Jadwal Final Play-Off Piala Dunia 2026: 12 Negara Berebut 6 Tiket
Piala Dunia 2026 akan segera dimulai, dan kini tinggal 12 negara yang bersaing untuk memperebutkan 6 tiket terakhir. Tidak hanya menarik dari segi kompetisi, tetapi juga menghadirkan beberapa tim kuat yang berharap bisa melangkah lebih jauh dalam gelaran dunia ini.
Pertandingan pamungkas babak play-off akan digelar pada Rabu (1/4/2026), dengan banyak pertandingan yang menarik perhatian. Italia, yang dianggap sebagai salah satu tim paling kuat karena peringkat FIFA mereka, akan menghadapi Bosnia Herzegovina. Sementara itu, Irak, yang menjadi wakil Asia, akan melawan Bolivia di Meksiko.
Daftar Pertandingan Final Play-Off Piala Dunia 2026
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan final play-off:
Rabu, 1 April 2026
Zona Eropa
- Pukul 01.45 WIB: Kosovo vs Turki
- Pukul 01.45 WIB: Ceko vs Denmark
- Pukul 01.45 WIB: Bosnia vs Italia
- Pukul 01.45 WIB: Swedia vs Polandia
Antar-Konfederasi
- Pukul 04.00 WIB: Kongo vs Jamaika di Guadalajara, Meksiko
- Pukul 10.00 WIB: Irak vs Bolivia di Monterrey, Meksiko
Tim-Tim yang Berlaga
Kongo
Republik Demokratik Kongo menjadi satu-satunya wakil dari CAF di turnamen play-off Piala Dunia 2026. Mereka berhasil mencapai tahap ini setelah mengalahkan Kamerun dan Nigeria di babak play-off CAF. Kongo berharap bisa meraih tiket Piala Dunia pertama mereka sejak 1974.
Jamaika
Tim Reggae Boys hampir lolos otomatis dari zona CONCACAF, namun harapan pupus karena finis di bawah Curacao di Grup B. Jika mereka mampu mengalahkan Kaledonia Baru, maka Jamaika akan tampil di Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Irak
Harapan Irak untuk lolos ke Piala Dunia masih terjaga karena berhasil mengalahkan UEA di babak kualifikasi ronde 4 zona Asia. Jika berhasil mengalahkan Bolivia di laga final play-off, Irak akan menjadi tim ke-9 dari Asia yang tampil di Piala Dunia.
Bolivia
Kemenangan atas Suriname membuka asa bagi Bolivia untuk tampil di Piala Dunia yang keempat kalinya dalam sejarah. Penampilan pertama mereka terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1994.
Italia
Italia, yang merupakan juara dunia empat kali, menghadapi tantangan besar dalam play-off ini. Finis di urutan kedua di bawah Norwegia di babak kualifikasi membuat Gli Azzurri harus melewati dua rintangan, yaitu Irlandia Utara dan kini Bosnia. Jika gagal, ini akan menjadi kali pertama dalam sejarah Piala Dunia sebagai pemenang yang gagal lolos ke putaran final dalam tiga edisi berturut-turut.
Bosnia
Bosnia Herzegovina tampil di Piala Dunia pertama kali tahun 2014 di Brasil. Sejak saat itu, kesempatan belum menghampiri Edin Dzeko dan kolega. Mereka kini akan menghadapi Italia sebagai tim tuan rumah di Zenica.
Swedia
Swedia memiliki penampilan terbaiknya di Piala Dunia 1994 di AS, finis di peringkat ketiga. Jika mereka mampu mengalahkan Polandia di babak final, ini akan menjadi penampilan ke-13 kalinya di Piala Dunia.
Polandia
Polandia yang berhasil mengalahkan Albania di babak semifinal play-off tengah berupaya meraih tiket ke-10 Piala Dunia dalam sejarah mereka. Pencapaian terbaik mereka adalah finis di urutan ketiga pada edisi 1974 dan 1982.
Turki
Turki diperkuat oleh pemain-pemain berkembang seperti Kenan Yildiz dan Arda Guler. Mereka berusaha kembali ke Piala Dunia setelah tampil mengesankan pada edisi Jepang-Korea tahun 2002. Generasi Turki saat ini bisa dikatakan sebagai generasi emas dengan potensi terbaik yang mereka miliki.
Kosovo
Jika berhasil mengalahkan Turki, Kosovo akan mencatatkan sejarah di Piala Dunia, dan akan menjadi tim debutan dalam gelaran di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu. Satu langkah lagi setelah mengalahkan Swiss, Kosovo akan melenggang ke Piala Dunia 2026.
Denmark
Denmark menjaga asa untuk tampil di Piala Dunia ketiga kalinya secara berturut-turut. Kemenangan atas Makedonia Utara di babak semifinal membuka harapan bagi tim Dinamit yang masih diperkuat Christian Eriksen hingga Rasmus Hojlund.
Ceko
Sebagai runner-up tahun 1934 dan 1962, Ceko akan lolos ke Piala Dunia untuk kesepuluh kalinya jika berhasil memuncaki Grup D kualifikasi zona Eropa. Sayangnya, mereka gagal dan kini menghadapi tim Dinamit, Denmark.







