Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Soal Ujian Akhir Tahun PAI Kelas 6 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap Kunci Jawaban

    27 April 2026

    Tidak Perlu Bermusuhan dengan Gula! Rahasia Menikmati Makanan Manis Tanpa Takut Gemuk atau Obesitas

    27 April 2026

    BBM Non Subsidi Naik, Warga Kotamobagu Tak Khawatir Harga Bapok Melonjak

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Soal Ujian Akhir Tahun PAI Kelas 6 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap Kunci Jawaban
    • Tidak Perlu Bermusuhan dengan Gula! Rahasia Menikmati Makanan Manis Tanpa Takut Gemuk atau Obesitas
    • BBM Non Subsidi Naik, Warga Kotamobagu Tak Khawatir Harga Bapok Melonjak
    • Universitas Ciputra Surabaya Luncurkan 3 Prodi Baru untuk Tangani Kebutuhan Tenaga Kesehatan
    • Apa Itu Galbay Pinjol? Ini Penjelasan dan Bahayanya
    • Polisi ungkap modus penipuan dana gereja Rp28 miliar, tanda tangan palsu sejak 2019
    • Harga Pertamax Turbo dan Dexlite Melonjak di Malang, Antrean Mengular di Jalur Pertalite
    • Pastikan betah! 5 tempat nongkrong indah dengan citylight di Bandung
    • Menjemput Harapan dari yang Terabaikan, Ambisi Besar Sekolah Rakyat
    • Jadwal Pelni 2026 Makassar-Balikpapan, Tiket Rp200 Ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Bu Atun Dapat 25 Juta dari Kang Dedi Setelah Dihina Siswa

    Bu Atun Dapat 25 Juta dari Kang Dedi Setelah Dihina Siswa

    adm_imradm_imr25 April 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sosok Bu Syamsiah, Guru yang Menjadi Contoh Kesabaran dan Kepedulian

    Bu Syamsiah, seorang guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di SMAN 1 Purwakarta, menjadi sorotan karena sebuah video yang viral. Video tersebut menunjukkan ia menjadi bahan olokan para siswa saat mengajar. Namun, masalah tersebut telah selesai, dan para siswa juga mendapatkan hukuman sesuai aturan sekolah.

    Sosok Bu Syamsiah, yang akrab disapa “Bu Atun”, memperoleh perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Bukan hanya karena kesederhanaannya, tetapi juga karena sikap welas asih dan kedermawanannya. Bahkan, Kang Dedi memberikan uang tunai sebesar Rp 25 juta kepada Bu Atun. Namun, alih-alih menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi, Bu Atun langsung berniat menyumbangkan seluruhnya ke yayasan anak yatim yang ia bina di depan kediamannya.

    Meski pernah mengalami perlakuan tidak sopan dari murid-muridnya, Bu Atun tetap menunjukkan kesabaran yang luar biasa. Ia tidak menjadikan pengalaman tersebut sebagai alasan untuk mengurangi dedikasinya dalam mendidik siswa. Sebaliknya, ia semakin teguh memegang nilai-nilai kemanusiaan yang selalu ia tanamkan di ruang kelas.

    Perhatian publik semakin besar setelah kisahnya terungkap dalam sebuah pertemuan di lingkungan sekolah. Momen tersebut terjadi ketika Bu Atun bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pertemuan itu berlangsung di SMAN 1 Purwakarta pada Selasa (21/4/2026). Dari peristiwa tersebut, publik semakin mengenal sosok Bu Atun yang sederhana namun penuh pengabdian.

    Pilih Naik Angkot demi Berempati

    Dalam pertemuan tersebut, Bu Atun menceritakan rutinitas kesehariannya menuju sekolah. Alih-alih menggunakan kendaraan pribadi, ia lebih memilih menggunakan angkutan kota (angkot) setiap hari. Ada alasan mulia di balik pilihan tersebut. Selain karena faktor keamanan, Bu Atun ingin mengamalkan langsung nilai-nilai kerakyatan yang ia ajarkan di kelas.

    Ia juga mengaku iba mendengar keluhan para sopir angkot tentang sepinya penumpang. “Enggak (pakai motor), khawatir naik motor. Dan melatih merakyat juga. Artinya menjiwai seperti apa sih,” ungkap Bu Atun saat berbincang dengan Dedi Mulyadi.

    Menganggap Murid sebagai Anak Kandung

    Meski belum memiliki anak biologis dan tinggal bersama sang kakak, Bu Atun mengaku sangat mencintai profesinya karena ia menganggap seluruh siswa di SMAN 1 Purwakarta sebagai anak kandungnya sendiri. “Banyak anaknya, di SMA 1,” ujar Bu Atun saat ditanya mengenai buah hatinya.

    Terkait aksi tidak sopan sembilan siswanya yang viral di media sosial, Bu Atun menegaskan telah memaafkan mereka dengan ikhlas, bahkan sebelum mereka meminta maaf. Baginya, kesalahan murid adalah bagian dari proses pendidikan akhlak. “Saya sangat memaafkan, supaya mereka menjadi anak-anak yang berakhlak, memahami kesalahan,” tegasnya.

    Donasikan Rp 25 Juta untuk Anak Yatim

    Kekaguman Dedi Mulyadi semakin memuncak saat Bu Atun menunjukkan kerendahan hatinya. Diketahui, Dedi yang terharu mendengar cerita hidup Bu Atun, kemudian memberikan uang tunai sebesar Rp 25 juta. Namun, alih-alih menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi, Bu Atun justru langsung berniat menyumbangkan seluruh uang tersebut ke yayasan anak yatim yang ia bina di depan kediamannya.

    “Saya niatkan niat baik bapak menjadi ganda. Rp 25 juta akan saya sumbangkan kepada yayasan yatim yang saya bina. Karena saya punya yayasan yatim di depan saya,” ujar Bu Atun.

    Sanksi Bersih-Bersih Lingkungan Sekolah

    Mengenai sanksi bersih-bersih lingkungan sekolah yang diberikan kepada para siswanya, Bu Atun setuju selama hal tersebut bertujuan untuk mendidik, bukan karena rasa benci. “Kalau itu memungkinkan menjadikan anak-anak menjadi lebih baik kenapa tidak? Enggak apa-apa Pak bagus, tapi kasih sayang kita tetap, perlakukan dia sebagaimana dia manusia. Menghukum itu bukan membenci, menghukum itu menyayangi,” pungkasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menjemput Harapan dari yang Terabaikan, Ambisi Besar Sekolah Rakyat

    By adm_imr27 April 20261 Views

    83,8 persen warga Bandung puas, perubahan sekolah kini semakin terasa nyata

    By adm_imr27 April 20261 Views

    45 Pantun Hari Pendidikan Nasional 2026 Penuh Makna untuk Media Sosial

    By adm_imr26 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Soal Ujian Akhir Tahun PAI Kelas 6 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap Kunci Jawaban

    27 April 2026

    Tidak Perlu Bermusuhan dengan Gula! Rahasia Menikmati Makanan Manis Tanpa Takut Gemuk atau Obesitas

    27 April 2026

    BBM Non Subsidi Naik, Warga Kotamobagu Tak Khawatir Harga Bapok Melonjak

    27 April 2026

    Universitas Ciputra Surabaya Luncurkan 3 Prodi Baru untuk Tangani Kebutuhan Tenaga Kesehatan

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?