Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    10 Trik Mengemudi Mobil Listrik Hemat Daya dan Aman

    4 Mei 2026

    Polsek Meliau Bantah Isu BBM Viral, Fakta Pengisian Terungkap dari Rekomendasi Desa

    4 Mei 2026

    Pemalsu SK ASN di Gresik Tipu Belasan Korban, Raup Rp 1,5 Miliar

    4 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 4 Mei 2026
    Trending
    • 10 Trik Mengemudi Mobil Listrik Hemat Daya dan Aman
    • Polsek Meliau Bantah Isu BBM Viral, Fakta Pengisian Terungkap dari Rekomendasi Desa
    • Pemalsu SK ASN di Gresik Tipu Belasan Korban, Raup Rp 1,5 Miliar
    • Belajar dari Logo Persib, Kemenkumham Jabar Tekankan Legalitas Karya Visual sebagai Aset Ekonomi
    • Sultan Nusantara Banyumas Membantah Penipuan, Tunggu Proses Hukum
    • Kurangnya Air Bersih, Wakil Wali Kota Gencarkan Rehabilitasi Hutan Berbasis Ekonomi
    • Niat dan Cara Sembelih Hewan Kurban Sesuai Sunnah Jelang Idul Adha
    • Pemkab Banjar Siapkan Strategi, Stunting Tetap Jadi Prioritas Dinkes Kalsel
    • Promo Indomaret 28-29 April: Hemat Beli Indomie, SilverQueen Rp8.900, Baby Happy
    • Detik-Detik Erin Diduga Aniaya ART, Kenzy Lihat Sendiri
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Pemkab Banjar Siapkan Strategi, Stunting Tetap Jadi Prioritas Dinkes Kalsel

    Pemkab Banjar Siapkan Strategi, Stunting Tetap Jadi Prioritas Dinkes Kalsel

    adm_imradm_imr4 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Stunting di Kabupaten Banjar Masih Menjadi Tantangan Besar

    Kabupaten Banjar, yang terletak di Kalimantan Selatan, kembali menjadi perhatian terkait tingginya angka stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Gizi Terintegrasi (Sigizi) Kalsel, wilayah ini memiliki angka stunting tertinggi dibanding kabupaten/kota lainnya.

    Wakil Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Banjar, Nashrullah Shadiq, mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di kabupaten ini mencapai sekitar 26,85 persen. Angka ini masih lebih tinggi dibanding daerah lain di provinsi tersebut.

    “Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami semua,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa tingginya angka stunting tidak lepas dari beberapa faktor, salah satunya adalah partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan dasar seperti posyandu yang masih rendah.

    Saat ini, cakupan penimbangan bayi di posyandu baru sekitar 77 persen. “Bisa saja bayi yang tidak datang ke posyandu kondisinya baik. Namun karena tidak ditimbang, data akhirnya terlihat lebih tinggi. Ini yang menjadi bias dalam pengukuran,” jelasnya.

    Untuk mengatasi hal ini, pemerintah kabupaten berencana meningkatkan partisipasi masyarakat melalui konsolidasi hingga tingkat desa dan rukun tetangga (RT). TP3S Banjar akan melibatkan aparat desa hingga RT untuk mengajak masyarakat lebih aktif mengunjungi posyandu.

    Selain itu, optimalisasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) juga menjadi fokus utama. Saat ini, cakupan pendampingan keluarga hanya sekitar 67 persen, sehingga banyak keluarga belum mendapatkan edukasi mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi.

    Di sisi lain, beberapa layanan intervensi gizi dinilai belum maksimal. Misalnya pemberian makanan tambahan (PMT), tablet tambah darah bagi ibu hamil, serta pemenuhan gizi bagi balita. “Cakupan program-program ini harus kita dorong agar minimal bisa mencapai di atas 90 persen,” ujarnya.

    Dari segi sebaran wilayah, tiga daerah dengan kasus stunting tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Paramasan, Aluh-Aluh, dan Sungai Tabuk. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah sedang menyiapkan data spasial stunting. Melalui pemetaan ini, wilayah dengan kategori risiko tinggi akan dianalisis lebih detail, termasuk kondisi lingkungan seperti sanitasi dan akses air bersih.

    “Dengan data spasial kita bisa mengetahui daerah mana yang masuk kategori merah, sehingga intervensinya bisa lebih tepat sasaran,” kata Nashrullah.

    Upaya Penanganan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan

    Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan tetap menjadikan penanganan stunting sebagai prioritas utama. Meski ada efisiensi anggaran, program penurunan stunting tetap menjadi prioritas dan mendapat dukungan anggaran.

    Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Rahmadi, menyatakan bahwa pada 2026 akan ada tambahan alokasi anggaran secara khusus. Salah satunya melalui program Pemberian Pangan Keperluan Medis Khusus (PKMK).

    Dinkes Kalsel juga menggiatkan sinergi lintas sektor dalam menjalankan program-program prioritas. “Dinas kesehatan provinsi akan terus berupaya secara optimal bersinergi dengan lintas sektor terkait dalam melaksanakan program-program prioritas yang memiliki daya ungkit besar terhadap penurunan stunting,” jelasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ancaman Stroke di Indonesia Mengancam Penyakit Jantung, Bali Dinilai Siap

    By adm_imr4 Mei 20261 Views

    5 Tanda Maag dan Cara Mengobatinya

    By adm_imr4 Mei 20261 Views

    7 tanda kelebihan DHT pada pria, pengaruhi kesuburan!

    By adm_imr4 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    10 Trik Mengemudi Mobil Listrik Hemat Daya dan Aman

    4 Mei 2026

    Polsek Meliau Bantah Isu BBM Viral, Fakta Pengisian Terungkap dari Rekomendasi Desa

    4 Mei 2026

    Pemalsu SK ASN di Gresik Tipu Belasan Korban, Raup Rp 1,5 Miliar

    4 Mei 2026

    Belajar dari Logo Persib, Kemenkumham Jabar Tekankan Legalitas Karya Visual sebagai Aset Ekonomi

    4 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?