Isu Kesehatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Dibantah dengan Video Berenang
Sebuah isu yang menyebutkan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sedang dirawat di rumah sakit (RS) ramai beredar di media sosial. Namun, informasi tersebut langsung dibantah oleh Purbaya melalui unggahan terbaru di akun media sosial pribadinya. Dalam video yang diunggah pada Minggu (3/5/2026), ia menunjukkan aktivitasnya sedang berenang di sebuah kolam.
Dalam video tersebut, Purbaya terlihat aktif berenang bolak-balik dari ujung ke ujung kolam sambil mengenakan kacamata renang. Ia juga menyertakan pesan singkat tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh. “Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya Renang sih,” tulis Purbaya dalam unggahannya. “Gak berasa long weekendnya. Hari Senin siap-siap serok ya,” tambahnya.
Isu ini muncul setelah Purbaya sebelumnya mengaku mengalami gangguan kesehatan. Ia bahkan menyebut harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap bisa beraktivitas. Meski begitu, kabar tersebut tidak benar adanya. Dengan bukti unggahan videonya yang sedang berenang, isu bahwa Purbaya dirawat di RS pun dinyatakan tidak sesuai dengan kondisi terkini.
Respons Wakil Menteri Keuangan
Menanggapi kabar yang beredar, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Ia berharap kondisi Purbaya tetap dalam keadaan baik. “Wah enggak tahu saya. Insya Allah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Juda juga memastikan agenda konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu (6/5/2026) mendatang. Ia menjelaskan penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik yang akan diumumkan sehari sebelumnya.
Hingga saat ini, tidak ada keterangan resmi yang menyebutkan bahwa Menkeu sedang menjalani perawatan medis intensif. Purbaya sendiri tampak sehat dan aktif dalam berbagai kegiatan.
Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh gelar Sarjana dari jurusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Selanjutnya, ia meraih gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.
Ia diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 tanggal 3 September 2020. Sebelum menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya pernah menjabat beberapa posisi penting di pemerintahan.
Beberapa jabatan yang pernah diemban antara lain:
* Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020),
* Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016 – Mei 2018),
* Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (November 2015-Juli 2016),
* Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015),
* Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014),
* Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014),
* Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking), yang lebih dikenal dengan “Pokja IV”, di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-sekarang),
* Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016-sekarang) dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015-sekarang).
Sebelum terjun di pemerintahan, Purbaya memulai karir sebagai:
* Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994),
* Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005),
* Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008),
* Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013),
* Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).
Selanjutnya, 8 September 2025, Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.







