai tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan RAB dalam proyek pembuatan video profil desa tersebut.

Atas perbuatannya, Amsal didakwa melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Kritik terhadap Proses Hukum

Willyam Raja Dev menegaskan bahwa proses hukum yang digunakan dalam kasus ini masih memerlukan klarifikasi dan transparansi. Ia menilai bahwa dasar perhitungan kerugian negara belum cukup jelas dan perlu dipertanyakan. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pihak-pihak yang relevan dalam proses penyidikan dan persidangan agar dapat memastikan keadilan.

Dengan begitu, kasus ini tidak hanya menjadi isu hukum, tetapi juga menjadi pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

By redaksi10 October 20262,147 Views

Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

By redaksi8 October 202613,137 Views

Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rhenald Kasali Skakmat Raffi Ahmad: Jutaan Followers Bukan Segalanya!

7 November 2026

Cek Fakta Sepekan: Isu Dino Patti Djalal, Saaiful Mujani, dan Anies Baswedan

7 November 2026

Dikhianati hingga terseret kasus hukum, ini alasan istri sah tetap maafkan Dwi Bagus pembunuh Madiun

7 November 2026

Pengakuan istri sah pembunuh ibu dan anak di Madiun, percaya penuh ke suami, tak tahu ada istri siri

7 November 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?