Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5 Ribu
Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Selasa (28/4/2026), mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu menjadi Rp2.814.000 per gram. Hal yang sama juga terjadi pada harga buyback, yaitu harga yang ditetapkan oleh Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam. Harga buyback hari ini naik menjadi Rp2.625.000 per gram.
Daftar Harga Emas Batangan Antam
Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.457.000
- Harga emas 1 gram: Rp2.814.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.578.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.349.000
- Harga emas 5 gram: Rp13.885.000
- Harga emas 10 gram: Rp27.690.000
- Harga emas 25 gram: Rp69.060.000
- Harga emas 50 gram: Rp137.955.000
- Harga emas 100 gram: Rp275.760.000
- Harga emas 250 gram: Rp689.090.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.377.900.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.754.600.000
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Emas Fisik sebagai Instrumen Investasi Berisiko Rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko yang berbeda, mulai dari rendah hingga tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi jika hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
“Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri,” ujar Andy.
Selain itu, Andy menekankan bahwa masyarakat harus memahami instrumen-instrumen investasi berisiko rendah, yang tentunya akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika mencari instrumen investasi dengan imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, dikenal dengan istilah high risk high return.
“Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi,” kata Andy.
Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas
Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas adalah dengan mencari selisih antara harga jual dan harga beli. Misalnya, jika harga beli emas Antam adalah Rp2.814.000 per gram dan harga jual kembali adalah Rp2.625.000 per gram, terdapat selisih sebesar Rp189 ribu dari harga jual dan harga beli.
Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan. Jika kamu membeli emas Rp2.814.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu akan mengalami kerugian sebesar Rp189 ribu. Namun, jika kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian, kemungkinan besar kamu akan mendapatkan keuntungan.
Oleh sebab itu, emas sering disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang yang membutuhkan kesabaran dan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan keuntungan.







