Sejarah 100 Tahun Ducati yang Menginspirasi
Ducati telah menempuh perjalanan selama satu abad sejak didirikan pada tahun 1926. Perayaan ini menjadi momen penting dalam sejarah merek asal Borgo Panigale, Italia. Pada tahun 2026, ajang We Ride As One kembali hadir dengan nuansa yang makin istimewa, bertepatan dengan perayaan Centenario Ducati.
Ducati awalnya didirikan oleh tiga bersaudara dari Bologna, Italia, yaitu Adriano, Bruno, dan Marcello Ducati. Mula-mula, brand ini bergerak di bidang komponen radio dan tabung vakum. Setelah Perang Dunia II, Ducati beralih ke sektor transportasi dengan memperkenalkan Cucciolo, sebuah mesin kecil untuk sepeda bermotor.
Pengembangan teknologi dan inovasi balap menjadi ciri khas Ducati. Mereka memelopori mesin L-twin khas, sistem katup desmodromik, serta model ikonik seperti Monster dan Panigale. Kini, Ducati dimiliki oleh Volkswagen Group dan menjadi merek sepeda motor performa tinggi terkemuka.
Berikut adalah rangkaian peristiwa penting dalam sejarah Ducati:
1926–1944: Asal-usul Elektronik
Ketiga Ducati bersaudara mendirikan Società Scientifica Radio Brevetti Ducati untuk memproduksi komponen radio dan tabung vakum.1946: “Cucciolo”
Setelah Perang Dunia II, Ducati beralih ke sektor transportasi dengan memperkenalkan Cucciolo (anjing kecil), sebuah mesin kecil untuk sepeda bermotor.1950–1970an: Peralihan ke Performa Tinggi
Insinyur Fabio Taglioni bergabung, memperkenalkan sistem katup Desmodromic dan menghasilkan mesin balap berperforma tinggi. Pengenalan mesin L-twin 90 derajat pada tahun 1970 menetapkan estetika khas dan kekuatan mereka.1978: Kemenangan Isle of Man
Mike Hailwood memenangkan balapan Formula 1 TT dengan motor 900 Super Sport, yang mengukuhkan reputasi balap brand Ducati.1985–1990an: Perubahan Kepemilikan & Motor Ikonik
Grup Cagiva membeli Ducati pada tahun 1985, kemudian merilis motor ikonik 916 rancangan Massimo Tamburini serta Ducati Monster.2000an–Sekarang: Era Modern & Kepemilikan Volkswagen
Ducati diakuisisi oleh Volkswagen Group melalui Audi pada tahun 2012, yang mempercepat inovasi teknis seperti kontrol traksi dan ABS saat menikung.
We Ride As One 2026: Perayaan Global Bersama Ducatisti
Momen Centenario Ducati yang hanya akan dirasakan sekali seumur hidup ini menandai satu abad inovasi, performa, dan warisan balap Ducati, sekaligus dirayakan secara global melalui berbagai aktivitas spesial bersama Ducatisti.
We Ride As One dilaksanakan pada Sabtu pagi berdasarkan zona waktu masing-masing negara, namun tetap mempertemukan Ducatisti di seluruh dunia dalam satu momen kebersamaan. Diselenggarakan setiap awal bulan Mei, ribuan Ducatisti diajak berkendara bersama sambil melakukan kunjungan ke lokasi ikonik di tiap negara, sebagai representasi identitas lokal komunitas Ducati.
Sebagai distributor resmi Ducati di Indonesia, Legenda Motor Indonesia secara resmi menetapkan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan We Ride As One 2026. Pemilihan Pulau Dewata bukan hanya sekedar menjadi tempat perayaan, tetapi juga momentum strategis untuk melakukan pencitraan ulang (rebranding) Bali di mata internasional sebagai The Island of God yang dipenuhi dengan berbagai pantai dan memiliki keindahan alam.
Terlebih sejak pandemi Covid yang sempat melanda serta bencana banjir besar yang dialami di awal tahun 2026 menciptakan guncangan di bidang pariwisata Bali. Event ini diharapkan dapat menampilkan kembali pesona Bali yang telah dikenal luas. Pada saat yang sama juga menyampaikan bahwa Bali masih memiliki kecantikan panorama dan fasilitas yang fantastis sekaligus semakin memperkuat posisinya sebagai tujuan wisata unggulan bagi pelancong domestik maupun internasional.
Rangkaian Acara Eksklusif di Bali
Dalam penyelenggaraan tahun ini, peserta juga akan disuguhkan rangkaian perayaan 100 tahun Ducati yang menjadi daya tarik utama acara. Konsep eksklusif dihadirkan dengan menyulap Peninsula Island, Nusa Dua menjadi “Ducati Village”, sebuah destinasi tematik yang dirancang sebagai pusat aktivitas dan interaksi para Ducatisti.
Di lokasi ini, para partisipan dapat merayakan hari bersejarah 1 abad Ducati dengan gaya turis sekaligus menikmati suasana liburan, melalui berbagai aktivitas, hiburan, serta pengalaman yang merefleksikan gaya hidup dan semangat khas Ducati.
Kegiatan We Ride As One terbuka bagi seluruh Ducatisti di Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan resmi Legenda Motor Indonesia yang telah menunjukkan loyalitas selama tiga tahun terakhir, perusahaan memberikan fasilitas eksklusif kepada 100 pendaftar pertama dari pelanggan LMI, berupa akomodasi hotel serta layanan towing pulang-pergi Jakarta–Bali selama rangkaian acara yang berlangsung pada 8 – 10 Mei 2026.
Dapat dicatat juga bahwa Ducati Indonesia menjadi satu-satunya dealer yang memberlakukan free of charge keikut sertaan kepada partisipan (customer LMI yang tidak melakukan upgrade fasilitas akomodasi penginapan). Pendaftaran kegiatan ini dapat dilakukan melalui layanan Concierge Ducati Indonesia.
Jimmy Budhijanto – CEO Ducati Indonesia
“We Ride As One 2026 — The Ride of The Century, Together bukan sekadar perayaan, melainkan wujud kebersamaan global para Ducatisti dalam menandai satu abad perjalanan Ducati. Kebersamaan ini dilaksanakan pada tanggal yang sama di seluruh dunia, meskipun mengikuti zona waktu yang berbeda. Bali kami pilih sebagai lokasi karena daya tarik alam dan budayanya yang ikonik, sekaligus menjadi panggung ideal untuk menghadirkan pengalaman berkendara kelas dunia. Pariwisata Bali sempat terdampak pasca pandemi Covid dan banjir besar di awal tahun 2026.
Sebagai warga negara yang hidup dan berlindung di Tanah Air, kami merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan kembali sekeras-kerasnya tentang keindahan dan kesiapan Bali dalam menyambut wisatawan. Selama beberapa tahun, We Ride As One selalu mencuri perhatian masyarakat secara masif. Momentum ini kami harapkan dapat menghidupkan kembali pariwisata Bali dalam skala nasional serta memperkuat posisi Indonesia di peta pariwisata internasional.
Selama beberapa tahun We Ride As One menjadi perhatian dunia karena dilaksanakan oleh semua negara. Tahun ini kami berharap kegiatan ini dapat membantu mendorong kepercayaan wisatawan internasional kembali kepada Bali seiring dengan viralnya We Ride As One.”







